10 Makanan Tradisional Indonesia Ini Jarang Ditemukan. Pernah Coba?

8 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Sudah menjadi rahasia umum apabila Indonesia memiliki banyak ragam kuliner yang bisa dicoba. Mulai dari kuliner tradisional, modern hingga kuliner ekstrem. Namun, pada artikel kali ini CekAja.com akan megulas beberapa makanan tradisional Indonesia yang jarang ditemukan. Lantas, apa saja makanan-makanan tersebut? Yuk simak bersama-sama ulasan berikut ini.

10 Makanan Tradisional Indonesia Ini Jarang Ditemukan. Pernah Coba?

Ciri Khas Makanan Tradisional Indonesia

Jika dilihat sekilas dari penampilannya, makanan tradisional Indonesia memiliki tampilan yang berbeda dari negara-negara lainnya.

Seperti misalnya Amerika, makanan tradisional yang menjadi ciri khas negara ini, memiliki tampilan yang cenderung kering.

Hal itu terlihat dari beberapa jenis makanan, seperti ayam goreng tepung atau fried chicken, kentang goreng atau french fries, hot dog dan burger.

Berbeda dengan makanan tradisional Indonesia, yang memiliki ciri khas berminyak dan mengandung banyak rempah.

Namun selain itu, masih ada beberapa ciri khas makanan tradisional Indonesia lainnya yang perlu kamu ketahui, di antaranya yaitu:

Memiliki Cita Rasa Pedas

Tidak dapat dipungkiri, bahwa kebanyakan makanan tradisional Indonesia memiliki cita rasa yang pedas. Hal itu disebabkan penggunaan cabai merah sebagai salah satu bahan masakan.

Kamu bisa menemukan makanan dengan cita rasa pedas, pada makanan-makanan khas Sumatera Barat dan sekitarnya.

Salah satu makanan pedas khas Sumatera Barat yang bisa kamu temukan dan banyak dikonsumsi adalah masakan Padang.

Seperti yang diketahui, hampir semua jenis makanan di masakan Padang, menggunakan banyak cabai sebagai salah satu bahan dalam bumbu masakannya. Sehingga, tidak heran apabila masakan Padang memiliki cita rasa yang pedas.

Cenderung Berlemak

Selain pedas, makanan tradisional Indonesia juga umumnya cenderung berlemak. Pasalnya, banyak dari makanan tradisional tersebut dibuat menggunakan bahan dasar santan.

Karena seperti yang diketahui, santan dapat memberikan cita rasa gurih pada makanan. Kamu bisa menjumpai beberapa makanan berlemak di hampir semua masakan Padang dan krecek pada gudeg.

Memiliki Cita Rasa Gurih dan Manis

Terakhir, hampir semua makanan tradisional Indonesia memiliki memiliki cita rasa yang gurih dan manis. Rasa gurih sendiri, tercipta dari penggunaan santan sebagai bahan dasar masakan.

Sementara, untuk rasa manis umumnya berasal dari penggunaan gula Jawa, yang terkenal memiliki rasa manis legit.

Jika kamu ingin coba merasakan makanan tradisional Indonesia bercita rasa gurih dan manis, kamu bisa langsung berkunjung ke restoran gudeg dan membeli beberapa menu di sana.

Di jamin, kamu bisa langsung merasakan nikmatnya makanan tradisional Indonesia dengan cita rasa gurih dan manis.

(Baca Juga: Makanan Khas Idul Adha di Indonesia)

10 Makanan Tradisional Indonesia yang Jarang Ditemukan

Pada pembahasan sebelumnya, kamu sudah mengetahui apa saja ciri khas dari makanan tradisional Indonesia.

Dari beberapa ciri khas tersebut, kamu sudah membayangkan bukan nikmat dan lezatnya makanan tradisional Indonesia?

Nah, untuk menambah referensi kamu tentang makanan tradisional Indonesia, di bawah ini CekAja.com telah merangkum 10 makanan tradisional Indonesia yang jarang ditemukan, dan akan mengulasnya secara lengkap khusus untuk kamu.

1. Dodol Meuseukat

Dodol Meuseukat - 10 Makanan Tradisional Indonesia Ini Jarang Ditemukan

Daerah Asal: Aceh

Pertama ada dodol meuseukat sebagai makanan tradisional Indonesia yang jarang ditemukan. Makanan yang berasal dari Aceh ini memiliki tekstur yang lembut serta cita rasa yang manis.

Maka dari itu, makanan ini sangat cocok dijadikan sebagai makanan penutup atau yang dikenal dengan dessert.

Bahan dasar yang digunakan untuk membuat dodol meuseukat, di antaranya terdiri dari air, gula, tepung terigu, perasan air jeruk, perasan air nanas dan mentega.

Semua bahan-bahan itu dicampur dengan air mendidih, kemudian diaduk hingga mengental dan padat.

Sehingga, dodol meuseukat nantinya memiliki hasil akhir berwarna kuning yang sangat cantik. Tidak hanya itu, sebelum disajikan pun dodol ini akan diukir terlebih dahulu.

Semakin menarik ukiran yang dibuat, maka semakin melambangkan bahwa tuan rumah menjamu tamu dengan sangat baik.

2. Semanggi Surabaya

Semanggi Surabaya - 10 Makanan Tradisional Indonesia Ini Jarang Ditemukan

Asal: Surabaya

Makanan tradisional Indonesia yang jarang ditemukan berikutnya adalah semanggi Surabaya. Sesuai dengan namanya, makanan yang satu ini tentu berasal dari Surabaya.

Memiliki bentuk yang serupa dengan pecel, semanggi Surabaya menggunakan rebusan daun semanggi dan juga kecambah sebagai bahan utamanya.

Tidak hanya itu, makanan ini juga disajikan dengan saus pendamping yang memiliki tekstur kental dan berwarna coklat tua.

Jika dilihat dari penampilannya, saus ini terbuat dari bahan dasar terasi, ubi jalar, kacang tanah, petis udang, dan juga cabai.

Semanggi Surabaya umumnya dihidangkan menggunakan daun pisang sebagai wadahnya. Kemudian agar semakin sedap, kamu bisa menyantap makanan tradisional yang satu ini menggunakan kerupuk puli, yaitu kerupuk yang terbuat dari beras.

3. Gula Puan

Gula Puan - 10 Makanan Tradisional Indonesia Ini Jarang Ditemukan

Asal: Palembang

Makanan tradisional Indonesia yang dahulunya menjadi makanan para raja ini, memiliki cita rasa yang manis. Biasanya, makanan ini disantap dengan roti tawar.

Caranya, yaitu dengan mengoleskan gula puan atau gula susu ini, ke bagian atas roti. Tetapi, gula puan juga sangat lezat apabila disantap begitu saja tanpa makanan pendamping.

Meski makanan tradisional Indonesia ini hanya bisa ditemukan di Palembang, namun kini kamu bisa membuatnya sendiri di rumah jika menginginkannya.

Bahan-bahan yang kamu butuhkan hanya susu kerbau, gula pasir dan daun pandan. Untuk cara memasaknya sendiri, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Pertama, siapkan susu kerbau, gula pasir dan beberapa lembar daun pandan
  • Kemudian, campurkan susu kerbau dan gula pasir ke dalam wadah
  • Aduk kedua bahan tersebut hingga tercampur rata
  • Setelah itu, masukkan campuran susu dan gula ke dalam belanga atau panci panas
  • Tambahkan beberapa helai daun pandan ke dalam belanga, lalu aduk selama 3-4 jam
  • Jika sudah, gula puan pun siap dihidangkan.

Bagaimana, sangat mudah bukan membuat gula puan? Kamu bisa langsung mempraktekannya di rumah.

Namun, ketika mengaduk gula puan, kamu harus pastikan bahwa tidak akan berhenti atau bahkan meninggalkan adonan begitu saja. Sebab, jika adonan ditinggal dan dibiarkan begitu saja, adonan sudah pasti akan gosong.

4. Nasi Tiwul

Nasi Tiwul - 10 Makanan Tradisional Indonesia Ini Jarang Ditemukan

Asal: Gunung Kidul, Yogyakarta

Nasi Tiwul merupakan nasi yang terbuat dari bahan dasar tepung singkong. Biasanya, makanan tradisional Indonesia yang satu ini disajikan dengan taburan kelapa dan gula.

Namun nasi tiwul yang satu ini berbeda, karena disantap dengan sayur dan lauk layaknya makan nasi putih.

Nasi tiwul juga sebenarnya memiliki warna coklat, tetapi karena dihidangkan dengan sayur dan lauk, maka nasi ini dicampur dengan sedikit nasi putih agar tidak lengket.

Dalam mengkonsumsi makanan ini, warga setempat biasanya menambahkan beberapa menu tambahan, seperti misalnya sambal bawang.

5. Ketan Bambu (Jaha)

Ketan Bambu Jaha - 10 Makanan Tradisional Indonesia Ini Jarang Ditemukan

Asal: Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara

Meski menjadi makanan tradisional Indonesia yang jarang ditemukan, namun kamu yang tinggal di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara mungkin pernah mendengar bahkan mencicipi makanan yang satu ini.

Sejatinya, makanan tradisional ini terbuat dari bahan dasar beras ketan, santan dan beberapa bumbu rempah, termasuk jahe.

Maka dari itu, tidak heran apabila makanan yang satu ini diberi nama ketan bambu atau Jaha. Yang mana, Jaha sendiri merupakan kata yang berasal dari nasi dan jahe.

Jika kamu ingin menyantap makanan tradisional yang satu ini, kamu perlu menunggu hingga hari raya atau upacara tradisional Sulawesi Tengah dan Utara tiba. Sebab, makanan ini hanya hadir di hari-hari besar saja.

6. Sayur Babanci

Sayur Babanci - 10 Makanan Tradisional Indonesia Ini Jarang Ditemukan

Asal: Betawi, Jakarta

Keenam ada sayur babanci sebagai makanan tradisional Indonesia yang jarang ditemukan. Makanan yang memiliki tampilan serupa dengan gulai ini, dibuat menggunakan bahan dasar cabai, santan, sayuran, petai, daging sapi dan daging kelapa muda. Sehingga, cita rasa yang dihasilkan makanan ini gurih dan pedas.

Meski bahan dasar yang digunakan tersebut terlihat mudah didapat, namun ada beberapa rempah-rempah yang digunakan lainnya kini sulit di dapat. Seperti, temu mangga, bangle, lempuyang, adas dan kedaung.

Sulitnya mendapatkan rempah-rempah, membuat sayur babanci hanya disajikan di beberapa momen penting, seperti Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha dan Puasa Ramadhan.

7. Botok Tawon

Botok Tawon - 10 Makanan Tradisional Indonesia Ini Jarang Ditemukan

Asal: Jawa Timur

Makanan tradisional Indonesia khas Jawa Timur ini mungkin terlihat berbeda dari makanan tradisional lainya. Hal tersebut dikarenakan, makanan ini menggunakan sarang tawon sebagai bahan utamanya.

Sarang tawon ini dimasak menggunakan beberapa bumbu khusus, yang kemudian dibungkus dengan daun pisang dan di kukus.

Jika sudah jadi, kamu bisa langsung menyantapnya begitu saja ataupun menggunakan nasi panas.

Kamu mungkin tidak bisa membayangkan, bagaimana tekstur serta cita rasa yang diberikan batok tawon.

Namun percaya lah, botok tawon ini memiliki tekstur lembut dengan cita rasa gurih, manis dan pedas yang bercampur menjadi satu. Sungguh lezat disantap!

8. Ampiang Dadiah

Ampiang Dadiah - 10 Makanan Tradisional Indonesia Ini Jarang Ditemukan

Asal: Sumatera Barat

Selanjutnya ada ampiang dadiah, yang menjadi makanan tradisional Indonesia. Ampiang dadiah sendiri merupakan makanan hasil perpaduan antara ampiang atau emping yang terbuat dari beras ketan, dengan dadiah, yang merupakan kudapan hasil fermentasi susu khas Minangkabau.

Makanan ini biasanya disajikan dengan santan, gula merah cair, serutan kelapa dan serutan es.

Sehingga makanan ini, sangat cocok untuk dijadikan sebagai makanan penutup, karena memiliki cita rasa yang dihasilkan gurih dan segar.

9. Pipis Kopyor

Pipis Kopyor - 10 Makanan Tradisional Indonesia Ini Jarang Ditemukan

Asal: Jawa Tengah

Sejatinya, makanan yang terbuat dari bahan dasar roti tawar, kelapa muda dan santan ini, memiliki banyak versi penyajian yang disesuaikan dengan daerah masing-masing.

Ada yang membuat hidangan ini dengan tekstur padat, ada yang dibuat menggunakan kuah santan cair, ada yang hanya menggunakan roti tawar dan daging kelapa muda, ada pula yang membuatnya dengan tambahan isian seperti sagu, kismis maupun pisang.

Apapun variasinya, pipis kopyor pada dasarnya memiliki cita rasa yang manis, gurih dan menyegarkan. Kamu bisa menyantap makanan ini sebagai makanan penutup atau bahkan camilan.

10. Papeda

Papeda - 10 Makanan Tradisional Indonesia Ini Jarang Ditemukan

Asal: Maluku, Papua

Makanan tradisional Indonesia yang terakhir adalah Papeda. Makanan yang juga dikenal sebagai bubur sagu ini, memiliki tekstur yang lembut dan kenyal. Sehingga cocok dikonsumsi oleh semua usia, termasuk anak-anak.

Papeda juga akan terasa semakin lezat apabila disantap saat masih panas. Terlebih, jika kamu memakannya dengan lauk pendamping, seperti ikan tongkol atau mubara yang dimasak menggunakan rempah-rempah khusus.

(Baca Juga: Ide Bisnis Kuliner Terpopuler)

Nah, kini kamu telah mengetahui beberapa makanan tradisional Indonesia yang jarang ditemukan beserta ciri khasnya.

Bagi kamu yang tergiur melihat 10 hidangan di atas, kamu bisa langsung mencari resepnya dan membuatnya di rumah.

Dari resep tersebut, mungkin ada beberapa bumbu atau rempah yang tidak bisa kamu temukan di warung sayur biasa maupun supermarket.

Tetapi kamu jangan khawatir, sebab kamu masih bisa menemukannya di e-commerce yang menjual bahan-bahan kebutuhan masakan.

Kamu bisa langsung memesannya di e-commerce tersebut, dan membayarnya menggunakan kartu kredit.

Pasalnya, dengan menggunakan kartu kredit, semua proses transaksimu akan berlangsung lebih mudah dan cepat.

Selain itu, kartu kredit juga seringkali memberikan banyak promo menarik, termasuk promo belanja online yang bisa dinikmati para penggunanya. Baik dalam bentuk diskon, rewards maupun cashback.

Maka dari itu, buat kamu yang belum memiliki kartu kredit, langsung saja ajukan di CekAja.com.

Karena di sana, tersedia banyak produk kartu kredit dari perusahaan ternama yang bisa kamu jadikan pilihan.

Terlebih, di CekAja.com kamu juga akan mendapatkan layanan pengajuan yang mudah, cepat dan aman, karena sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kalau begitu, tunggu apalagi? Yuk, ajukan sekarang!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani