Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Rayakan Hari Buku, Ayo Belajar jadi Penulis Lewat 6 Film Ini

by Teti Purwanti on 17 Mei, 2019

Di Indonesia, perayaan Hari Buku ditetapkan setiap tanggal 17 Mei yang jatuh tepat hari Jumat ini. Dipilihnya tanggal tersebut karena bertepatan dengan pendirian Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) di Jakarta pada 17 Mei 1980.

kerja freelance - CekAja.com

Konon, Indonesia merayakan Hari Buku agar minat baca masyarakat bisa meningkat. Untuk merayakan Hari Buku, kamu bisa juga loh menonton beberapa film tentang penulis. Siapa tahu dengan menonton film-film berikut ini kamu tergerak untuk membaca atau bahkan menjadi penulis.

  1. The Hours (2002)

The Hours berkisah tentang kehidupan tiga perempuan pada waktu yang jauh berbeda, namun dengan benang merah buku berjudul Mrs. Dalloway karya Virginia Wolf. Perempuan pertama adalah perempuan hamil bernama Laura Brown, hidup pada tahun 1951 yang sedang membaca buku Mrs. Dalloway karya Virginia Wolf.

Tokoh perempuan yang kedua adalah lesbian bernama Clarissa Vaughn, hidup tahun 2001. Dia seorang editor yang bekerja untuk penerbitan dan hendak membuat pesta ulang tahun untuk temannya, seorang penderita AIDS. Sementara perempuan ketiga adalah Virginia Wolf sendiri yang sedang berproses menulis novelnya, hidup di tahun 1923.

Film ini diganjar berbagai perhargaan dan selain kisahnya yang menarik, dari film ini kamu tahu menjadi penulis ternyata tidak mudah.

  1. Genius (2016)

Film ini bercerita tentang persahabatan seorang penulis dan editor. Selain memperlihatkan bagaimana sulitnya menjadi penulis, dari film ini juga terlihat bagaimana menjadi editor ternyata lebih sulit. Selain untuk menjaga kualitas buku yang akan dibuat, seorang editor juga harus menjaga mood si penulis agar bisa menulis tetap bagus dan menarik.

Film ini diangkat dari kisah nyata seorang penulis Amerika Serikat yang berumur pendek, Thomas Wolfe dan editor ternama Maxwell Perkins. Perkins adalah seorang editor andal yang berhasil membantu menyempurnakan karya penulis-penulis besar seperti Ernest Hemingway dan F. Scott Fitzgerald lewat editannya.

  1. The Words (2012)

Tidak seperti dua film sebelumnya, The Words adalah film tentang penulis yang benar-benat fiksi, tidak berkisah tentang penulis atau buku tertentu. Film ini berkisah tentang seorang penulis terkenal yang terkesima oleh tulisan seseorang yang dia temukan di toko loak.

Saking terkesimanya dengan tulisan tersebut dia menuliskan ulang kisahnya dan menerbitkannya hingga menjadi best seller. Konflik dimulai saat si penulis asli tiba-tiba hadir dan terjadi pergolakan batin dengan si penulis palsu.

(Baca juga: 5 Film Inspiratif Wajib Nonton Buat Belajar Bisnis)

Film ini dimainkan dengan apik oleh Bradley Cooper jauh sebelum dia menjadi pemabuk dalam film A Star Is Born.

  1. Freedom Writers (2007)

Film ini lebih berkisah bagaimana sebuah tulisan bisa mengubah seseorang bahkan juga dunia. Diceritakan kehidupan seorang guru dengan berbagai murid dari beragam latar belakang.

Karena kenakalan murid-muridnya guru tersebut tidak tahu bagaimana mulai menjalin ke dekatan hingga akhirnya dimulai dengan saling mencurahkan perasaan di sebuah buku yang dikumpulkan setiap harinya dan tulisan-tulisan tersebut ternyata berhasil mengubah kehidupan para remaja tersebut.

Selain itu, dalam film juga terlihat bagaimana anak-anak nakal ini berubah menjadi pribadi yang suka membaca. Film ini juga sangat tepat ditonton anak muda, untuk tahu banyak kebaikan dari membaca buku.

  1. Mereka Bilang Saya Monyet (2008)

Film ini berasal dari Indonesia, diadaptasi dari dua cerpen karya Djenar Maesa Ayu yang juga menjadi penulis skenario filmnya. Film ini berkisah tentang perempuan penulis yang menghasilkan karya-karyanya dari kisah hidupnya termasuk kisah tidak menyenangkan hubungan penulis dan ibunya.

Djenar sendiri adalah penulis buku yang kontroversial, karena dianggap banyak menuliskan hal yang dianggap tabu pada diri perempuan.

  1. Dead Poet Society (1989)

Meski terbilang lawas, namun film ini tidak dapat dipungkuri salah satu fim terbaik tentang buku dan membaca.

Film ini diangkat dari buku berjudul sama, berkisah tentang seorang guru sastra yang berhasil mengubah jalan hidup murid-muridnya. Film ini mengajarkan kita bagaimana mengejar mimpi adalah sesuatu yang sangat penting terutama untuk anak muda.

(Baca juga: Kucumbu Tubuh Indahku dan Sederet Film Karya Anak Bangsa yang Kontroversial)

Nah dari deretan film di atas adakah yang sudah kamu tonton? Kalau belum jangan lupa tontonlah secara legal yah, jangan yang bajakan!

Gunakan metode pembayaran kartu kredit untuk bisa mengunduh atau membeli hard copy film-film tersebut. Jika kamu belum memiliki kartu kredit, pilih yang sesuai kebutuhanmu melalui CekAja.com.

 

Tentang Penulis

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.