Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

7 menit waktu bacaan

15 Klaim Asuransi Termahal di Dunia

by JTO on 13 Juli, 2015

Kini, klaim asuransi yang bisa diajukan semakin beragam. Mulai dari kecelakaan atau kejadian paling tragis sampai hal-hal yang tak masuk akal. Melalui pencarian di jaringan internet, kita juga akan mendapatkan banyak informasi, salah satunya: cara mendapatkan klaim yang besar.

Pada dasarnya asuransi bisa memberikan jaminan atau perlindungan finansial untuk mereka yang memilikinya. Karena itu, tidak jarang urusan klaim ini berujung pada kasus penipuan asuransi karena seseorang memanfaatkannya demi meraih keuntungan. Beberapa pihak sudah mendapatkan keuntungan dari klaim asuransi, yang jumlahnya bahkan tidak masuk akal atau mungkin hal yang diasuransikan juga tak pernah terpikirkan sebelumnya. CekAja 15 klaim asuransi termahal di dunia berikut ini.

15. Kucing Termahal di Dunia (US$22.000 atau sekitar Rp293 juta)

shutterstock_116906134

Asuransi yang diklaim cukup wajar, berupa asuransi kesehatan untuk sebuah tindakan operasi gagal ginjal senilai US$22 ribu pada tahun 2010. Namun, yang diasuransikan adalah seekor kucing pameran. Jumlah klaim tersebut menjadi yang tertinggi yang pernah diajukan untuk seekor binatang peliharaan. (Baca juga: 4 Asuransi yang Wajib Dimiliki Sebelum Mudik Lebaran)

 

14. Mobil Rowan Atkinson (310.000 poundsterling atau sekitar Rp 6,35 miliar)

shutterstock_84577012

Pemeran tokoh Mr. Bean ini mencetak sejarah klaim asuransi kendaraan terbesar yang pernah ada di Inggris. Rowan Atkinson mengalami kecelakaan mobil akibat licinnya jalan yang sedang terlapisi es. Dia mengalami cedera ringan pada bahunya.

Namun, Atkinson mampu mencatat rekor klaim asuransi kendaraan terbesar – tiga kali lipat dari rekor sebelumnya. Mobil sports – McLaren – senilai US$1,05 juta yang dikendarainya itu sudah dua kali mengalami kecelakaan. Pada kecelakaan yang kedua ini Atkinson bisa mendapatkan klaim sebesar 310 ribu poundsterling. Luar biasa! (Baca juga: Cara Pilih Bengkel Asuransi Kendaraan Agar Klaim Tidak Repot)

 

13. Ujicoba Mobil Prototype (US$800.000 atau sekitar Rp 10,65 miliar)

shutterstock_243683758

Pada tahun 2007, seorang insinyur menabrakkan dua mobil Bugatti Veyron dalam sebuah ujicoba. Entah apa saja yang masuk dalam klaim asuransi kedua mobil itu, nilainya bisa mencapai US$800 ribu. Inilah klaim asuransi kendaraan terbesar yang pernah terjadi di bumi ini.

 

12. Akibat Jatuh Terpeleset (US$7,75 juta atau sekitar Rp 103 miliar)

shutterstock_43941640

Orang sering mengalami kecelakaan yang satu ini. Namun, ada seseorang di Virginia AS yang sepertinya mengalami kecelakaan serupa yang cukup serius. Pada tahun 2012, klaim asuransi diberikan untuknya setelah dia jatuh terpeleset karena licinnya jalan di depan rumahnya akibat lapisan es. Kakinya pun patah di beberapa lokasi, bahkan karena penyakit diabetes yang dideritanya ada bagian kaki yang akhirnya harus diamputasi.

Klaim asuransinya pun membengkak pada angka US$7,75 juta karena di dalamnya disebutkan bahwa kecelakaan yang dialami orang ini terjadi akibat kelalaian pengelola gedung yang tidak membersihkan es yang ada di area sekitar gedung selama musim dingin. Padahal, itu sudah ada regulasinya. Jadi pengelola gedung tentu mendapat pelajaran berharga dari kejadian ini. (Baca juga: Beda Pria dan Wanita dalam Membayar Asuransi)

 

11. Tertabrak Mobil (US$37 juta atau sekitar Rp 491 miliar)

shutterstock_206419408

Di tahun 2012, ada gugatan hukum atas kecelakaan yang dialami seorang pelajar berusia 17 tahun bernama Agnes Collier dan ibunya. Kecelakaan di jalan raya yang menyebabkan kematian sang ibu serta cedera parah di bagian kepala Collier membuatnya mendapatkan santunan mencapai US$37 juta. Collier menerima sekitar US$11,5 juta setiap tahunnya plus biaya perawatan rumah sakit untuk pemulihan cederanya.

 

10. Wabah SARS di Tiongkok (US$1 miliar atau sekitar Rp 13,28 triliun)

shutterstock_58427005
Kejadian luar biasa seperti wabah penyakit dan juga bencana alam memang akan memunculkan klaim asuransi tertinggi di dunia. Dalam kasus untuk masalah wabah penyakit, SARS yang mewabah di tahun 2003 masuk dalam hitungan. Penyakit ini mulai menyebar di propinsi Guangdong, Tiongkok, yang kemudian menyebar ke 37 negara di dunia hanya dalam hitungan beberapa minggu. Klaim yang terkait dengan wabah ini seperti asuransi jiwa dan termasuk asuransi untuk pembatalan perjalanan atau juga penundaan urusan bisnis bisa mencapai angka US$1 miliar. (Baca juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Buat Anda yang Doyan Makan)

 

9. Gempa & Tsunami di Samudra Hindia (lebih dari US$1 miliar)

shutterstock_259443068

Sebelum bencana gempa dan tsunami di Jepang pada tahun 2011, kejadian serupa pernah terjadi pada tahun 2004 yang memberi dampak besar terhadap negara lain di kawasan Samudra Hindia. Inilah salah satu kejadian bencana alam dengan klaim asuransi yang sangat besar. Klaim asuransi untuk daerah terdampak melebihi US$1 miliar.

 

8. Meletusnya Gunung Eyjafjallajokull (lebih dari US$3,4 miliar atau sekitar Rp 45,17 triliun)

shutterstock_145486426
Gunung yang terletak di kawasan Islandia ini meletus pada tahun 2010. Meski tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa, EU Transport Commission menyatakan kejadian alam ini tetap membuat tanggungan asuransi yangmencapai US$34 miliar. (Baca juga: Bangkrut Karena Tidak Punya Asuransi! Loh, Kok Bisa?)

Biaya klaim tanggungan asuransi yang harus dibayarkan pada pihak yang terdampak kejadian ini memang luar biasa besar. Hal ini disebabkan oleh besarnya jumlah penundaan perjalanan pesawat terbang yang terjadi akibat kabut asap yang muncul pasca letusan gunung. Penerbangan di kawasan Eropa pun akhirnya sempat lumpuh setelah hampir 10 juta penumpang di berbagai kawasan di Eropa harus menanti selama berminggu-minggu untuk mendapatkan kepastian jadwal penerbangan mereka.

Letusan gunung berapi ini juga memberikan efek domino bagi perekonomian di kawasan Uni Eropa. Karena, banyak penerbangan internasional yang bermarkas di kawasan Asia dan AS ikut terkena dampak masalah kabut asap dari letusan gunung ini. Sampai-sampai harga bahan bakar pesawat terbang anjlok karena banyaknya penundaan jadwal penerbangan.

 

7. North East Blackout (US$6 miliar atau sekitar Rp79,71 Triliun)

shutterstock_127919699

Padamnya listrik di kawasan timur laut Amerika Serikat ini juga dikenal dengan sebutan US/Canada Power Outage dan terjadi pada tahun 2003. Bagaimana bisa kejadian semacam ini menimbulkan klaim asuransi yang begitu besar?  Padamnya listrisk selama tujuh jam ini memengaruhi wilayah yang sangat luas. 10 juta orang yang tinggal di Kanada serta 45 juta orang AS terdampak masalah listrik ini.

Meski nilainya cukup diperdebatkan, setidaknya kisaran klaim asuransi sebesar ini memang dibutuhkan untuk mengganti kerugian yang muncul karena penundaan penerbangan pesawat, adanya penjarahan atau  pencurian, permasalahan penundaan urusan bisnis, dan beberapa hal lainnya yang merugi karena hilangnya aliran listrik tersebut. (Baca juga: 4 Alasan Kenapa Anda Harus Pindah Penyedia Asuransi Mobil)

 

6. Gempa Bumi di Tiongkok (US$20 miliar atau sekitar Rp 265 triliun)

A view shows rescuers searching for survivors among debris of collapsed buildings after an earthquake hit Ludian county, Yunnan province August 4, 2014. A magnitude 6.5 earthquake struck southwestern China on Sunday, killing at least 398 people in a remote area of Yunnan province, and causing thousands of buildings, including a school, to collapse, Xinhua News Agency reported. REUTERS/China Daily (CHINA - Tags: DISASTER ENVIRONMENT) CHINA OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN CHINA - RTR415MV
Inilah bencana alam terbesar yang pernah menghantam Tiongkok sepanjang sejarah. Korban jiwa mencapai angka 68 ribu dan jutaan warga di sana yang kehilangan rumah mereka. Jumlah klaim asuransi ini tidak seluruh ditanggung oleh perusahaan asuransi karena masalah faktor-faktor yang tidak diasuransikan.

 

5. Tsunami Jepang 2011 (US$40 atau sekitar Rp 531 triliun)

Tsunami Jepang 2011

Estimasi biaya klaim sebesar itu diperkirakan masih jauh di bawah angka sebenarnya yang kemungkinan bisa mencapai US$100 miliar. (Baca juga: Tidak Hanya Kebakaran yang Dilindungi Asuransi Properti)

 

4. Tragedi 9/11 (lebih dari US$40 miliar)

Tragedi-11-September
Memang tidak ada yang bisa menggantikan nilai berharga nyawa seseorang, tetapi kejadian serangan teroris yang terjadi pada tahun 2001 ini memang menjadi salah satu kejadian dengan klaim asuransi terbesar di dunia. Di dalam hitung-hitungan dasar, lebih dari US$40 juta harus dibayarkan untuk klaim asuransi properti, asuransi jiwa, serta gangguan kegiatan bisnis.

 

3. Lehman Brothers (lebih dari US$100 miliar)

Gonda-Goldschmied-Building-2
Beberapa klaim asuransi yang diajukan memang sulit masuk dalam hitungan karena termasuk dalam kategori data rahasia. Krisis keuangan yang ditandai dengan kebangkrutan Lehman Brothers pada tahun 2008 menjadi salah satu contohnya. Diperkirakan klaim yang muncul akibat kejatuhan Lehman Brothers menyentuh angka US$100 miliar, tetapi sulit juga menemukan bukti kuat untuk memastikannya. (Baca juga: Cara Memilih Asuransi Properti untuk Rumah Anda)

 

2. Serangan Topan Badai tahun 2005 (US$130 miliar)

shutterstock_11623318
Bencana angin topan yang terjadi di wilayah Amerika Utara memang menjadi salah satu hal yang bisa membuat perusahaan asuransi di sana menguras uang setiap tahunnya. Tetapi, kejadian luar biasa di tahun 2005 silam yang disebabkan oleh tiga badai besar yaitu Badai Wilma, Badai Katrina, dan Badai Rita memberikan dampak sangat masif. Terdapat 4000 korban jiwa akibat bencana ini. Selain itu, klaim asuransi yang diajukan mencapai angka US$130 miliar untuk kerusakan properti seperti rumah dan gedung perkantoran serta klaim asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan diri.

 

1. Krisis Keuangan 2008 (14 triliun poundsterling)

shutterstock_87770371

Inggris dan bannyak negara lainnya terkena dampak luar biasa dari krisis keuangan yang terjadi pada tahun 2008 tersebut. Inilah krisis terburuk yang pernah terjadi setelah “The Great Depression” di tahun 1930-an. Banyak bisnis yang kolaps dan menimbulkan angka pengangguran yang lebih tinggi – tertinggi sepanjang sejarah. Kejadian ini membuat perusahaan asuransi tertampar keras karena harus menyiapkan dana untuk klaim yang mencapi 14 triliun poundsterling.

 

Lindungi properti Anda dari segala risiko kebakaran, kemalingan, dan lainnya di sini.

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.