Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

5 Cara Mudah dan Tepat Memulai Investasi

by JTO on 15 Juli, 2014

Kapan mulai berinvestasi? Padahal, investasi diperlukan bagi semua kalangan, tak terkecuali kaum muda. Pada hakekatnya investasi merupakan suatu kegiatan penempatan dana pada aset produktif dengan harapan mendapatkan pertumbuhan modal dalam jangka waktu tertentu. Sehingga investasi menjadi langkah strategis yang bisa dilakukan setiap orang untuk menghasilkan uang lebih.

Dengan potensi pendapatan yang stabil, jelas seorang karyawan akan lebih aman untuk pemenuhan kehidupannya. Tapi di sisi lain, peningkatan taraf hidup yang signifikan akan sulit di capai dalam waktu singkat. Berikut hal yang bisa menjadi pertimbangan perihal mengelola keuangan buat investasi.

1. Pengendalian Diri

Langkah bijak pengelolaan keuangan ketika baru memulai  karir adalah penggunaan kartu kredit. Memang biasanya, Anda membutuhkan ‘modal kerja’ seperti tas, sepatu dan pakaian atau sekadar mentratir sehabat dengan gaji yang baru diperoleh. Tapi, Anda pun harus bisa mengendalikan transaksi menggunakan kartu kredit. Untuk mengendalikan yang satu itu perlu adanya ekstra kontrol yang kuat. Sebaiknya jangan terlalu banyak memiliki kartu kredit sehingga pengeluaran bulanan dapat direm dan sebagian pendapatan bisa diinvestasikan. (Baca juga: Tiga Pertanyaan Harus dijawab Sebelum Mengajukan Pensiun)

2. Telusuri Uang Anda

Kelola gaji bulanan Anda dengan baik dan terencana. Buatlah budget setiap gaji yang diterima. Bikin daftar pengeluaran. Jangan lupa menyisihkan sebagian dana Anda untuk diinvestasikan  agar pendapatan Anda tersalurkan dengan baik dan terhindar dari pengeluaran yang tidak perlu. Di sini kedisiplinan dan pengendalian diri Anda dituntut.

3. Jaga Kesehatan

Untuk yang satu ini perlu dijaga. Tentunya berkaitan dengan kesehatan tubuh. Bila belum bisa menggunakan produk asuransi karena terbatasnya anggaran, sebaiknya Anda harus betul-betul menjaga kesehatan. Dengan gaya hidup yang sehat dan teratur, Anda akan bisa meminimalisir biaya berobat. Tapi, bila gaji Anda mengalami peningkatan, Anda boleh menggunakan produk asuransi kesehatan. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi nanti kan?

4. Jaga Pendapatan

Agar bisa menikmati pendapatan dari hasil jerih payah sendiri, Anda harus menjaganya agar tidak menghilang begitu saja. Langkah yang tepat adalah menyisihkan pendapatan untuk ditabung. Jika Anda bisa berinvestasi dari sebagian pendapatan untuk memperoleh return, kenapa tidak? Sebelum berinvestasi, Sebaiknya Anda mencari tahu karakteristik masing-masing produk investasi. Pilihlah produk yang paling sesuai dengan kondisi keuangan Anda. (Baca juga: Ini yang Membuat Bill Gates dan Warren Buffet Jadi Orang Terkaya, Bahkan Semakin Kaya)

5. Evaluasi

Anda perlu melakukan evaluasi agar target yang Anda lakukan bisa tercapai. Misalnya, untuk jenis investasi, awalnya Anda berharap return 30% per tahun, namun ternyata investasi yang Anda lakukan malah rugi. Sehingga Anda bisa berpikir untuk memindah investasi yang sedang Anda lakukan itu. Evaluasi ini tentu tak hanya soal return yang didapat, tapi juga soal kedisiplinan Anda dalam menjalankan investasi. Misalkan, Anda sering tidak investasi sesuai jadwal, berarti itu menjadi catatan tersendiri bagi pengalaman investasi Anda.

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami