Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

10 Cara Memangkas Biaya Pernikahan Hingga 60%

by JTO on 29 April, 2015

Entah karena gengsi dan alasan lain, tidak jarang pesta pernikahan dibuat mewah dan memakan biaya yang cukup besar. Mungkin juga karena anggapan bahwa menikah adalah momen seumur hidup sekali dan harus dibuat semeriah mungkin walau miliki biaya besar. Sebenarnya penghematan biaya pernikahan hingga 60% bisa dilakukan jika bisa lebih kreatif pada beberapa poin.

Tentu saja ada tamu yang akan datang, menikmati hidangan, dan merasakan kebahagian yang Anda rasakan sebagai pasangan yang menikah. Atas alasan itu pesta pernikahan terkadang direncanakan untuk membuat decak kagum para tamu undangan. Jika Anda miliarder yang seakan memiliki “pohon uang”, semua itu tidak masalah. Bila sebaliknya, perjuangan kumpulkan uang menjadi hal wajib yang mesti dilakukan.

Bisa lho sebenarnya Anda berhemat untuk momen penting ini. Bahkan, penghematan bujet yang bisa dilakukan hingga 60%. Bagaimana caranya?

1. Tentukan waktu

Kapan rencana Anda untuk menikah dan berapa dana yang sudah dimiliki? Tren saat ini, banyak pasangan yang baru mengumpulkan uang untuk menikah di menit-menit terakhir menjelang waktunya. Semakin pendek waktu yang dimiliki akan memaksa Anda lebih keras mengumpulkan uang, dan bahkan berutang.

Miliki waktu perencanaan yang panjang, setidaknya lebih dari 1 tahun. Selain bisa mengumpulkan dana lebih banyak, dengan waktu yang panjang Anda bisa membandingkan barang-barang kebutuhan yang akan diperlukan nantinya untuk lebih murah. Jika sampai pada penentuan waktu acara, hindari peak season atau waktu di mana banyak orang melangsungkan pernikahan. Selain harga-harga kebutuhan pernikahan di waktu tersebut akan lebih mahal, Anda juga akan mengantri jadwal untuk tempat yang akan digunakan.

Target penghematan: 40%

2. Tamu

Biasanya, perhitungan untuk tamu undangan yang diundang dengan tamu yang datang akan meningkat hingga 2 kali lipat. Itu terjadi jika semua tamu yang diundang datang. Artinya jika Anda mengundang 500 orang, maka perhitungan tamu yang akan datang adalah 1000 orang.

Nah, coba hitung, jika bujet Anda per tamu undangan adalah Rp 50 ribu per orang untuk pengeluaran makanan dan minuman, maka jumlah 1000 tamu undangan Anda akan lebih berhemat Rp 5 juta dibanding 2000 tamu. Pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk hal ini adalah membuat daftar klasifikasi tamu yang akan diundang. Indonesia sangat kental dengan sistem kekerabatan. Jadi, sebuah pesta pernikahan identik dengan hadirnya ratusan hingga ribuan tamu.

Target penghematan: 50%

3. Kartu undangan

Boleh saja memiliki keinginan untuk membuat undangan dengan kertas berkualitas, ada tipografi mewah pada sampulnya, dan  tinta emas pada nama Anda. Artinya tidak sedikit biaya yang akan dikeluarkan untuk kebutuhan tersebut.

Sekedar bertanya, siapa tamu yang akan diundang dalam pernikahan Anda nantinya? Berapa persen tamu undangan yang merupakan keluarga atau orang terdekat dan teman-teman Anda? Bukan artinya tidak menghormati mereka karena tidak memberi kartu undangan. Namun, untuk orang terdekat mungkin saja undangan lisan secara langsung akan lebih bermakna. Kemudian untuk teman-teman Anda, buatlah bentuk undangan elektronik yang bisa disebarkan melalui email, media sosial, atau media chat di ponsel seperti whats app, line, dan lainnya.

Tidak saja bisa berhemat ongkos cetak kartu undangan, tapi Anda pun dapat berhemat ongkos kurir yang akan disewa untuk menyebarkan undangan. Bisa saja persentase tamu undangan yang bisa diundang melalui cara hemat ini adalah setengahnya. Silakan buat daftarnya!

Target penghematan: 60%

4. Souvenir

Kebutuhan souvenir akan sebanding dengan tamu yang diundang dan datang. Dengan melakukan klasifikasi lebih ketat terhadap siapa saja yang diharapkan datang, otomatis akan memangkas biaya untuk kebutuhan ini. Angka penghematan lebih dari setengah bujet bisa dicapai jika Anda memadunya dnegan pemilihan souvenir yang lebih hemat dan tidak terlalu mewah.

Target penghematan: 60%

5. Lokasi pesta & dekorasi

Lokasi di gedung atau di rumah adalah dua pilihan yang saat ini umum dimiliki untuk diadakannya pesta pernikahan. Lokasi pesta di rumah banyak menjadi pilihan untuk berhemat karena tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat dan hanya mengeluarkan biaya sewa bangku dan tenda saja.

Pesta taman untuk acara pernikahan mungkin masih tidak familiar di sini. Tapi bukan artinya Anda tidak bisa melakukannya.  Apalagi pada awal April lalu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengizinkan taman kota dan kantor kelurahan dijadikan sebagai lokasi pernikahan. Anda bisa saja gunakan kesempatan itu. Selanjutnya, Anda bisa pikirkan untuk dekorasi yang lebih kreatif dan hemat bujet.

Target penghematan: 40%

6. Musik pengiring

Adanya alunan musik di sebuah pesta hukumnya wajib. Tapi bukan berarti Anda harus membuat konser musik mini di sudut ruang resepsi pernikahan dengan menyewa alat musik lengkap dan grup band atau vokal lebih dari 5 orang. Berapa bujet yang bisa dihemat jika hanya menyewa  menyewa pemain organ tunggal dan seorang penyanyi dengan vokal yang nyaman didengar. Apalagi yang Anda sewa adalah seorang kenalan atau teman. Diskon dan potongan harga hingga setengah harga bisa didapatkan untuk kebutuhan ini.

Target penghematan: 50%

7. Dokumentasi

Lagi-lagi Anda harus menggunakan manfaat pertemanan untuk memotong bujet pernikahan. Salah satunya adalah untuk kebutuhan dokumentasi. Mulai dari pemuatan foto pre-wedding hingga dokumentasi saat acara berlangsung. Carilah teman yang dapat melakukan hal ini, atau mungkin memiliki bisnis sampingan di bidang ini.

Beberapa teman baik bisa saja tidak mengenakan biaya apapun untuk bantuan jasa yang ditawarkan. Jadi, Anda hanya mengeluarkan ongkos cetak atau pembuatan hasil jadi rekaman video yang dibuat. Biasanya, mereka menawarkan bantuan untuk berpartisipasi dalam pesta Anda karena menganggap bantuan mereka jauh lebih berharga dibanding hadiah lainnya.

Target penghematan: 60%

8. Gaun dan seragam

Gaun apa yang akan Anda gunakan di pesta nanti? Apakah Anda hanya cukup untuk menyewa dibanding membeli? Bergitu juga dengan seragam yang digunakan oleh para keluarga dan penjaga tamu. Banyak pengalaman yang membuktikan, urusan kebutuhan ini jauh lebih murah dan berhemat dengan menyewa dibanding membeli. Bahkan katanya penghematan bisa lebih dari separuh bujet.

Target penghematan: 60%

9. Katering

Dalam sebuah pesta pernikahan, bujet untuk kebutuhan katering bisa mencapai 50% dari keseluruhan dana yang ada. Dua faktor yang memengaruhi jumlah bujet kebutuhan ini adalah jumlah tamu yang diundang dan makanan yang disajikan. Pembatasan jumlah tamu sudah dilakukan di poin sebelumnya, kini saatnya Anda menentukan jenis makanan dan minuman apa yang akan disajikan. Semakin bervariasi jumlah makanan dan minuman yang disajikan, semakin mahal ongkos yang harus dibayar.

Cobalah untuk mempertimbangkan menyajikan makanan tidak banyak variasi namun enak, disesuaikan dengan jumlah tamu yang datang dan tidak berlebihan, serta penyajian yang sederhana namun menarik. Dengan memakai 3 pertimbangan tersebut, otomatis bujet akan dapat ditekan.

Target penghematan: 30%

10. Coba paket

Pilihan ini boleh Anda ambil dan boleh tidak. Karena saat ini banyak tawaran paket pernikahan dari vendor bridal atau wedding venue yang menawarkan harga murah serta promo dan diskon menguntungkan. Mereka terkadang juga bekerjasama dengan vendor-vendor untuk keperluan lain. Dibanding mendatangi satu per satu vendor penyedia jasa pesta pernikahan, harga yang ditawarkan dalam bentuk paket biasanya akan lebih murah.

Target penghematan: 40%

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.