Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Alasan Kenapa Steve Jobs Tidak Bisa Sekaya Bill Gates

by Ariesta on 16 Maret, 2016

Steve Jobs dan Bill Gates lahir di tahun yang sama, tepatnya tahun 1955. Keduanya juga sama-sama drop-out dari universitas. Keduanya juga dikenal sebagai pengusaha sukses dalam bidang teknologi. Bill Gates dengan perusahaan Microsoft, Steve Jobs dengan perusahaan Apple.

Dua-duanya mulai membangun perusahaan bersama dengan sobat mereka. Gates mendirikan Microsoft bersama Paul Allen pada April 1975. Sedangkan Jobs mendirikan Apple bersama Steve Wozniak tepat setahun setelahnya. Persamaan lainnya adalah keduanya sama-sama kaya raya. Bahkan Bill Gates hingga kini masuk dalam daftar orang terkaya di dunia.

Tapi ternyata, Bill Gates tetap jauh lebih kaya daripada Jobs. Memang, Jobs telah tiada pada 2011 lalu. Namun tetap saja, kekayaan Jobs pada saat itu hanya berada di angka US$ 11 miliar dibandingkan Gates yang USD 66 miliar. Hal ini mungkin terdengar aneh mengingat kapitalisasi pasar Apple pada saat itu mencapai US$ 132 miliar lebih besar dari Microsoft.

Lantas, mengapa Gates bisa lebih kaya daripada Jobs? Berikut rahasianya.

Steve Jobs pernah menjual sahamnya

Kalau kamu familiar dengan biografi Steve Jobs, maka kamu pasti tahu jawabannya. Pada tahun 1985, dia menjual semua saham miliknya kecuali saham Apple asli pada tahun 1985. Tahun yang sama saat ia digulingkan dari perusahaan oleh CEO John Sculley.

Sebelas persen saham Jobs pada saat itu sekitar US$ 130 juta atau Rp 1,8 triliun. Jika dalan perhitungan sekarang, saham tersebut bisa mencapai nilai sekitar lebih dari US$ 69 miliar dan US$ 162 miliar. Dengan kata lain, jika dia tidak menjual semua sahamnya semua sahamnya, dia bisa menjadi orang terkaya dunia karena mengalahkan Gates dengan kekayaan sebesar US$ 79 miliar atau Rp 1.100 triliun.

(Baca juga: Orang-Orang Terkaya Sedunia Ternyata Mengambil Jurusan Ini Saat Kuliah)

Steve Jobs pernah merasa pesimis dengan Apple

Jobs pada awalnya tidak terlalu optimistis terhadap Apple. Karena perbedaan visi misi, dia mengundurkan diri dari Apple, tepatnya  pada 17 September 1985. Meski demikian pengunduran diri tersebut tidak langsung diterima oleh dewan dan mereka meminta Jobs untuk memikirkan keputusan tersebut baik-baik.

Meski demikian Steve Jobs tetap bertahan pada keputusannya. Begitu juga dengan lima pegawai senior lain yang kemudian bergabung dengan Jobs dalam mendirikan NeXT.

Steve Jobs tidak mendapatkan seluruh kekayaannya dari Apple

Setahun setelah hengkang dari Apple, tepatnya pada 1986, Jobs membeli The Graphics Group (yang kemudian diberi nama Pixar) dari Lucasfilm computer graphics division dengan harga US$ 10 juta. Sebanyak US$ 5 juta ia berikan kepada perusahaan sebagai modal dan US$ 5 juta lainnya ia bayarkan pada Lucasfilm untuk hak milik teknologi.

Toy Story (1995) adalah film pertama yang diproduksi Pixar berdasarkan kemitraan. Sukses dengan berbagai kritik positif, Pixar kembali memproduksi animasi box-office A Bug’s Life (1998), diikuti oleh Toy Story 2 (1999); Monsters, Inc. (2001); Finding Nemo (2003); The Incredibles (2004); Cars (2006); Ratatouille (2007);WALL-E (2008); Up (2009); dan Toy Story 3 (2010). Finding Nemo, The Incredibles, Ratatouille, WALL-E, Up and Toy Story 3 meraih Oscar dalam kategori animasi terbaik.

Pada 2003 dan 2004, kontrak Pixar dengan Disney  berakhir.  Jobs dan petinggi Disney, Michael Eisner, mencoba bernegosiasi namun gagal. Setahun kemudian, yakni Oktober 2005, Bob Iger menggantikan Eisner di Disney dan ia dengan cepat memperbaiki hubungan dengan Jobs dan Pixar. Tepatnya  24 Januari 2006, Jobs dan Iger mengumumkan bahwa Disney telah setuju untuk membeli Pixar dalam transaksi saham senilai US$ 7,4 miliar. Ketika kesepakatan ini ditutup, otomatis Jobs menjadi pemegang saham tunggal terbesar The Walt Disney Company dengan penguasaan sekitar 7 persen saham perusahaan tersebut.

(Baca juga: Ini yang Membuat Bill Gates dan Warren Buffet Jadi Orang Terkaya, Bahkan Semakin Kaya)

Saham Jobs di Disney ini bahkan disinyalir jauh melebihi Eisner yang hanya 1,7 persen dan bahkan lebih dari anggota keluarga Disney, Roy E. Disney. Meski demikian, kekayaan Steve Jobs ini masih jauh di bawah Bill Gates yang sejak awal berfokus pada Microsoft dan tidak pernah meninggalkan perusahaannya itu. Hingga kini, Bill Gates berhasil mengumpulkan kekayaan hingga US$79,5 miliar dan dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia.

Tentang Penulis