Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Belajar dari Hidup dan Kekayaan Manny Pacquiao

by JTO on 5 Mei, 2015

Walau mendapatkan kekalahan dari Floyd Mayweather, Jr., pada pertandingan tinju di akhir pekan lalu, Manny Pacquiao masih dianggap pahlawan bagi rakyat Filipina. Banyak pelajaran dari hidup Manny Pacquiao yang bisa diteladani, khususnya dalam meraih gelar petinju profesional dan meraih kekayaannya.

Disebut sebagai pertandingan terbesar di abad ini, jutaan pasang mata tersedot menyaksikan agresifnya Pac-Man, sebutan Manny Pacquiao, sepanjang gelaran. Bagi juara tinju asal Filipina ini, pertarungan dengan Mayweather juga mungkin menjadi yang terbesar sepanjang masa karirnya. Setelah adu jotos selama 12 ronde, Floyd Mayweather, Jr., akhirnya berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan dengan menang angka melalui keputusan bulat para juri.

Walau kalah, “Sang Pahlawan Rakyat” Filipina tetap mendapatkan jutaan dolar dari pertandingan tersebut. Belum termasuk potensi penghasilan yang didapat dari bayaran tayangan tv dan sponsor.

Berapa Uang Pac-Man?

Bayaran dari pertandingan melawan Mayweather mungkin sudah cukup besar bagi Pac-Man untuk pensiun dengan nyaman. Tapi, apakah Anda tahu berapa kekayaan Manny Pacquiao? Berapa kekayaan bersih, termasuk penghasilan dari para sponsor dan gajinya sebagai anggota kongres, pemilik tim basket, selebriti, serta usaha-usaha lain yang dimilikinya?

Berdasarkan laporan pernyataan Aset, Kewajiban, dan Penghasilan Bersih tentang dirinya pada 2013, aset Manny Pacquiao ada pada jumlah yang mengejutkan, yaitu 1,8 miliar Peso Filipina (sekitar Rp527 miliar), dengan aset tetap sebesar 1,1 miliar Peso Filipina (sekitar Rp322 miliar), diikuti dengan properti pribadi sebesar 736 juta Peso Filipina (sekitar Rp215 miliar).

Hingga kini, Pacquiao tetap disebut sebagai anggota kongres terkaya dan hampir dari keseluruhan kekayaan tersebut dihasilkan dari karirnya sebagai petinju profesional, profesi yang telah digeluti selama 22 tahun. (Baca juga: 5 Wanita Terkaya dari 5 Benua yang Bisa Anda Tiru Ilmunya)

Meskipun keluarga Pacquiao tidak suka memamerkan kekayaan, banyak media yang tetap menelisik kehidupannya. Contohnya saat Pacquiao membeli sebuah rumah besar yang megah di daerah Beverly Hills, yang diketahui sebelumnya dimiliki oleh Jennifer Lopez. Ia juga memiliki sederet kendaraan mewah, termasuk sebuah Ferrari Italia 458 seharga lebih dari 250 ribu dolar Amerika. Selain itu, istrinya Jinkee memiliki beberapa bisnis lokal, seperti stasiun air isi ulang, butik fesyen, pom bensin, gedung, klinik dermatologi, hotel, toko oleh-oleh, dan masih banyak lainnya.

Pacquiao memang bermandikan harta saat ini. Tapi, tidak dapat dipungkiri karirnya sebagai bintang tinju memiliki sejarah panjang yang meletihkan. Pacquaiao memiliki tekad untuk membawa keluarganya keluar dari kemiskinan. Dirinya dikeluarkan dari SMA pada umur 14 tahun dan kemudian pergi ke Manila untuk menjadi seorang prize-fighter. Ia berhasil. Dari seorang petinju amatir kelas bawah menjadi juara tinju dunia.

Pikiran dan hati seorang juara

Kekayaan yang dimiliki Pacquiao didapat dari karirnya untuk pindah dari satu pertandingan tinju ke pertandingan lain. Dengan karirnya itu, ia juga bisa membentuk gaya hidupnya untuk kaya. Penderitaannya dengan kemiskinan dan kesusahaan pada masa kecil, menopangnya untuk meraih segala kesuksesan. Kita bukan seorang petinju, tapi tetap saja banyak pelajaran dari Pacquiao yang dapat diaplikasikan ke dalam perjuangan kita sehari-hari. Apa saja?

  1. Kerja keras, lalu kerja lebih keras
    Bukan rahasia Manny Pacquiao telah berkerja keras banting tulang di dalam ring sejak remaja. Ia bekerja lebih keras lagi pada dua dekade selanjutnya, dan mengantarnya untuk menjadi juara dunia. Jika ada satu hal yang bisa merangkum perjalanan Pacquiao mencapai kejayaan, hal itu adalah kerja keras. Ia memberikan usaha terbaiknya di dalam ring, dan mengadu nasib di banyak bidang seperti di politik, bola basket, dunia hiburan, periklanan dan masih banyak bidang-bidang lain. Bahkan, ia terlihat bekerja selama 24 jam penuh setiap minggu. Kemudian, kerja kerasnya membuahkan hasil. (Baca juga: 5 Kisah Orang yang Mendadak Kaya)
  2. Lapar untuk sesuatu yang lebih
    Pacquiao mungkin lapar untuk banyak hal, namun hal itu tidak menjadi alasan utama mengapa dirinya memasuki berbagai bidang dalam beberapa tahun terakhir. Bukan artinya ia juga masih “rakus” dengan pencapaiannya saat ini. Contohnya pada 2007, Pacquiao mengikuti ujian kesetaraan SMA agar dirinya bisa masuk kuliah. Selanjutnya ia bisa melanjutkan kuliah untuk mendapatkan gelar sarjana bidang bisnis di kota asalnya. Artinya, lapar untuk sesuatu yang lebih artinya tidak menyusutkan ambisi yang Anda miliki. Ketika digunakan, hal ini malah dapat membantu untuk mencapai impian.
  3. Tidak berhenti ketika kalah
    Pacquiao tidak memiliki rekor tak terkalahkan. Bahkan dirinya sempat mengalami kekalahan besar sebelum dirinya menjadi bagian dari para petinju kelas atas di Las Vegas. Namun, kekalahan baik di dalam ring maupun di luar ring tidak membuat dirinya berhenti untuk terus bertanding, dan hal inilah yang membuat Pac dikagumi. Mungkin saja jika Pacquiao kecewa secara berkelanjutan atas kekalahan pertamanya, kita tidak dapat menikmati pertunjukkan hebatnya kemarin.
  4. Rendah hati walau telah mendapatkan kemenangan besar
    Ketika seseorang telah mencapai masa puncak di dalam kehidupannya, bisa saja seseorang itu akan lebih mudah sombong dan angkuh, dan akhirnya membawa kejatuhan atas dirinya. Namun, Pacquiao tidak menunjukkan tanda-tanda kesombongan apa pun, bahkan setelah memenangkan pertandingan dan hidup dalam kenyamanan.
  5. Jangan lupa bersenang-senang
    Berjalan-jalan ke Disneyland dengan keluarganya atau tinggal dengan para bintang di Beverly Hills, menjadi bukti Manny Pacquiao tetap tahu caranya untuk bersenang-senang dalam hidup. Ia telah bekerja keras untuk 12 ronde di ring tinju, namun ketika di luar ring Pacquiao bisa menghabiskan waktu berkualitas dengan istri dan anak-anaknya. Bahkan, dengan semua kerja keras dan latihannya sehari-hari, dirinya tidak pernah lupa untuk bersenang-senang.

Jangan pernah kehabisan alasan untuk berusaha mengikuti Pacquiao. Apa yang menjadikannya disukai adalah “Sang Pahlawan Rakyat” Filipina ini menjadi contoh baik dalam kisah sukses dan usahanya. Siapa yang tahu, salah satu dari Anda mungkin menjadi Pac-Man berikutnya di bidang yang digeluti?

Buat hidup Anda lebih kaya dan cerdas atur keuangan di sini.

 

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami