Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

10 Cara Menghilangkan Ngorok Saat Tidur

by Ayunindya Annistri on 23 Maret, 2020

Ngorok atau bahasa ilmiahnya mendengkur merupakan kebiasaan yang banyak dilakukan tanpa sadar ketika tidur. Kondisi seperti ini sebetulnya tidak bisa dianggap sepele dan tak jarang membuat teman sekamar terganggu. Lantas, bagaimana sih cara menghilangkan ngorok saat tidur?

cara menghilangkan ngorok saat tidur

Bermacam Mitos Mengenai Ngorok Saat Tidur

Faktanya, ngorok saat tidur bisa jadi pertanda mengalami hambatan pada bagian pernapasan hingga memunculkan risiko terkena penyakit jantung. Namun disisi lain pula, sebagian masyarakat masih mempercayai berbagai mitos mengenai ngorok, apa sajakah itu?

  • Ngorok berarti sedang tertidur pulas

Seringkali kamu mendengar anggapan bahwa ketika ngorok berarti tengah tertidur pulas. Padahal sebenarnya ini hanyalah mitos dan ngorok saat tidur bukan suatu kondisi normal. Sebab menurut penelitian yang ada, ngorok atau mendengkur merupakan indikasi adanya sleep apnea atau nafas terhambat.

Sleep apnea bisa terjadi pada siapa saja bahkan anak-anak sekalipun. Penyebabnya sendiri karena asupan oksigen tidak tersalurkan dengan cukup baik pada bagian tubuh dan otak. Apabila tidak segera diobati, kondisi ini justru menimbulkan komplikasi, seperti masalah hati dan jantung, serta diabetes tipe 2.

  • Ngorok tidak berpengaruh apapun terhadap yang mendengarnya

Terkadang, pasti kita merasa risih saat teman kamar tiba-tiba saja ngorok bukan? Ya, meski dianggap sepele, tapi ternyata mendengar orang yang sedang ngorok itu dapat meningkatkan risiko tekanan darah.

Bunyi ngorok juga dapat mengurangi kualitas tidurmu loh, dimana dengan sadar kamu akan terbangun paling tidak selama 1 hingga 2 jam untuk bisa kembali tertidur.

  • Tidak ada obat untuk menyembuhkan kondisi ngorok

Siapa bilang ngorok tidak dapat disembuhkan? Buktinya kini sudah banyak pengobatan baik dengan menempuh metode operasi ataupun non-operasi untuk mengatasi penyebab pasien ngorok alias mendengkur.

Melalui jalur operasi, dokter bakal menjelaskan apa saja manfaat sekaligus risiko yang bakal kamu terima. Jalur ini biasanya dilakukan dengan beberapa penanganan, seperti Somnoplasty (memperkecil jaringan berlebih pada lidah ataupun langit – langit), Tonsilektomi (memotong amandel yang menjadi penyebab ngorok), serta Laser-assisted uvula palatoplasty (mengatasi sleep apnea dengan cara mengencangkan bagian tenggorakan serta langit-langit mulut). 

(Baca Juga: Kenali Lebih Awal Gejala, Ciri dan Penyebab Diabetes)
Penyebab Ngorok Saat Tidur

Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara menghilangkan ngorok saat tidur, setidaknya kamu mesti paham dulu apa saja yang menjadi penyebab utama kondisi tersebut.

Soalnya selain masalah hidung tersumbat dan sleep apnea, ngorok dapat terjadi karena beberapa hal dan termasuk pula kondisi medis tertentu, diantaranya adalah:

  • Penyakit gondok
  • Mengonsumsi minuman beralkohol
  • Obesitas atau kegemukan
  • Pembengkakan amandel
  • Bentuk tulang hidung bengkok
  • Posisi tidur telentang
  • Kurang tidur
  • Langit-langit pada mulut yang terlalu rendah
  • Posisi rahang salah akibat otot tegang
Cara Menghilangkan Ngorok Saat Tidur

Sudah tahu kan penyebab dari ngorok? Sekarang saatnya kamu memutus pola hidup yang tidak benar tersebut, karena memang ngorok alias mendengkur bukanlah suatu kondisi yang normal.

Untuk memudahkan kamu memahami cara menghentikan kondisi tersebut, berikut CekAja berikan informasi menarik khusus buat kamu terkait cara menghilangkan ngorok saat tidur.

1. Jangan tidur terlentang

Tidur telentang merupakan salah satu faktor terbesar mengapa seseorang bisa ngorok saat tidur. Posisi seperti ini justru menyebabkan lidah dan area sekitar tenggorokan menjadi lebih rileks sehingga menyumbat jalan oksigen yang masuk.

Sebaliknya, para ahli menganjurkan untuk tidur dengan posisi miring, baik menghadap ke kanan maupun kiri. Cara menghilangkan ngorok saat tidur yang satu ini dianggap lebih efektif, karena tidak menimbulkan masalah pernapasan.

Kamu juga bisa meninggikan posisi kepala dengan meletakkan dua bantal sekaligus atau menggunakan bantal berukuran besar dan panjang untuk menjaga posisi tidur tetap menyamping sempurna.

2. Memiliki waktu tidur yang benar

Faktor lainnya yang membuat seseorang ngorok alias mendengkur saat tidur karena tidak memiliki waktu tidur yang cukup. Umumnya, orang dewasa membutuhkan istirahat panjang di malam hari sekitar 7 hingga 8 jam. Kurang dari itu justru dapat menimbulkan berbagai masalah medis, salah satunya mendengkur.

3. Rutin mengganti bantal setidaknya 6 bulan sekali

Menjaga kebersihan khususnya kamar tidur itu penting loh. Karena ini merupakan salah satu tempat dimana kamu banyak menghabiskan waktu dan beraktivitas. Makanya, jaga selalu kamar tidur kamu dengan membuang barang-barang yang tidak penting untuk meminimalisir tempat bernaungnya debu.

Selain itu, kamu juga harus rajin mengganti sarung bantal setidaknya dua kali dalam seminggu, dan jika memungkinkan ganti bantal yang digunakan tiap 6 bulan sekali. Ini juga termasuk upaya untuk mencegah debu dan tungau bersarang di tempat tidur maupun bantal guling, yang menjadi penyebab utama seseorang mengalami sesak nafas karena alergi.

4. Olahraga mulut dan lidah

Tahukah kamu bila mencoba olahraga ringan yang satu ini bisa menjadi cara menghilangkan ngorok saat tidur? Ya, menurut para ahli kesehatan, dengan rutin latihan orofaringeal yang melibatkan mulut dan lidah dapat mengurangi kondisi ngorok hingga 36 persen.

Caranya cukup gampang, seperti yang dilansir dari Health Detik, pertama kamu hanya perlu mendorong ujung lidah hingga ke langit-langit mulut kemudian geser lidah ke arah belakang alias mundur. Kedua, lakukan teknik menghisap lidah ke bagian atas dan tekan keseluruhannya hingga mengenai langit-langit mulut.

Selanjutnya, tekan bagian bawah lidah ke dasar mulut dan sementara itu pastikan ujung lidah menyentuh bagian bawah gigi depan. Terakhir, angkat langit-langit atau uvula sambal mengatakan huruf “A”.

5. Stop konsumsi alkohol

Cara menghilangkan ngorok saat tidur yang berikutnya adalah dengan menghentikan asupan alkohol untuk tubuh. Sebab, alkohol maupun obat penenang dapat membuat saluran pernapasan jadi lebih menyempit. Akibatnya, terjadi penyumbatan hingga henti napas atau sleep apnea.

Tidak hanya itu saja, mengonsumsi alkohol pun ternyata dapat membuat kualitas tidur menjadi kurang baik. Hal ini dikarenakan gelombang delta dan alpha di otak terjadi dalam waktu bersamaan sehingga membuat pola tidur terganggu. Sebagai tambahan informasi, gelombang alpha pada otak umumnya terjadi saat kamu sedang beraktivitas dan tidak beristirahat.

6. Obesitas, kurangi berat badan

Kegemukan atau obesitas juga bisa menjadi pemicu seseorang mengalami ngorok di waktu tidurnya. Hal ini telah banyak diungkapkan oleh peneliti di seluruh dunia. Lemak yang menggumpal dan berujung pada aliran oksigen ke pernapasan terhambat adalah alasan utama mengapa rata-rata orang gemuk harus melakukan diet. Caranya yaitu dengan mengurangi porsi makan termasuk pula junk food serta melakukan olahraga yang teratur.

7. Menggunakan alat penyangga mulut

Untuk memakai alat penyangga mulut sebagai cara menghilangkan ngorok saat tidur, perlu dilakukan konsultasi terlebih dulu dengan dokter gigi. Fungsi dari alat ini sendiri adalah menjaga gigi dan otot rahang agar tetap ditempatnya, sehingga tidak mengalami pelonggaran.

Pasalnya seperti yang diketahui, jika kedua bagian tersebut longgar, kemungkinan sekitar area tenggorokan juga bakal rileks dan menjadi penghambat jalannya oksigen yang masuk ke pernapasan.

8. Minum air yang cukup menjelang tidur

Air putih sejatinya memiliki banyak manfaat untuk tubuh manusia, salah satunya adalah agar kamu tetap terhidrasi bahkan saat malam hari sekalipun. Soalnya bila tidak rutin mengonsumsi air, apalagi menjelang tidur, kemungkinan sekresi hidung atau lendir meningkat dan menyebabkan saluran pernapasan menjadi terhambat karena lengket pada sekitar area hidung.

Beberapa ahli kesehatan menjelaskan, setidaknya kebutuhan air yang harus dicukupi oleh manusia berkisar antara 11 sampai 16 gelas per hari. Meski sederhana, cara ini juga dianggap sangat ampuh untuk menghilangkan ngorok saat tidur.

9. Gunakan pelembab udara

Udara yang kurang bersih di sekitar kamar tidur juga bisa membuat kamu mengalami gangguan pernapasan maupun tenggorokan. Untuk mengatasinya, kamu bisa gunakan pelembab udara seperti humidifier.

Agar kondisi ngorok berkurang dan tidur lebih nyaman, kamu bisa coba menambahkan beberapa tetes essential oil dengan aroma lavender, mint, ataupun jeruk. Jika intensitas ngorok masih sering terjadi, kamu bisa menggunakan minyak thyme untuk memijat bagian dada dan kaki. Minyak ini dianggap mampu melegakan pernapasan dan juga menenangkan.

10. Mengikuti prosedur medis

Apabila semua cara menghilangkan ngorok saat tidur tadi sudah pernah kamu coba namun belum menunjukkan tanda yang signifikan. Maka enggak ada salahnya untuk kamu berkonsultasi langsung ke dokter THT agar mendapatkan rekomendasi prosedur medis.

Biasanya para dokter yang menangani kasus seperti ini bakal menganjurkan pasiennya untuk operasi bedah saluran pernapasan, somnoplasty, atau Continuous Positive Airway Pressure (CPAP).

Sekarang belanja apa saja di marketplace bisa gunakanm fitur kredit belanjaan tanpa kartu kredit dari Kredivo. Di platform ini, kamu bakal mendapatkan limit pinjaman bahkan hingga Rp30 juta. Terus unggulnya lagi, sistem PayLater yang diberikan pun cukup beragam, mulai dari masa cicilan 3 bulan, 6 bulan, sampai dengan 12 bulan. Tertarik? Segera unduh aplikasi Kredivo dan aktivasi akun kreditmu sekarang juga!

Tentang Penulis

Ayunindya Annistri

Penulis amatir yang hobi merantau