Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

3 Cara Tetap Olahraga di Saat Puasa

by JTO on 5 Juli, 2014

Ibadah puasa bukan berarti membuat Anda berhenti olahraga. Sebab, selain memberi keuntungan dalam hal pembakaran lemak, olahraga di bulan puasa juga membuat tubuh kita lebih bugar dibanding biasanya. Mengapa? Karena saat kita puasa terjadi proses detoksifikasi, dan disitulah pembuangan toksin-toksin dari dalam tubuh terjadi.

Bahkan, para pakar kesehatan juga banyak yang mengatakan, bila Anda memiliki tujuan untuk melangsingkan badan, berolahraga di saat puasa juga merupakan suatu yang efektif. Karena, faktanya tubuh membakar lemak lebih banyak saat perut dalam keadaan kosong.

Walau begitu, ada beberapa aturan yang wajib Anda tahu untuk berolahraga di saat puasa. Karena lebih 12 jam menahan haus dan lapar, daya tahan dan kemampuan tubuh pun jadi berkurang. Disitulah Anda wajib tidak sembarang melakukan olahraga. Berikut adalah tips yang bisa dicatat;

Atur Waktu

Kapan saat yang tepat Anda berolahraga di saat puasa. Ya, pertanyaan ini sangat penting untuk Anda tahu jawabannya. Kemampuan tubuh Anda di saat berpuasa tentunya sangat berbeda dengan saat Anda tidak berpuasa. Kunci utamanya adalah Anda atur waktunya menjelang waktu berbuka atau malam hari. Idealnya, Anda dapat mengambil waktu kira-kira pada 30 menit sebelum berbuka. Hal itu dilakukan agar tubuh tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengganti cairannya.(Baca juga: Waktu Tepat untuk Tes Kolesterol)

Bila saat hari pertama atau kedua Anda masih beradaptasi dan akhirnya menghentikan aktivitas olahraga, Anda bisa melakukannya mulai di hari ketiga puasa. Karena biasanya pada saat itu tubuh sudah mulai menyesuaikan diri dengan rasa lapar. Jika kita berniat berolahraga sebelum berbuka, hindari mengerjakan hal-hal yang berat di siang harinya.

Olahraga Tepat

Olahraga apa yang tepat untuk dilakukan di saat puasa? Lagi-lagi, karena kemampuan tubuh berkurang, maka olahraga yang Anda lakukan pun tidak sama dengan yang biasa Anda lakukan saat tidak berpuasa. Bahkan, dengan melakukan aktivitas ringan, seperti jalan-jalan sore, Anda pun sudah dikatakan sudah melakukan olahraga.

Sebab, ada tiga hal yang perlu Anda atur sebelum berolahraga di bulan puasa, yaitu mengurangi beban, volume, dan durasi latihan. Dengan begitu, Anda pun akan aman untuk melakukan jenis olahraga apapun di bulan puasa. (Baca juga: Waktu Tepat untuk Berolahraga)

Bila Anda biasa melakukan olehraga di gym, cobalah lakukan latihan ringan beberapa saat sebelum berbuka puasa dan disusul latihan angkat beban pada malam hari sesudah tarawih. Latihan ringan sebelum berbuka akan membakar lebih banyak cadangan lemak tubuh. Lebih disarankan untuk latihan fitnes 3 kali dalam seminggu, kemudian beri waktu istirahat bagi tubuh 1-3 hari dalam seminggu.

Namun, jika Anda biasa melakukan olahraga aerobik seperti jalan kaki, jogging, atau bersepeda, untuk amannya durasi sekali latihan sebaiknya tidak lebih dari 30 menit. Jika ingin melakukan olahraga lebih lama, misalnya hingga 1 jam, cobalah untuk menyelingi olahraga Anda dengan beristirahat setelah 30 menit. Ambil waktu 15 menit atau sampai tubuh terasa segar kembali. Kemudian, Anda dapat melanjutkan olahraga lagi untuk 30 menit berikutnya.

Tentang waktunya, untuk olahraga aerobik sangat disarankan dilakukan menjelang berbuka puasa. Sedangkan untuk latihan beban, disarankan setelah berbuka puasa.

Atur Asupan

Selain dua hal yang disebutkan, Anda pun wajib mengatur asupan yang tepat baik saat sahur ataupun berbuka. Sebab, dengan asupan yang tepat, maka metabolisme tubuh Anda pun lebih terjaga dan bisa melakukan sedikit olahraga. Selain itu, janganlah berlebihan. Misalnya, minuman dan makanan dengan rasa manis memang bisa mengembalikan energi Anda dengan cepat.

Namun, kadar gula yang berlebihan juga tidak baik dan berisiko. Selain itu, cobalah untuk perlahan dan jangan terburu-buru di saat berbuka. Jangan karena Anda berolahraga menjelang berbuka, maka Anda akan langsung “balas dendam” untuk minum dan makan. Pasalnya, perut yang kosong seharian akan kaget jika Anda terlalu memaksakan asupan makanan.

Jangan lupa memperhatikan kondisi kesehatan Anda. Jika Anda merasa kondisi badan tidak fit, jangan paksakan tetap berolahraga, atau melakukan olahraga yang berat.

Dapatkan pinjaman tepat untuk membangun bisnis di sini.

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.