Membuka akses finansial untuk jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

20 Alasan Kamu Harus Beli Mobil Meski Secara Kredit

by Ariesta on 5 April, 2016

gadai BPKB mobil _ kredit dengan agunan - CekAja.com

Sekarang ini, membeli mobil seolah-olah sudah menjadi kebutuhan semua orang. Apalagi ditambah beragam kemudahan yang memungkinkan kamu memiliki mobil dengan cepat dan dengan bunga murah.

Membeli mobil yang awalnya terasa tidak mungkin jadi sangat mungkin karena hanya perlu menyisihkan pengeluaran per bulan. Alias kredit mobil. Namun membeli mobil tetap tidak boleh diputuskan secara gegabah.

Kamu harus berhati-hati karena kesalahan dalam membeli mobil bisa menyebabkan kerugian finansial. Dan bagi kamu yang masih ragu dan berada diambang kebingungan haruskah punya mobil atau tidak, 20 alasan berikut akan meyakinkan kamu untuk membeli mobil baru atau bekas meski secara kredit.

  1. Kalau kamu tidak keberatan beli mobil bekas asalkan punya mobil.
  2. Kalau lokasi rumah atau kantor berada di tempat yang tidak dijangkau transportasi umum.
  3. Kalau ongkos transportasi umum per bulan sama atau lebih besar dibandingkan jika mencicil mobil.
  4. Kalau kamu sering dibuat sakit hati oleh angkutan umum (argo taksi mahal karena diputar-putar, ojek tidak selalu tersedia, angkot atau metromini sering kebut-kebutan sehingga membahayakan nyawa).
  5. Kalau kamu punya dua anak atau lebih yang usianya masih kecil. Karena akan sangat merepotkan jika satu keluarga harus naik angkutan umum sambung meyambung setiap ingin rekreasi keluarga.
  6. Kalau kamu punya orangtua berusia sepuh yang harus bolak balik check up ke rumah sakit. Bepergian dengan orangtua tentu akan lebih nyaman menggunakan mobil pribadi.
  7. Karena ada banyak mobil murah yang harganya di bawah 100 juta; misalnya Daihatsu Ayla dan Datsun Redi Go
  8. Kalau semua cicilanmu sudah lunas (rumah, motor, dan lain-lain) alias tidak punya cicilan.
  9. Kalau kamu sudah punya uang tunai sebesar 30 persen dari harga mobil untuk membayar DP.
  10. Kalau biaya cicilan rumah atau cicilan lain jika ditambah kredit mobil tidak lebih besar dari 30 persen dari penghasilan tetap per bulan. (Baca juga: Cara Berhemat dengan Memanfaatkan Rekening di Ponsel)

shutterstock_99342779

  1. Kalau kamu punya bisnis yang sedang berkembang dan adanya mobil pribadi memudahkan distribusi produk (misalnya usaha katering).
  2. Kalau kamu sudah siap menghemat pengeluaran lain demi biaya bensin, perawatan, dan suku cadang setiap bulan.
  3. Kalau mengirup asap knalpot (setiap naik motor atau angkutan umum) membuatmu batuk-batuk parah atau sesak napas. Demi alasan kesehatan, mau tidak mau kamu harus naik mobil pribadi. (Baca juga: Berapa Iuran BPJS Ketenagakerjaan? Begini Hitungnya)
  4. Kalau alasanmu membeli mobil bukan untuk investasi. Pasalnya mobil bukanlah investasi. Mobil adalah aset konsumsi yang akan mengalami penurunan harga. Bahkan, di tahun-tahun pertama, harga kendaraan biasanya akan mengalami depresiasi (penurunan) yang cukup lumayan.
  5. Kalau kamu berniat menyewakan mobilmu di rental mobil sehingga keuntungan yang didapat bisa untuk membayar cicilan mobil.
  6. Kalau kamu berniat menjadikan mobilmu sebagian bagian dari taksi online yang bisnisnya berkembang pesat akhir-akhir ini.
  7. Kalau kamu sudah mempelajari lembaga pemberi kredit kendaraan bermotor (KKB) untuk pembelian mobil baru maupun bekas. Carilah lembaga kredit dengan reputasi baik. Jika tidak teliti, kamu malah harus membayar terlalu mahal karena bunga yang harus dibayarkan terlalu tinggi. (Baca juga: 7 Tips Cari Perumahan Murah dengan Harga Terjangkau)
  8. Kalau kamu rela mengeluarkan uang lebih untuk membeli asuransi. Meksipun harus keluar uang banyak, yang penting mobil terlindungi.
  9. Kalau dengan punya mobil, calon mertua bisa luluh dan akhirnya merestui pernikahan kamu dengan anak mereka.
  10. Kalau kamu sudah membandingkan cicilan secara online di CekAja.com.

Tentang Penulis

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami