Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

10 Pekerjaan dan Profesi Terbaik di 2016

by Ariesta on 17 Februari, 2016

Pekerjaan yang baik adalah yang memberikanmu gaji cukup, menantang, dan memberikan kamu kesempatan untuk mengembangkan bakat dan keterampilan. Selain itu, beban pekerjaannya tidak sampai membuatmu stres dan mampu memberikan keseimbangan dan kepuasan kerja.

Sudahkah pekerjaanmu memiliki keunggulan-keunggulan tersebut? Apakah pekerjaan atau profesi yang kita geluti saat ini adalah yang terbaik dan memiliki prospek yang bagus di tahun ini. Lain negara lain pula alasannya. Namun, kita bisa berkaca dari rilis U.S. News yang membuat 100 rangking pekerjaan terbaik tahun 2016 berdasarkan kualitas-kualitas yang dimiliki. Berikut adalah 10 rangking teratas dan cek apakah pekerjaanmu masuk ke dalamnya.

#1

Orthodontist

Pemakaian behel sempat menjadi tren beberapa tahun terakhir. Dan sayangnya, banyak orang melakukan pemasangan behel tidak pada ahlinya, tetapi pada dokter gigi umum bahkan tukang gigi.

Orthodontist merupakan dokter gigi yang spesialisasinya menangani masalah letak gigi. Mereka membenahi gigi dan rahang pasien untuk mendisain program orthodontic agar gigi dan rahang mampu mengunyah dengan baik. Jadi pemasangan behel bukan sekedar tren fesyen semata, melainkan bertujuan klinis. Untuk orang bergigi tonggos sampai tidak bisa mengatupkan mulut misalnya, selain tidak percaya diri, proses mengunyah pun jadi terganggu.

Berdasarkan rilis yang ada, rata-rata gaji Orthodontist di Amerika mencapai 187,199 dollar AS atau Rp2,6 miliar per tahun. Dengan total skor 8.1, pekerjaan ini memiliki tingkat stres di bawah rata-rata, tingkat pengangguran yang hanya 0,2%, dan jadwal kerja yang fleksibel. Fleksibilitas ini membuat hidup mereka seimbang.

#2

Dokter gigi

Mengunjungi dokter gigi kadang menjadi momok menakutkan sejak kita kecil. Apalagi jika dokter gigi mengumumkan vonis gigi harus dicabut. Sebenarnya datang ke dokter gigi tidak perlu menjadi momok jika kamu rutin menjaga kebersihan gigi. Tapi kini mengunjungi dokter gigi tidak semenakutkan dulu. Banyak orang datang untuk alasan kosmetik (pemutihan gigi), apalagi ditambah alat-alat yang semakin canggih.

Dokter gigi mengobati masalah yang menjangkit mulut, gusi, dan gigi. Tugas mereka termasuk membuat gigi palsu dan menambal.  Beberapa dari mereka memilih untuk mengkhususkan diri untuk mengobati masalah gigi yang serius hingga operasi oral.

Pendapatan besar yakni 149.540 dollar AS (Rp 2 miliar) setahun, tingkat pengangguran hanya 0,2%, dan praktik yang bisa dilakukan di rumah membuat profesi dokter gigi sangat menjanjikan dan membahagiakan.

(Baca juga: Walau Tidak Masuk Akal, Beberapa Profesi Aneh Ini Nyatanya Hasilkan Uang)

#3

Analis sistem informasi

Profesi analisi sistem informasi lahir dari semakin canggihnya teknologi informasi dan bisnis. Profesi ini memanfaatkan pengetahuan mereka seputar teknologi informasi dan bisnis untuk merancang sistem komputer terbaik untuk klien.

Meskipun para profesional memiliki banyak tanggung jawab, tugas utama mereka adalah untuk memahami bisnis klien mereka, seperti apakah itu sebuah organisasi di Silicon Valley atau perusahaan di Wall Street. Para analis ini kemudian membuat teknologi terbaik secara keseluruhan yang menyangkut perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan  agar berjalan lebih efisien dan efektif.

Banyak analis bekerja pada perusahaan sistem informasi, tapi banyak juga yang dipekerjakan oleh industri kesehatan, perbankan, dan finansial. Diperkirakan, akan ada 118.600 profesi ini dibutuhkan hingga tahun 2024. Dengan gaji rata-rata 82.710 dollar AS (Rp 1,15 miliar) per tahun, dan tingkat pengangguran hanya 2,6%, profesi ini menempati posisi nomor tiga sebagai karier paling menjanjikan.

#4

Suster anestesi

Dalam pekerjaannya, suster anestesi menggunakan sejumlah obat dan gas untuk membius  sehingga ahli bedah dan dokter lainnya dapat menyelesaikan prosedur operasi  dengan tetap membuat nyaman pasien. Kamu mungkin bertanya-tanya apa perbedaan antara suster anestesi dan ahli anestesi.

Perbedaan keduanya ada pada pendidikan. Suster  anestesi adalah perawat terdaftar yang mengkhususkan diri dalam anestesiologi dengan setidaknya satu tahun pengalaman perawatan kritis dan dua tahun sekolah master. Sedangkan ahli anestesi adalah dokter yang telah menempuh magang satu tahun, tiga tahun residensi, dan kadang-kadang magang sampai dua tahun. Keduanya menggunakan teknik dan prosedur yang sama dan aman bagi pasien yang membutuhkan anestesi.

Meski penghasilannya besar, yakni 153.780 dollar AS ( Rp2,1 miliar), tingkat penganguran rendah (1,3%), pekerjaan memiliki waktu yang kurang fleksibel sama halnya dengan dokter. Selain itu level stres pun berada di atas rata-rata.

(Baca juga: Tujuh Risiko Kesehatan yang Bakal Mengancam Workaholic)

#5

Asisten dokter (Physician Assistants)

Asisten dokter mendiagnosis penyakit, mengembangkan dan melaksanakan rencana pengobatan, membantu spesialis dalam operasi, memberikan nasihat pada pasien, dan membimbing mereka memperoleh kesembuhan. Apa yang membuat profesi ini lebih memuaskan dibandingkan dokter adalah karena mereka memiliki waktu yang lebih fleksibel.

Di Amerika, para Physician Assistants digaji 95.820 dollar AS (Rp 1,3 miliar) dengan tingkat pengangguran hanya 0,2%. Semua ini sebanding dengan level stres mereka yang cukup tinggi.

#6

Praktisi perawat

Praktisi perawat atau juga dikenal dengan praktisi perawat profesional adalah perawat dengan pendidikan tambahan. Sekolah tambahan ini memungkinkan mereka  untuk mempelajari riwayat penyakit pasien, melakukan pemeriksaan fisik, meminta hasil laboratorium, menganalisis hasil lab, dan mendidik pasien dan keluarga tentang perawatan lanjutan. Mereka juga biasa bekerja sama dengan akademisi untuk melakukan penelitian.

Di negara Paman Sam, mereka mendapatkan gaji rata-rata 95.350 dollar AS (Rp133.490.000) per tahun, dengan tingkat pengangguran 1,3%. Pekerjaan ini terdengar fleksibel, namun kenyataannya, waktu mereka tidak cukup fleksibel dengan stres di atas rata-rata.

#7

Psikiater

Rupanya posisi pekerjaan terbaik masih ditempati oleh praktisi kesehatan. Di  posisi ketujuah ini ada psikiater yang pekerjaannya mengobati dan mencegah gangguan yang berkaitan dengan pikiran dan kesehatan mental. Para profesional di bidang berusaha memahami hubungan antara penyakit dari pikiran dan tubuh.

Pasien yang menderita penyakit mental seperti skizofrenia, gangguan bipolar, dan depresi, akan menerima bentuk pengobatan yang dikenal sebagai psikoterapi. Psikiater juga dapat meresepkan berbagai obat-obatan atau bahkan merekomendasikan rawat inap. Banyak orang sering menyamakan profesi psikolog dan psikiater padahal keduanya berbeda. Psikiater disebut juga dengan dokter jiwa dan memiliki latar belakang pendidikan sebagai dokter. Sedangkan psikolog berlatar belakang ilmu psikologi.

Berdasarkan U.S. News, gaji yang diterima psikiater 181.880 dollar AS (Rp2,5 miliar) dalam setahun, tingkat pengangguran 1,8%, dan waktu jam kerja cukup fleksibel. Namun stres yang dihadapi di atas rata-rata karena harus menangani masalah kejiwaan orang lain.

(Baca juga: 5 Profesi yang Bisa Bikin Kamu Keliling Dunia Gratis)

#8

Pediatrik/dokter spesialias anak

Dokter spesilasi anak menangani pasien bayi hingga remaja. Profesi ini dituntut untuk memahami gejala penyakit karena bayi dan anak-anak tidak bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Steven Abrams, professor dan pediatrik dari Dell Medical School di The University of Texas menerangkan keahlian ini, “Kami menggunakan skala nyeri yang didasarkan pada denyut jantung dan gerakan, dan juga banyak pengalaman visual. Semakin tinggi jam terbang, Anda menjadi makin ahli dalam menentukan apakah anak-anak sakit atau tidak.”

Rata-rata gaji yang mereka peroleh 163.350 dollar AS (Rp228.690.000) per tahun dengan tingkat pengangguran 0,4%. Tapi rupanya tingkat stres mereka berada di atas rata-rata.

#9

Ahli anestesi

Lebih dari 150 tahun yang lalu, anestesi dianggap sebagai penemuan terbaik demi meringankan penderitaan manusia. Bayangkan saja, dulu prosedur operasi dilakukan tanpa pembiusan sama sekali!

Ahli anestesi bertugas melakukan pembiusan sehingga para dokter dan ahli bedah bisa melakukan operasi. Ahli anestesi juga memonitor kondisi organ vital sebelum dan pasca pembedahan. Ia juga harus mengambil keputusan cepat dan tepat saat diperlukan, sehingga pekerjaan ini memiliki level stres yang tinggi.

Gaji rata-rata yang diperoleh ahli anestesi berkisar di angka 187.119 dollar AS (Rp 216.966.000) per tahun dengan tingkat pengangguran 0,4%.

(Baca juga: 3 Profesi yang Tidak Pernah Kamu Bayangkan Ternyata Bergaji Besar)

#10

Obstetri dan ginekolog

Obstetri dan ginekolog membawa kehidupan baru ke dunia. Mark S. DeFrancesco, presiden dari American College of Obstetricians and Gynecologists mengungkap, “Anda tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya menjadi orang pertama yang memegang kehidupan baru (bayi baru lahir) di tangan Anda dan membantu menciptakan keluarga baru.”

Sama halnya dengan ahli anestesi, mereka menerima 187.119 dollar AS (Rp 216.966.000) per tahun dengan tingkat pengangguran 0,4%. Karena pekerjaan mereka berurusan dengan dua nyawa (ibu hamil dan anaknya), tingkat stres yang dihadapi pun di atas rata-rata.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami