Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

4 Alasan Wanita Lebih Rentan “Bangkrut” Dibanding Pria

by JTO on 20 April, 2015

bangkrut - CekAja.com

Tidak diragukan lagi jika seorang wanita memiliki pengeluaran yang lebih banyak dibanding pria. Misalnya saja untuk urusan membeli peralatan kosmetik, parfum, biaya salon dan lainnya.

Bila Anda wanita, tentu saja Anda boleh menolak dan melakukan pembelaaan terhadap kenyataan tersebut. Nyatanya, beberapa penelitian menunjukkan bila wanita cenderung memiliki pengeluaran yang lebih besar dibanding pria. Mulai dari pengeluaran untuk barang-barang sehari-hari yang sering dibeli, biaya kesehatan, hingga persiapan dana pensiun.

Berikut adalah beberapa alasan, mengapa wanita dalam hal pengeluaran keuangan akan lebih banyak dibanding pria.

1. Kebutuhan Kosmetik Lebih Mahal

shutterstock_152890403

Sudah kodratnya wanita itu bersolek. Tidak salah bila hasil survei Consumer Report pada 2010 melaporkan, untuk jenis produk kosmetik yang sama seperti sampo dan deodoran, harganya relatif lebih mahal jika produk tersebut dikhususkan untuk wanita. Alasan mengapa produkkosmetik khusus wanita lebih mahal, oleh laporan ini disebutkan karena formula, bahan-bahan yang digunakan, dan kemasan (yang disukai oleh wanita) membuat harganya pun harus berbeda. Bahkan, dalam laporan tersebut disebutkan jika harga yang diterapkan untuk produk wanita lebih mahal 50 persen dibanding produk untuk pria.

Sebuah studi dari University of Central Florida juga menarik kesimpulan yang sama, bahwa rata-rata deodoran wanita diberi harga 30 sen lebih tinggi dibanding produk pria. Penelitan ini menyebutkan, hal signifikan yang bisa dilihat dan menjadi alasan perbedaan harga antara produk wanita dan pria ini adalah dari aroma dan bentuknya.

2. Biaya Kesehatan Lebih Tinggi

shutterstock_182117858

Percaya atau tidak, jika Anda bandingkan premi asuransi kesehatan untuk wanita dan pria, maka tarif untuk wanita akan lebih mahal. Perbedaan tarif ini pernah diungkap oleh sebuah laporan National Woman’s Law Center pada 2012. Fakta yang mengejutkan dalam laporan tersebut adalah, untuk wanita perokok, premi asuransi yang dibayar cenderung lebih mahal dibanding dengan pria perokok.

(Baca juga: Anda Wanita? Pastikan 3 Risiko Ini Masuk dalam Perlindungan Asuransi Kesehatan Anda!)

Perbedaan tarif asuransi ini juga disebutkan karena adanya kebutuhan jaminan perlindungan khusus yang diperlukan wanita dibanding pria, salah satunya adalah jaminan perlindungan untuk melahirkan.

Dikutip dari askmen.com, Louis Harris and Associates pernah melakukan survei terhadap 4.350 pria dan wanita mengenai kunjungan dokter yang dilakukannya. Survei tersebut menemukan, jika ternyata wanita memiliki kuantitas kunjungan ke dokter tiga kali lebih banyak dibanding pria.

3. Cenderung Sering Berbelanja

Ladies…, jangan lakukan pembelaan untuk hal ini. Karena istilah shopaholic atau hobi belanja adalah istilah yang sering disematkan dan cenderung identik dengan wanita. Tidak percaya? Coba saja lihat pusat perbelanjaan yang sedang mengadakan diskon besar-besaran, sudah tentu pengunjung yang datang adalah kaum hawa.

Baru-baru ini, sebuah lembaga penelitian marketing, Brand Marketing Institute (BMI) Research, melakukan penelitan tentang tren belanja online di tahun 2014 dan Online Shopping Outlook 2015.

Walau tidak mutlak menjadikan wanita sebagai satu-satunya pihak yang rentan konsumerisme, namun penelitian ini mengungkapkan bahwa kaum hawa menempati persentase terbesar dari konsumen belanja online. Dengan demografi usia 18 sampi 30 tahun, jumlah konsumen wanita menempati jumlah 53%.

4. (Wajib) Miliki Biaya Pensiun Lebih Banyak

shutterstock_190921595

Beberapa data statistik menunjukkan, rata-rata umur wanita lebih panjang dibanding pria. Bahkan, rekor manusia tertua pun lebih banyak dipegang oleh kaum hawa. Artinya, wanita lebih memiliki masa pensiun yang lebih panjang dibanding pria.

(Baca juga: 5 Alasan Wanita Lebih Panjang Umur Dibanding Pria)

Sebab, bila seorang pria dan wanita melakukan pensiun pada usia yang sama dan dengan standar biaya hidup yang sama, maka wanita akan lebih banyak membutuhkan dana pensiun daripada pria.

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.