Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

3 Negara Terbaik dalam Sistem Pendidikan. Indonesia Kapan Ya?

by Kyla Damasha on 19 November, 2019

Jika kamu ingin melihat kesuksesan di dalam suatu negara, maka lihatlah sistem pendidikan mereka. Karena pasalnya, pendidikan merupakan komponen paling penting yang menentukan nasib suatu bangsa.

Jika kamu mempelajari aspek-aspek yang terdapat di dalam suatu negara maju, maka kamu akan tahu bahwa negara-negara maju tersebut memiliki sistem pendidikan yang begitu baik.

Tidak hanya itu saja, negara berkembang pun tidak menutup kemungkinan bisa turut mengalami kemajuan secara perlahan apabila mereka merubah sistem pendidikannya. Nah, di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai beberapa negara terbaik dalam sistem pendidikan beserta hal-hal apa saja yang membuat negara tersebut memasuki jajaran negara terbaik dalam sistem pendidikan itu sendiri. Penasaran? Ikuti saja ulasannya berikut ini.

3 Negara Terbaik dalam Sistem Pendidikan
1.      Finlandia

Negara terbaik dalam sistem pendidikan yang memasuki urutan pertama yaitu Finlandia. Bahkan konon pelajar-pelajar Finlandia berhasil mengungguli para pelajar lainnya dari seluruh dunia di dalam tes Internasional Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2000 silam lho. Tetapi, sebenarnya apa sih yang membuat Finlandia menjadi salah satu negara terbaik dalam sistem pendidikan di dunia?

Alasan pertama mengapa Finlandia menjadi negara terbaik dalam sistem pendidikan yaitu karena biaya pendidikan sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah. Mulai dari sekolah dasar bahkan hingga perguruan tinggi seluruhnya tidak memungut biaya sama sekali.

Tidak hanya itu saja. Apabila kamu sudah lulus sekolah, sudah bekerja dan memiliki anak namun kamu ingin mempelajari suatu hal yang baru, kamu berhak mendapatkan pendidikan lanjutan gratis yang disesuaikan dengan minat. Luar biasa banget kan! Lebih kerennya lagi, seluruh sekolah di Finlandia juga menyediakan makanan gratis penuh gizi untuk seluruh muridnya setiap hari.

Meskipun seluruh pendidikan di Finlandia dibiayai 100% oleh pemerintah, tetapi pemerintah justru tidak pernah turun tangan terhadap pendidikan itu sendiri. Tidak perduli seberapa sering mereka berganti pemerintahan, sistem pendidikan tidak akan pernah mendapatkan pengaruh secara signifikan.

Selain itu, yang membuat Finlandia menjadi salah satu negara terbaik dalam sistem pendidikan adalah karena para guru juga tidak dibebani oleh target atau hal-hal yang harus dicapai. Bahan pengajaran akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan setiap siswa, termasuk untuk anak-anak berkebutuhan khusus.

Di Finlandia, para guru ingin agar setiap siswa menganggap bahwa diri mereka pintar dan berasumsi bahwa setiap murid bisa meraih ranking 1 dengan caranya masing-masing. Nah, mungkin inilah yang menjadi salah satu faktor mengapa Finlandia menjadi negara terbaik dalam sistem pendidikan.

Tanpa adanya ranking, para siswa tidak akan merasa terdiskriminasi. Mereka juga tidak akan diminta untuk membandingkan nilai dengan teman-temannya. Jadi, tidak ada yang namanya ‘tukeran soal’ untuk diperiksa bersama-sama. Sebaliknya, para guru justru akan mengajak siswa untuk membandingkan hasil kerja mereka yang baru dengan hasil kerja yang lama, yang mana bertujuan untuk memperlihatkan kepada siswa mengenai sudah seberapa besar progress belajar mereka.

(Baca Juga: Ini Universitas Terbaik di Indonesia dan Pencetak Lulusan Berkualitas 2020)
2.      Korea Selatan

Sistem pendidikan di Korea Selatan mungkin sangat berbanding terbalik dengan sistem pendidikan yang diterapkan oleh Finlandia. Namun, tetap saja kedua negara tersebut berhasil masuk ke jajaran negara terbaik dalam sistem pendidikan. Bahkan konon, Korea Selatan juga mampu menggeser Finlandia lho. Wah, seberapa bagus sih pendidikan di Korea Selatan?

  • Waktu Belajar Hingga 16 Jam Sehari

Jika di Indonesia waktu belajar 8 jam sehari sudah menimbulkan banyak protes dari berbagai kalangan, maka di Korea Selatan setiap siswa justru diwajibkan belajar selama 16 jam setiap harinya. Tidak hanya itu saja, mereka bahkan juga diharuskan untuk masuk sekolah pada hari Sabtu mulai dari pagi hingga sore.

Saking lamanya mereka belajar, maka tak jarang banyak siswa Korea Selatan yang menggunakan kaca mata karena mata minus. Sudah harus membaca dan belajar selama di sekolah, mereka pun juga harus kekurangan waktu bermain dan dikarenakan hal itulah tak jarang banyak siswa yang mengalami stress akut.

  • Memiliki Akses Internet yang Lancar Jaya

Sepertinya akses internet yang lancar memang merupakan salah satu kunci yang menjadikan sebuah negara menjadi negara terbaik dalam sistem pendidikan. Percaya atau tidak, akses internet di Korea Selatan bahkan mencapai 10gbps yang berarti kamu bisa mengakses berbagai situs dan mengunduh berbagai file-file berat hanya dalam waktu kurang dari 5 detik saja.

Nah, setiap sekolah di Korea Selatan difasilitasi dengan akses internet yang sangat mendukung mereka dalam mengakses belajar secara digital.

  • Fasilitas Pendidikan yang Lengkap

Kunci lainnya untuk menjadi negara terbaik dalam sistem pendidikan yaitu fasilitas lengkap yang mendukung proses pembelajaran. Mulai dari proyektor, layar datar LCD, hingga komputer di setiap kelas membuat para siswa bebas menggunakan fasilitas tersebut sepuasnya. Namun sayangnya, dengan fasilitas yang lengkap ternyata juga membuat pendidikan di negara tersebut memiliki biaya yang sangat tinggi. Bahkan hanya untuk membeli satu seragam saja kamu harus mengeluarkan kocek hingga jutaan rupiah lho.

Selandia Baru

Negara terbaik dalam sistem pendidikan selanjutnya yaitu Selandia Baru yang terletak di Barat Daya Samudra Pasifik. Begitu baiknya sistem pendidikan di negara ini bahkan membawa nama Selandia Baru kepada urutan nomor satu dalam hal mempersiapkan para pelajarnya untuk bisa terjun dan menghadapi berbagai tantangan di industri masa depan. Nah, kira-kira sistem pendidikan seperti apa sih yang diterapkan oleh Selandia Baru?

  • Mata Pelajaran yang Lebih Sedikit

Jika di Indonesia kita memiliki SMA dan SMK, maka di Selandia Baru hanya satu SMA biasa saja. Namun, kurikulum yang dipelajari oleh para anak-anak SMA ternyata sudah setara dengan apa yang dipelajari oleh anak SMK, sehingga ketika mereka lulus nanti, mereka juga membawa skill seperti layaknya anak SMK.

Selain itu, yang menjadi negara Selandia Baru memasuki jajaran negara terbaik dalam sistem pendidikan adalah karena mata pelajaran wajib yang cenderung sedikit. Karena sisanya pihak sekolah membiarkan para siswa mengambil pelajaran-pelajaran yang mereka minati saja.

  • Kolaborasi yang Terintegrasi

Universitas di Selandia Baru menjalin kolaborasi dengan industri-industri yang tengah dikembangkan, sehingga ketika berada di Perguruan Tinggi para mahasiswa hanya akan belajar hal-hal apa yang sesuai dengan kebutuhan industri dan ketika lulus nanti, mereka akan siap untuk menghadapi berbagai tantangan di dunia pekerjaan.

  • Egaliter

Satu hal ini mungkin tidak akan bisa dipraktekan di Indonesia. Apabila Indonesia sangat menjunjung tinggi pada sopan santun dan hormat kepada orang yang lebih tua, maka Selandia Baru justru lebih menerapkan sistem egaliter atau tidak adanya jarak antara guru atau dosen dan murid, dengan tujuan agar antar dosen dan murid bisa menjalin keakraban.

Selain itu, para guru di Selandia Baru juga sangat terbuka perihal kritik dan saran dari para muridnya lho.

Meskipun Indonesia belum bisa menjadi negara terbaik dalam sistem pendidikan, tetap saja pendidikan merupakan salah satu hal yang paling penting dan merupakan hak seluruh lapisan masyarakat untuk mendapatkannya. Hanya saja, biaya pendidikan yang kian melambung tinggi sering kali menjadi kendala. Nah, dari pada pusing mending ajukan pinjaman saja di CekAja.com.

Tidak hanya suku bunga rendah, pinjaman dana pendidikan di CekAja.com juga memiliki jangka waktu yang cukup panjang tanpa adanya jaminan lho. Yuk, segera ajukan dana pendidikan buah hati tercinta di CekAja.com.

Tentang Penulis

Kyla Damasha

Usia Hanyalah Angka, Wajah Tetap Harus Awet Muda