Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

10 Manfaat Puasa dari Segi Medis, Salah Satunya Bikin Awet Muda!

by Nadhillah Kusindriani on 4 Mei, 2020

Sejatinya, puasa tidak hanya sekedar menahan lapar, haus dan hawa nafsu saja. Lebih dari itu, puasa juga mengajarkan kita untuk memiliki pola hidup yang benar dan sehat. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai manfaat yang diberikan puasa itu sendiri, termasuk dalam hal medis. Lantas, apa saja manfaat puasa dari segi medis?

10 Manfaat Puasa dari Segi Medis, Salah Satunya Bikin Awet Muda!

10 Manfaat Puasa dari Segi Medis

Seperti yang sudah diketahui, berpuasa sejatinya memberikan segudang manfaat baik. Tidak hanya dalam segi ibadah saja, tetapi juga nyatanya kamu bisa merasakan segudang manfaat puasa dari segi medis.

Untuk mengetahui lebih lengkapnya, yuk simak 10 manfaat puasa dari segi medis yang telah CekAja.com rangkum khusus untuk kamu sebagai berikut.

1. Membuang Racun Tubuh

Manfaat puasa dari segi medis yang pertama adalah mampu membuang seluruh racun dalam tubuh mu. Hal tersebut dikarenakan ketika puasa, perut mu akan dibiarkan kosong selama 12 jam.

Dengan begitu, sistem pencernaan memiliki waktu untuk beristirahat dan tubuh menjadi lebih fokus untuk membuang racun dalam tubuh. Selama proses pembuangan racun, tubuh tentu membakar semua lemak dalam tubuh menjadi energi.

Namun tidak hanya itu, tubuh pun akan membakar semua racun berbahaya yang terdapat pada lemak yang tersisa. Oleh karena itu, tidak heran apabila selama berpuasa tubuh menjadi lebih sehat.

2. Mampu Menurunkan Berat Badan

Manfaat puasa dari segi medis yang kedua adalah mampu menurunkan berat badan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kalau selama berpuasa tubuh akan membakar lemak dalam tubuh, termasuk lemak berlebih, seperti yang terletak pada ginjal dan hati.

Pembakaran lemak berlebih tersebut nantinya akan diubah menjadi energi, yang akan digunakan untuk beraktivitas selama berpuasa. Oleh karena itu, proses pembakaran lemak secara tidak langsung juga membuat tubuh mengalami penurunan berat badan.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat puasa dari segi medis yang ketiga adalah mampu menjaga serta meningkatkan kesehatan jantung. Karena, salah satu penelitian mengatakan bahwa orang yang berpuasa satu bulan sekali, resiko untuk terkena penyakit jantungnya 58 persen lebih rendah.

Hal tersebut dikarenakan puasa selama satu bulan sekali mampu meningkatkan kinerja otot jantung. Lebih dari itu, puasa satu bulan juga dapat mengurangi kerusakan jantung akibat radikal bebas, serta meningkatkan pertumbuhan pembuluh darah yang ada di dalam jantung.

Belum selesai sampai disitu, dengan berpuasa kamu juga dapat menghindari faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya penyakit jantung, seperti diabetes dan kadar kolesterol dalam tubuh yang menurun.

Namun, untuk mencegah hal-hal tersebut, kamu juga perlu mengonsumsi makanan yang sehat, salah satunya adalah ikan. Sebab, ikan mengandung banyak zat baik untuk jantung. Selain itu, sangat penting juga bagi kamu untuk menghindari konsumsi gorengan.

(Baca Juga: 5 Olahraga yang Dianjurkan Saat Puasa)
4. Menurunkan Gula Darah

Manfaat puasa dari segi medis yang keempat adalah dapat menurunkan gula darah, bahkan hingga lebih dari 30 persen. Hal tersebut tentu disebabkan oleh rasa lapar dan haus yang kamu tahan selama kurang lebih 12 jam.

Turunnya kadar gula darah secara signifikan menjadi salah satu berita baik, khususnya bagi orang yang menderita penyakit hiperglikemia atau yang biasa disebut dengan kadar gula darah tinggi.

Namun umumnya, ketika terjadi penurunan gula darah, maka orang akan merasakan energi yang mereka miliki berkurang. Oleh karena itu, kamu perlu menjaga tubuh agar tetap memiliki kadar gula darah yang stabil selama menjalankan puasa.

5. Mampu Mengurangi Risiko Terkena Kanker

Berkurangnya risiko terkena kanker nyatanya menjadi salah satu manfaat puasa dari segi medis yang bisa kamu rasakan. Pasalnya, kecepatan pembelahan di dalam tubuh selama berpuasa akan semakin menurun dan berkurang seiring faktor pertumbuhan.

Hal tersebut tentu disebabkan oleh asupan yang masuk ke dalam tubuh sangat terbatas. Meski begitu, hal tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut lagi.

6. Mengurangi Risiko Diabetes

Manfaat puasa dari segi medis yang keenam adalah dapat mengurangi risiko diabetes. Di mana selama berpuasa, konsumsi gula mu tentu semakin berkurang dari biasanya. Dengan begitu risiko terkena diabetes pun dapat ditekan.

Karena pada dasarnya, diabetes timbul karena disebabkan oleh tingginya kadar gula yang ada di dalam darah. Oleh sebab itu, berpuasa menjadi salah satu cara tepat yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari risiko diabetes.

7. Menjaga Kesehatan Kulit

Manfaat ketujuh yang bisa kamu rasakan adalah kesehatan kulit mu akan semakin terjaga. Sebab, kondisi kulit sejatinya tergantung pada kadar gula darah dalam tubuh.

Gula darah yang tinggi mampu mengubah struktur kolagen. Di mana, kekuatan serta ketahannya menjadi melemah. Oleh karena itu, berpuasa menjadi salah satu cara menjaga kulit agar tetap sehat.

Pasalnya, berpuasa dapat menurunkan kadar gula darah. Dengan begitu, kulit akan semakin sehat dan terjaga keremajaannya. Kamu juga akan terlihat semakin awet muda apabila mengonsumsi makanan yang bersih, sehat dan menjaga pola makan dengan benar.

8. Meningkatkan Kemampuan Fungsi Otak

Manfaat kedelapan dari berpuasa secara medis adalah mampu meningkatkan kemampuan fungsi otak. Pasalnya, otak memiliki BDNF (Brain-Derived Neurotrophic Factor) yang berguna dalam membantu tubuh untuk meningkatkan fungsi otak dan memproduksi lebih banyak sel-sel otak.

Fungsi lain dari BDNF yaitu mampu mengurangi risiko terkena depresi, pikun dan melindungi sel-sel otak. Salah satu cara agar BDNF dapat terlepas adalah dengan berpuasa. Oleh karena itu, dengan berpuasa fungsi otak menjadi meningkat.

9. Mampu Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Manfaat puasa dari segi medis yang kesembilan adalah mampu meningkatkan metabolisme tubuh. Pasalnya dengan berpuasa, tubuh memiliki tingkat limfosit yang lebih tinggi hingga 10 kali lipat.

Dengan berpuasa, tubuh juga dapat mengatur kondisi peradangan, mengurangi kerusakan akibat radikal bebas serta membuat sel kanker kelaparan. Oleh karena itu, kekebalan tubuh menjadi semakin kuat.

Selain itu, kekebalan tubuh akan lebih baik lagi apabila didorong dengan konsumsi makanan sehat serta pola makan yang seimbang. Salah satunya adalah dengan banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan, yang mampu meningkatkan penyimpanan vitamin dan mineral pada tubuh.

10. Menjaga Kesehatan Mental

Manfaat puasa yang terakhir dari segi medis yang bisa kamu rasakan adalah kesehatan mental mu dapat terjaga dan semakin meningkat. Hal tersebut disebabkan oleh produksi endorphin yang semakin meningkat saat puasa.

Seperti yang diketahui, endorphin merupakan jenis hormon yang dapat membuat diri bahagia. Oleh karena itu, meningkatnya produksi endorphin juga membuat rasa bahagia serta mood-mu menjadi meningkat.

Dengan begitu, rasa cemas, stress dan depresi akan menurun. Namum umumnya, efek dari peningkatan produksi endorphin baru akan terasa setelah 3 – 4 hari berpuasa, karena tubuh perlu melakukan adaptasi terlebih dahulu.

(Baca Juga: Tips Berolahraga Bersama Si Kecil Agar Tetap Bugar Saat Puasa)
Risiko Puasa Ketika Tidak Sahur

Beberapa manfaat puasa dari segi medis sudah kamu ketahui sebelumnya. Tentu, semua manfaat tersebut bisa kamu rasakan apabila kondisi tubuh mu baik. Salah satu faktor yang menentukan baik tidaknya kondisi tubuh mu saat berpuasa adalah sahur.

Pasalnya, apabila kamu tidak sahur, maka energi dalam tubuh mu tidak cukup untuk digunakan selama berpuasa. Dengan begitu, kamu akan cepat merasa lapar, kondisi tubuh mu menjadi tidak sehat, bahkan puasa dapat menjadi sesuatu yang berbahaya jika dilakukan.

Hal tersebut tentu tidak semata-mata karena tidak melakukan sahur saja, tetapi ada beberapa kondisi tubuh yang sebenarnya memang memiliki risiko besar apabila melakukan puasa, di antaranya yaitu:

  • Memiliki anemia atau kurang darah
  • Memiliki gangguan makan
  • Memiliki gangguan pada hati dan ginjal
  • Ibu menyusui
  • Wanita hamil
  • Memiliki penyakit diabetes
  • Memiliki darah rendah (hipotensi)
  • Memiliki gangguan metabolisme tubuh
  • Sempat mengalami gangguan jantung
  • Dan lain sebagainya.

Apabila di antara kamu ada yang memiliki beberapa kondisi tubuh seperti di atas, ada baiknya kamu melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter terkait. Hal tersebut berguna untuk mengetahui kondisi serta kemampuan tubuh mu untuk melakukan puasa.

Selain itu, selama berpuasa ada baiknya jika kamu juga melindungi diri dengan asuransi kesehatan. Pasalnya, asuransi kesehatan dapat kamu gunakan sewaktu-waktu apabila terjadi sesuatu pada dirimu.

Terlebih asuransi kesehatan akan sangat memudahkan mu dalam segala proses perawatan ketika kamu sakit. Oleh karena itu, apabila kamu belum memiliki asuransi kesehatan, ini saat yang tepat untuk membuatnya.

Kamu bisa langsung kunjungi situs CekAja.com dan mengajukan asuransi kesehatan di sana. Proses pengajuannya sangat mudah dan cepat. Tidak hanya itu, CekAja.com juga sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi, tunggu apalagi? Ajukan sekarang, yuk!

Tentang Penulis