Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

3 Alasan Kenapa Kamu Sering Cek Saldo JHT Sebelum Waktunya

by lhmdi on 31 Mei, 2016

Cara Cairkan Dana Pensiun BPJS JHT - CekAja

Bagi masyarakat yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan biasanya akan penasaran mengetahui berapa besar “tabungan” Jaminan Hari Tua dengan cara cek saldo JHT.

Program JHT yang saat ini dikerjakan melalui BPJS Ketenagakerjaan merupakan akumulasi modal yang kamu simpan melalui sebuah perusahaan tempat kamu bekerja.

Apalagi, pemerintah Indonesia sudah mewajibkan seluruh perusahaan yang terdaftar di Indonesia untuk menjaga karyawannya dengan program jaminan hari tua BPJS Ketenagakerjaan.

Keuntungannya bagi pekerja atau kamu yang baru saja bekerja di perusahaan adalah adalah sebagai modal untuk jaminan di hari tua nanti atau menjelang masa pensiun. Hal ini dikarenakan iuran BPJS yang dibagi antara karyawan dan perusahaan, nantinya akan diakumulasi dan dapat diambil sewaktu-waktu.

Nah! Sebelum jadwal pengambilan nilai JHT yang dilakukan ini yang kerap kali membuat seseorang menjadi penasaran. Apalagi, jika sudah bergabung lama di sebuah perusahaan hingga seseorang yang sering gonta-ganti tempat bekerja.

Rasa penasaran ini pun biasanya disebabkan oleh hal-hal umum. Sebagian pekerja biasanya akan selalu melakukan pengecekan saldo JHT mereka di saat-saat tertentu. Kapan ya waktunya?

  1. Ketika mendapat pemutusan hubungan kerja

Pemutusan hubungan kerja atau yang dikenal dengan istilah PHK, kerap kali tidak bisa dihindari. Nah! Pada saat inilah, banyak pekerja atau karyawan yang mulai melakukan cek saldo JHT yang mereka miliki.

Saldo JHT ini sendiri nantinya dapat dicarikan, sesuai dengan kebutuhan. Apalagi, jika setelah mendapatkan pemutusan hubungan kerja, biasanya sebagian pekerja akan memulai sebuah bisnis untuk mengisi waktu mereka menjelang mendapatkan pekerjaan.

  1. Menjelang pengunduran diri

Pengunduran diri atau resign dari pekerjaan adalah asalan berikutnya kenapa seseorang pekerja atau karyawan mulai rajin memeriksa catatan saldo JHT mereka. Alasannya pun beragam, ada yang mengambil uangnya untuk membangun usaha atau dijadikan bekal sebelum mendapatkan pekerjaan baru.

  1. Jelang masa pensiun

Menjelang masa pensiun, dimana karyawan rata-rata sudah berusia 60 tahun lebih biasanya akan mulai rajin memeriksa catatan saldo JHT mereka. Tujuannya adalah untuk mengetahui berapa jumlah akumulasi iuran yang mereka sudah kumpulkan selama berpuluh-puluh tahun bekerja di sebuah perusahaan.

Dana ini biasanya akan dijadikan sebagai perencanaan keuangan untuk masa tua mereka atau bahkan ada juga yang digunakan untuk menjalankan usaha mengisi waktu luang setelah pensiun.

Cara mudah mengetahui saldo JHT

Dari berbagai alasan yang sudah ada, cara memeriksa catatan atau sisa saldo JHT pun kini sangat mudah. Cek saldo JHT atau cek saldo BPJS kesehatan kini hadir dengan mudah, tanpa harus datang langsung ke kantor atau menghubungi layanan customer service dari BPJS.

Ya! Berterima kasihlah dengan kehadiran teknologi. Melalui teknologi memeriksa saldo JHT kini sangat mudah dan cepat. Mau tahu bagaimana caranya? Berikut beberapa cara yang bisa kamu pilih.

  1. Cek saldo BPPJS via SMS 2757

Melalui teknologi sms atau pesan singkat yang kini dimiliki melalui sebuah ponsel, maka kamu sudah dapat mengetahui perkiraan jumlah saldo yang bisa dicairkan. Caranya sangat mudah, kamu bisa memulai dengan mendaftar telerbih dahulu dengan format  ketik REG # No kartu Jamsostek/BPJS # Tanggal lahir # Nama Ibu Kandung lalu kirim ke 2757.

Setelah berhasil melakukan pendaftaran, kamu akan mendapatkan konfirmasi. Dan pengecekan saldo pun bisa dimulai dengan mengirimkan sms dengan format Saldo#NomorIDKamu dan kirim ke 2757.

  1. Cek saldo dengan ponsel pintar

Kemajuan teknologi memang benar-benar tidak disia-siakan oleh BPJS sebagai tempat investasi di hari tua nanti. BPJS kini sudah menyediakan sebuah layanan dengan format aplikasi untuk pengguna ponsel pintar seperti Android dan iOS.

Hanya dengan mengunduh melalui toko aplikasi yang sesuai dengan sistem operasi ponsel pintar, maka kamu sudah bisa melakukan pengecekan saldo BPJS atau JTH yang kamu miliki selama ini.

Hanya dengan mengisi nomor Kartu Peserta Jamsostek atau KPJ dan nomor PIN dari hasil registrasi, tampilan saldo BPJS Ketenagakerjaan kini bisa kamu lihat langsung sambil bersantai.

  1. Cek saldo online

Cek saldo Jamsostek secara online khususnya ketenagakerjaan melalui layanan website atau situs pun bisa menjadi pilihan berikutnya. Jika kamu belum terdaftar, maka bisa langsung mengetikkan atau menyalin tautan https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/sso/registrasi.bpjs di laman browser atau peramba komputer kamu.

Setelah itu, isi formulir dengan data yang lengkap dan benar. Setelah sukses mengisi, kamu akan mendapatkan PIN yang dikirm otomatis melalui alamat surat elektronik atau email, yang tadi didaftarkan,

Untuk mengantisipiasi hal-hal yang tidak diinginkan, BPJS juga mengirimkan pesan singkat atau sms tentang PIN aktivasi.

Setelah sukses melakukan pendaftaran atau bagi kamu yang sudah terdaftar secara online di BPJS ketenagakerjaan kini dapat mengakses https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/sso/login.bpjs untuk mengetahui saldo JHT atau jamsostek yang kamu inginkan.

Caranya, ketik No Kartu Tanda Penduduk atau alamat email yang digunakan untuk registrasi, dan gunakan PIN untuk masuk ke halaman pengecekan saldo.

  1. Cek melalui ATM

Bank yang ada di Indonesia tidak ketinggalan memanjakan masyarakat untuk mengetahui bagaimana caranya mengecek saldo JHT atau Ketenagakerjaan yang mereka miliki. Namun, hingga saat ini baru  BNI yang memberikan layanan ini.

Caranya cukup muda, setelah memasukkan kartu ATM, kamu tinggal pilih menu lainnya, pilih BPJS dan ikuti alurnya, hingga kamu dapat melihat sendiri saldo JHT atau BPJS ketenagakerjaan.

Tentang Penulis

Penulis yang hobi traveling ke daerah pelosok yang belum terjamah.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami