Pengajuan Asuransi Elektronik Online

Asuransi elektronik tidak kalah pentingnya dibandingkan jenis asuransi lainnya. Pasalnya, berbagai kejadian tak terduga bisa saja terjadi pada barang elektronik yang Anda miliki, mulai dari kecurian hingga kerusakan.

Karena harga barang elektronik yang cukup mahal, kejadian-kejadian tak terduga tersebut tentu akan menimbulkan kerugian, terutama dalam hal finansial. Apalagi jika Anda justru berhasil membeli barang tersebut dari hasil kerja keras bertahun-tahun, yang mungkin belum tentu bisa Anda beli kembali dalam waktu dekat.

Oleh karena itu, cara pengajuan asuransi elektronik online itu sendiri memang perlu untuk diketahui, yakni untuk melindungi seluruh barang elektronik dari berbagai kejadian tak terduga yang dapat mengakibat kerugian finansial. Bagi sebagian orang, asuransi elektronik mungkin masih terasa sedikit asing dan belum terlalu familiar.

Padahal, saat ini sudah lumayan banyak  perusahaan asuransi yang juga menyediakan layanan pengajuan asuransi elektronik online yang bisa Anda jadikan pilihan, salah satunya seperti CekAja.com. Karena disini, Anda bisa melakukan pengajuan asuransi elektronik tanpa harus keluar rumah, dimanapun, dan kapanpun.

Apa itu Asuransi Elektronik?

Sesuai dengan namanya, asuransi elektronik merupakan perlindungan yang diperuntukan bagi berbagai barang elektronik dari risiko-risiko kerugian yang terjadi, seperti kecurian dan kerusakan. Perlindungan tersebut pada umumnya berupa ganti rugi yang mana akan disesuaikan dengan masing-masing plan dari setiap perusahaan asuransi yang bertanggung jawab.

Biasanya, alat elektronik yang dapat diasuransikan adalah electronic data processing (EDP), peralatan yang sering digunakan di dalam dunia kedokteran, peralatan televisi untuk pengontrolan suatu industri, studio perfilman, mikroskop elektron, videophone, dan masih banyak lagi. Bahkan, tak menutup kemungkinan barang elektronik yang Anda gunakan sehari-hari juga bisa diasuransikan, seperti smartphone, laptop, dan komputer.

Selain itu, pada umumnya syarat dan ketentuan setiap barang elektronik juga berbeda, sesuai dengan masing-masing perusahaan asuransi yang bersangkutan. Ada beberapa perusahaan yang tidak menerima barang elektronik yang dapat dibawa pergi atau berbentuk mobile, namun ada pula yang justru memberikan pelayanan sesuai permintaan.

Tetapi yang pasti, pengajuan asuransi elektronik akan memberikanmu segudang manfaat, baik untuk sekarang maupun di masa yang akan datang.

Keuntungan Memiliki Asuransi Elektronik

Tanpa kita sadari, nyatanya memiliki asuransi elektronik memang tak kalah penting dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya. Karena, dengan memiliki asuransi elektronik Anda bisa terlindungi dari berbagai risiko kerugian yang dialami oleh barang elektronik yang Anda miliki. Ditambah lagi bahwa perkembangan teknologi yang semakin pesat dari waktu ke waktu memang membuat hadirnya teknologi itu sendiri menjadi sangat penting di dalam kehidupan masyarakat.  

Sehingga, melindungi barang elektronik tetap menjadi langkah terbaik agar tetap bisa kita gunakan dalam jangka waktu yang panjang. Selain itu, tak jarang pula kita seringkali menghadapi barang elektronik yang memiliki kecacatan saat dibeli karena kesalahan pabrik. Nah, hal ini juga bisa menjadi dasar utama untuk Anda memiliki asuransi elektronik.

Namun, satu hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan pengajuan asuransi elektronik online adalah, bahwa barang elektronik yang Anda asuransikan tersebut memang sangat penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari, seperti untuk belajar maupun bekerja.

Dengan hadirnya CekAja di dalam kehidupan kita, Anda sudah tak perlu pusing lagi untuk mengajukan asuransi karena CekAja sudah menyediakan seluruh fasilitas yang Anda butuhkan. Bingung menentukan perusahaan asuransi terbaik yang paling sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan Anda? Jangan khawatir! Kamu bisa melakukan perbandingan di CekAja.com dan ajukanlah asuransi yang Anda inginkan segera.

  •   Bencana alam
  •   Kebakaran
  •   Ledakan
  •   Sabotase
  •   Pencurian dan perampokan
  •   Salah rakit
  •   Salah merancang atau desain
  •   Kerusakan komponen
  •   Risiko yang bersifat tak terduga

Asuransi peralatan elektronik dapat diperluas dengan penambahan jaminan dan biaya premi yang tentunya harus disetujui oleh penanggung. Jaminan tambahan tersebut dapat memperluas cakupan berbagai kejadian yang menyebabkan risiko, diantaranya adalah:

  •   Jaminan pemogokan, kerusuhan, dan huru-hara
  •   Gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami
  •   Angin rebut, angina puyuh, atau angin topan
  •   Pencurian

  •   Perang atau pemberontakan
  •   Reaksi nuklir atau radioaktif
  • · Kelalaian yang disengaja

  •   Pemilik peralatan
  •   Pemilik hak, seperti penyewa
  •   Pemilik kredit atau kreditur, seperti Bank

Kemudian, yang dapat dipertanggungkan adalah:

  •   Peralatan elektronik
  •   Komputer
  •   Handphone

Pada umumnya, biaya premi dari setiap barang elektronik berbeda-beda. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi harga premi, yaitu adalah:

  •   Jenis barang
  •   Kondisi barang
  •   Lokasi/letak barang
  •   Kondisi lingkungan sekitar

Apabila Anda ingin melakukan klaim, dokumen yang perlu dilengkapi adalah sebagaimana berikut ini:

  •  Buku Asuransi asli yang telah distempel atau dicap oleh toko tempat Anda membeli barang elektronik tersebut
  •   Invoice/kwitansi pembelian asli
  •   Fotocopy KTP/identitas diri
  •   Formulir klaim yang telah diisi
  •   Foto kerusakan pada barang elektronik yang ingin diklaim
  •   Surat estimasi kerugian/kerusakan dari service center resmi
  •   Kartu Garansi produk
  •   Dokumen pendukung lainnya apabila dibutuhkan
  •   Materai Rp6000

Jika Anda mengalami kejadian khususmaka ada beberapa dokumen lainnya yang perlu Anda lampirkan sebagai berikut:

Surat keterangan asli aparat setempat (kejadian bencanakehilangandan lain-lain) 

Surat keterangan kepolisian asli yang menyatakan terjadinya suatu peristiwa kejadian khusus tersebut (kebakaran/kecelakaan diri dan lain-lain) 

Foto bukti kerusakan lingkungan akibat kebongkaran (kejadian kebongkaran)