Ajukan Secara Online Asuransi Mikro Di Sini

Dapatkan informasi serta aplikasi online Asuransi Mikro melalui CekAja.com. Di halaman ini Anda bisa melakukan pengajuan asuransi mikro secara online terbaik di tahun 2018.

Banyak masyarakat yang masih beranggapan bahwa asuransi identik dengan harga yang mahal, eksklusif, dan hanya orang yang memiliki duit saja yang yang bisa memilikinya. Hal itulah yang juga menjadi penyebab keluarga berpenghasilan rendah tidak mau melirik asuransi sebagai perlindungan finansial keluarga.

Di samping itu, rendahnya tingkat penggunaan produk asuransi oleh masyarakat berpenghasilan rendah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan segmen masyarakat tersebut, serta tingkat pemahaman mengenai asuransi.

Mengatasi masalah tersebut, saat ini dunia asuransi memiliki solusi bagi keluarga berpenghasilan rendah, yaitu asuransi mikro. Produk asuransi yang disebut juga microinsurance ini merupakan inovasi baru dalam dunia perasuransian.

Di mana produknya di desain untuk dapat membantu keluarga berpenghasilan rendah menghadapi bahkan pulih dari berbagai risiko kematian bahkan dapat mencegah mereka jatuh ke jurang kemiskinan yang lebih dalam lagi.

Dengan pengajuan Asuransi Mikro, anda akan memperoleh banyak manfaat untuk perlindungan usaha kecil menengah anda. Pengajuan yang sangat mudah, dengan bunga rendah menjadikan asuransi mikro adalah asuransi yang sangat bermanfaat bagi perlindungan bisnis anda.

Seputar Asuransi Mikro :

Syarat dan Dokumen yang diperlukan

Secara langsung, asuransi mikro memberikan peluang bagi siapapun untuk memiliki perlindungan. Jenis perlindungannya lebih sederhana, lebih lugas dan tidak terlalu kompleks. Karena itu, untuk mendaftarnya pun memberikan kemudahan bagi setiap nasabahnya.

Berbeda dengan asuransi lain, premi pada asuransi mikro juga cenderung lebih kecil. Hingga masyarakat kelas menengah ke bawah bisa mendaftarnya. Cara mendapatkan asuransi mikro ini cukup mudah. Sebab, saat ini sudah beredar produk asuransi mikro yang dikemas dalam bentuk voucher dimana proses pendaftaran dan pengajuan klaim asuransi dapat dilakukan melalui SMS.

Untuk bentuk ini, biasanya perusahaan asuransi menyediakan voucher dalam bentuk kartu. Misalnya untuk asuransi kecelakaan diri kendaraan bermotor, nasabah cukup membayar puluhan ribu untuk premi setahun, maka perlindungan akan di dapatkan.

Jaminan dan Polis

Pertumbuhan asuransi mikro di Indonesia tergolong tinggi dibandingkan negara-negara asia dan oseania lain. Contohnya, dari data yang ada pertumbuhan asuransi mikro di Indonesia mencapai lebih dari 100% pada 2012 lalu. Jangkauan asuransi mikro Indonesia mencapai 1,3 juta orang dengan pertumbuhan lebih dari 100%. Penelitian tersebut didasari dari fakta jumlah penduduk miskin Indonesia Maret 2012 sebanyak 29,13 Juta orang (sumber: Badan Statistik Indonesia).

Tidak heran bila pemerintah sangat mendukung berkembangnya produk yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini. Sebab, pasar yang ada di Indonesia juga masih sangat luas. Bahkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri telah meluncurkan blueprint guna mendukung pemasaran dan pelaksanaan produk asuransi mikro di seluruh Indonesia. Produk asuransi mikro dapat berupa asuransi kecelakaan, kesehatan dasar, atau asuransi kematian.

Sayangnya, hingga saat ini baru sedikit perusahaan asuransi yang memiliki asuransi mikro. Salah satu yang telah memilikinya adalah Jiwasraya. Asuransi Jiwasraya telah mulai memasarkan asuransi mikro sejak 2011. Bukti keseriusan Jiwasraya dalam pengembangan produk ini adalah dengan adanya kerja sama dengan PT Pemodalan Nasional Madani (PNM). Kerja sama yang dilakukan merupakan sinergi pembiayaan mikro (micro financing) dan asuransi mikro (micro insurance). Tujuannya, agar semakin dapat memberdayakan para pelaku usaha mikro kecil (UMK) di Indonesia.

Pada April 2013 lalu, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) baru mengumumkan peluncuran PRUaman, yaitu produk asuransi mikro pertama dari Prudential. Produk yang bernama PRUaman ini memberikan perlindungan keuangan kepada rumah tangga berpendapatan rendah dengan harga terjangkau dan mudah diakses melalui Lembaga Keuangan Mikro dan Bank Perkreditan Rakyat ketika mereka dihadapkan pada peristiwa-peristiwa yang mengubah hidup mereka.

Selain itu, melalui produk ini lembaga keuangan mikro juga memperoleh manfaat berupa perlindungan terhadap pinjaman pokok yang diberikannya kepada nasabah. Nantinya, pada gilirannya dapat mendorong berkembangnya industri keuangan mikro yang lebih sehat di Indonesia.

Beberapa produk asuransi mikro pun akhirnya banyak bermunculan. Sebut saja seperti asuransi mikro BRI, asuransi mikro syariah, asuransi mikro mandiri, asuransi mikro Manulife, asuransi mikro Allianz (Allianz Dana KesehatanKu dan Kartu Proteksiku 2013), asuransi Adira, dan lainnya.

Intinya, dengan perkembangan produk asuransi di Indonesia, maka masyarakat memperoleh kesempatan untuk melindungi diri dan keluarganya jika terjadi musibah. Selanjutnya, jika musibah datang menghampiri tulang punggung keluarga, maka keluarga yang ditinggalkan akan dapat bangkit kembali karena mendapatkan manfaat finansial dari pihak asuransi.

Manfaat

Program pengembangan asuransi mikro menjadi upaya meningkatkan akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap produk asuransi. Peluncuran produk-produk standar asuransi mikro dan pameran produk-produk asuransi mikro terus dilakukan.

Karena itu, sejak 2013 OJK dan pelaku usaha perasuransian mengembangkan asuransi mikro yang difokuskan pada upaya untuk mendorong ketersediaan produk asuransi mikro yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat berpenghasilan rendah.

Upaya itu juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk asuransi. Sebab, hingga saat ini banyak yang masih memandang produk asuransi pada umumnya sulit dimengerti, diperoleh, mahal, dan proses pengurusan klaimnya memakan waktu. Sebaliknya, produk asuransi mikro memiliki karakteristik yang lebih sederhana, mudah, ekonomis, dan segera (SMES). Hingga, banyak manfaat asuransi mikro yang bisa didapatkan bagi masyarakat.

Asuransi mikro lebih sederhana karena memberikan manfaat perlindungan dasar atas risiko yang sangat umum dihadapi oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Produk asuransi mikro juga memiliki polis, fitur, dan proses administrasi yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh semua masyarakat.

Asuransi mikro mudah didapat karena dapat diperoleh di lingkungan masyarakat umum khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Contohnya adalah lembaga keuangan mikro, kantor pos, outlet pegadaian, minimarket, supermarket, koperasi, dan tempat lain yang mudah dijumpai masyarakat.

Asuransi mikro lebih ekonomis karena premi yang ditetapkan untuk produk asuransi mikro harus terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah dengan manfaat asuransi yang optimal. Karena itu, biaya pemasaran dan biaya operasional produk asuransi mikro harus sangat efisien.

Asuransi mikro bersifat segera karena proses pembayaran klaim harus segera dilakukan setelah terjadinya risiko, lebih cepat dari proses pembayaran asuransi non mikro. Alasan ini juga dikarenakan masyarakat berpenghasilan rendah biasanya tidak memiliki tabungan yang cukup dan sangat membutuhkan dana untuk menghadapi dampak keuangan dari suatu musibah yang terjadi.

Hingga kini, telah banyak perusahaan asuransi yang sudah memasarkan produk asuransi mikro. Sayangnya, produk yang ada belum mampu memenuhi kebutuhan sebagian besar masyarakat. Diperlukan lebih banyak perusahaan dan produk asuransi mikro untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut.

Dalam rilisnya, karena mempertimbangkan hal tersebut, AAUI, AAJI, dan AASI dengan dukungan dari OJK telah membuat produk standar asuransi mikro dan produk standar asuransi mikro syariah. Diantara produk standar asuransi mikro yang dibuat oleh AAUI, di antaranya yaitu Asuransi Mikro - Warisanku, Asuransi Mikro - Rumahku, Asuransi Mikro - Stop Usaha Erupsi, Asuransi Mikro - Stop Usaha Gempa Bumi, serta Asuransi Mikro - Asuransiku.

Sedangkan, produk standar asuransi mikro yang dibuat oleh AAJI, yaitu Asuransi Mikro Penuh Cinta (Si Peci). Serta, produk standar asuransi mikro syariah yang dibuat AASI, yaitu Asuransi Mikro Syariah Si Bijak. Melalui peran aktif asosiasi industri asuransi dan saluran pemasaran yang lebih luas serta menjangkau lapisan masyarakat berpenghasilan rendah, maka program pengembangan asuransi mikro akan menjadi salah satu pilar peningkatan akses masyarakat kepada produk keuangan (financial inclusion).