10 Perbedaan Pelit dan Irit, Jangan Sampai Salah Menilai

6 min. membaca Oleh Kyla Damasha on

Adakah diantara kamu yang masih belum tahu tentang perbedaan pelit dan irit? Memang tidak dapat dipungkiri, bahwa pembahasan mengenai uang seakan-akan tak akan pernah ada habisnya.

Sebab, uang itu sendiri merupakan aspek yang sangat penting dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidup sehari-hari, baik itu kebutuhan yang bersifat primer maupun sekunder.

Akan tetapi, dibalik kegunaannya yang sangat penting, uang itu sendiri juga tidak bisa didapat dengan mudahnya begitu saja.

Itulah sebabnya, mengapa banyak orang yang rela melakukan apapun dan bekerja keras, agar bisa mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Melihat hal tersebut, mengatur keuangan jelas menjadi satu hal yang sangat penting untuk dilakukan, agar bisa kita gunakan secara bijak dan tidak cepat habis.

(Baca Juga: 5 Jurus Menabung Sehabis Resign)

Nah, ternyata, di dalam mengatur keuangan ini, terdapat dua tipe sifat yang mungkin sudah sering kita jumpai, yaitu pelit dan irit.

Terdengar sama, nyatanya kedua sifat ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan lho. Penasaran apakah itu? Yuk kita simak bersama-sama tentang perbedaan pelit dan irit.

Perbedaan Pelit dan Irit

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa perbedaan pelit dan irit yang mungkin perlu kamu ketahui, agar tidak salah menilai orang, yaitu adalah:

1. Orang pelit enggan untuk memberi, orang irit melihat kondisi dan dan kebutuhan

Perbedaan pelit dan irit yang pertama adalah dalam hal memberi. Umumnya, orang irit cenderung enggan untuk memberi. Jika pun memberi, mereka akan selalu mengungkit setiap pemberiannya ke orang yang diberikan.

Nah, hal ini berbeda dengan orang irit yang bisanya meskipun dalam jumlah sedikit, mereka akan tetap memberikan, terutama bagi orang-orang yang mereka anggap membutuhkan.

Sebab, orang irit lebih mementing nila-nilai kemanusiaan dibandingkan uang semata. Sedangkan orang pelit, mereka akan menganggap bahwa uang di atas segalanya.

2. Orang pelit tidak akan mau mengeluarkan uang, meski untuk kepentingan pribadinya

Biasanya, orang pelit tidak akan mudah untuk mengeluarkan uang, meskipun untuk keperluan pribadinya. Sebab, yang ada dipikiran mereka adalah, sebisa mungkin mendapatkan apa yang diinginkan secara gratis.

Sementara itu, orang irit akan lebih bijaksana dalam menggunakan uang. Mereka akan memilah terlebih dahulu, manakah yang merupakan kebutuhan dan manakah yang merupakan keinginan.

Tentu saja, selama memang dibutuhkan, maka mereka juga tidak akan segan untuk mengeluarkan uang.

3. Orang pelit mempertimbangkan harga, orang hemat mempertimbangkan kualitas

Nah, perbedaan pelit dan irit selanjutnya adalah dalam sifat mereka dalam membeli barang. Memang sepertinya orang hemat sangatlah cerdas.

Sebab, mereka tidak akan ragu untuk membeli barang dengan harga yang sedikit lebih mahal, selama barang tersebut memiliki jangka waktu penggunaan yang panjang, alias awet, daripada membeli barang murah namun hanya dipakai sekali langsung rusak.

Sedangkan untuk orang pelit, biasanya mereka akan lebih memilih barang dengan harga murah agar uang mereka tidak banyak terkuras, walaupun dengan kualitas yang tidak terlalu bagus.

4. Orang pelit menyimpan uang tanpa alasan, orang hemat mengalokasikan uangnya untuk menabung dan investasi

Perbedaan pelit dan irit selanjutnya dari bagaimana cara mereka menyimpan uang. Umumnya, orang pelit hanya menyimpan uang tanpa tujuan apapun.

Dan biasanya pula, orang pelit akan menabung hanya didasari oleh rasa takut, yaitu takut akan kekurangan di kemudian hari.

Lain halnya dengan orang hemat, yang biasanya mereka sudah memiliki tujuan akan dialokasikan kemana uang yang mereka miliki.

Alias, mereka sudah memiliki tujuan untuk masa yang akan datang, seperti untuk melanjutkan pendidikan, menjadi modal usaha, menikah, dan masih banyak lagi.

Sementara itu, cara mereka mengalokasikannya juga biasanya berupa menabung dan berinvestasi ke berbagai instrumen yang mereka anggap nyaman dan membawa keuntungan.

Itulah mengapa, orang hemat biasanya tidak akan pernah khawatir akan kehabisan uang untuk masa yang akan datang. Sebab, mereka sudah memiliki perencanaan yang matang.

5. Orang pelit enggan memberi tip, orang irit akan memberi tip sesuai kualitas layanan

Perbedaan pelit dan irit selanjutnya adalah, dalam hal mereka menerima pelayanan. Terkadang, ada kalanya kita menggunakan jasa layanan, seperti kamar hotel, restoran, dan lain-lainnya.

Nah, di Indonesia itu sendiri, ketika kita menggunakan jasa layanan tersebut, maka kita akan memberikan tip sebagai bentuk apresiasi atas layanan yang telah diberikan.

Biasanya, orang pelit relatif tidak mau memberikan tip hanya karena seorang pelayanan hotel datang ke kamarnya.

Sementara itu, orang irit akan memberikan tip sesuai dengan pelayanan dan kinerjanya. Jika ia tidak memberikan tips sama sekali, maka bisa saja kinerja pelayan tersebut memang kurang memuaskan.

6. Orang pelit minimalis keperluan, orang irit memprioritaskan keperluan

Perbedaan pelit dan irit selanjutnya bisa kita lihat dari cara mereka memprioritaskan kebutuhan.

Biasanya, orang pelit akan sebisa mungkin mengurangi keperluan, sehingga mereka tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli kebutuhan lainnya.

Sedangkan untuk orang irit, mereka justru sangat memprioritaskan kebutuhan yang wajib dibeli.

Sehingga, dengan ini mereka menjadi tahu manakah yang harus dibeli dan manakah yang tidak.

7. Orang pelit akan minta ditraktir, orang irit tidak akan ragu untuk split bill

Perbedaan pelit dan irit selanjutnya adalah dalam hal membayar makanan. Biasanya, orang pelit akan lebih sering meminta untuk ditraktir, walaupun sebenarnya mereka memiliki cukup banyak uang.

Sebenarnya bukan hanya makanan saja sih, tetapi dalam bentuk apapun, mereka akan lebih sering minta untuk dibayarin.

Nah, hal ini tentu berbeda dengan orang irit. Jika mereka memang sedang berhemat, biasanya mereka akan menolak secara halus apabila diajak nongkrong di cafe, apalagi jika hal tersebut sudah terlalu sering dilakukan.

Karena pada dasarnya, orang irit memiliki prinsip pantang menghambur-hamburkan uang, terutama untuk hal yang dirasa kurang penting.

Jika pun mereka memang sedang jenuh dan ingin refreshing sejenak untuk bertemu dengan teman-teman, mereka akan menyarankan untuk split bill atas makanan yang dipesan. Dengan begitu, pengeluaran menjadi lebih hemat.

8. Orang pelit akan selalu perhitungan dari awal sampai akhir, orang irit hanya memperhitungkan di awal saja

Perbedaan pelit dan irit selanjutnya adalah dari cara mereka perhitungan. Baik itu orang pelit dan irit, keduanya memang sama-sama perhitungan.

Akan tetapi, orang pelit akan selalu perhitungan dengan setiap pemberiannya, mulai dari awal sampai dengan akhir.

Nah, lain halnya dengan orang irit yang cenderung memperhitungkan semuanya secara matang sebelum memberikan sesuatu pada orang lain. Setelah itu, mereka tidak akan pernah mengungkitnya lagi.

9. Orang pelit menabungkan semua uangnya, orang irit hanya menyisihkan sebagian uangnya

Menabung memang penting, tetapi jika yang ditabung seluruh uang yang dimiliki, justru itu akan menyiksa diri. Nah, hal ini juga bisa menjadi perbedaan pelit dan irit.

Biasanya, orang pelit akan menabungkan semua uangnya dan enggan menggunakannya untuk keperluan apapun, apalagi untuk bersenang-senang.

Sementara itu, orang irit tetap menabung, tetapi hanya sebagian dari uangnya saja. Sehingga, sisa uang yang tidak ditabung bisa digunakan untuk menyenangkan diri sendiri, seperti membeli kebutuhan sehari-hari, sesekali nongkrong di cafe, hingga menonton bioskop.

Karena sejatinya, apalah arti dari uang banyak jika hanya disimpan dan tidak dinikmati, bukan?

10. Orang pelit kikir, orang irit bijaksana

Perbedaan pelit dan irit yang terakhir akan kita bahas yaitu mengenai perbedaan sifat, yang juga paling membedakan antara keduanya.

Tidak dapat dipungkiri bahwa pelit adalah sifat yang kikir, dalam arti ia memang tidak mau mengeluarkan uang yang seharusnya menjadi kewajibannya.

Sementara itu, orang irit atau hemat justru bisa tergolong sebagai sifat yang bijaksana, karena mereka dapat memilah manakah yang menjadi kebutuhan dan manakah yang dianggap sebagai pemborosan.

Jadi, itulah beberapa perbedaan pelit dan irit yang sebenarnya sedikit mirip, namun juga berbeda secara bersamaan.

Akan tetapi, jika kamu melihat orang dengan sifat yang baru saja dibahas, bukan berarti kamu bisa menilainya begitu saja lho.

(Baca Juga: 5 Manfaat Menabung)

Sebab, bisa jadi orang tersebut bukan pelit, melainkan memang sedang mempersiapkan sesuatu untuk mencapai keinginannya di masa depan. Kira-kira, kamu termasuk orang dengan tipe yang mana?

Baik itu pelit maupun irit, tentu mengatur keuangan menjadi satu hal yang perlu dilakukan. Maka dari itu, agar pengeluaran menjadi lebih hemat, jangan lupa juga untuk menggunakan kartu kredit sebagai metode pembayarannya.

Karena, saat ini sudah banyak lho berbagai jenis kartu kredit yang menawarkan diskon dan promo menggiurkan sehingga membuat pengeluaran kamu menjadi lebih hemat. Belum memiliki kartu kredit? Segera ajukan saja di CekAja.com!

Tentang kami

Kyla Damasha

Kyla Damasha