Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

3 Penjahat Kaya yang Dipuja Masyarakat Miskin

by Rafly Aditia on 5 November, 2016

Orang kaya dan berkuasa bisa membeli hampir semua yang mereka inginkan, termasuk kebebasan mereka. Dengan jumlah uang yang tidak lagi berseri di rekening, maka hampir tidak ada hal yang tidak bisa dibeli oleh para miliarder.

Bahkan keadilan dan kekuasaan sekalipun dapat dibeli oleh para kriminal yang punya harta melimpah. Tidak cuma itu, walau menjalankan tindakan kriminal para penjahat kelas kakap ini justru dipuja oleh masyarakat miskin bahkan dianggap sebagai pahlawan. Bagaimana bisa? Berikut kisah 3 penjahat dunia yang dipuja oleh masyarakat miskin:

Pablo Escobar

Penjahat yang satu ini dulunya hidup dalam kemiskinan. Pria yang lahir pada 1949 dengan nama lengkap Panlo Emilio Escobar Gaviria ini merupakan raja kokain Kolombia di era 80an. Saking kayanya, Pablo memiliki rumah seluas 2.000 hektar yang diberi nama Hazienda Napoles.

Kejahatan Pablo Escobar semakin mulus karena dia terpilih sebagai wakil rakyat pada tahun 1982. Hal tersebut menimbulkan perdebatan di dunia politik. Dia kemudian mengatasi hal tersebut dengan tindakan suap yang sangat tidak patut ditiru.

(Baca juga: Alasan Lampung Cocok untuk Habiskan Akhir Pekanmu)

Walau dilihat sebagai orang yang kejam dan diincar pemerintah kolombia dan Amerika, dia dianggap pahlawan oleh orang-orang miskin karena kerap membantu masyarakat kurang mampu dan membangun fasilitas untuk mereka.

Al Capone

Alphone Gabriel “Al” Capone adalah seorang pria kelahiran New York, Amerika Serikat. Dia terkenal sebagai penjahat kelas atas dengan berbagai bisnis hitam seperti penyelundupan, produksi miras, perdagangan manusia. Sekian bisnis itu membuat Al Capone sebagai salah satu orang terkaya di Amerika Serikat pada masanya.

Walau melakukan pekerjaan haram, dia seolah membersihkan citra lewat kegiatan membagikan sumbangan dan amal untuk orang kecil. Al Capone pernah menjalani hukuman penjara atas tuduhan penghindaran pajak pada tahun 1931, namun hanya berselang 8 tahun kemudian dia dibebaskan secara bersyarat pada tahun 1939.

(Baca juga: 5 Motor Keren yang Cocok Banget Dipakai Turing)

Pancho Villa

Di Meksiko, nama Pancho Villa terkenal sebagai seorang penjahat yang dianggap revolusioner dalam melawan kekuasaan para penguasa di era Porfirio Diaz dan Victoriano Huerta. Berbeda dari dua penjahat yang disebutkan di atas, Pancho Billa dikenal sebagai pembunuh haus darah yang kerap menyiksa para korbannya.

Walau begitu, dia dikenal sebagai sosok yang murah hati terhadap masyarakat kelas bawah. Villa sering menyumbangkan hasil rampokan pada badan amal dan panti asuhan. Bahkan dia sempat menjabat sebagai gubernur di Chihuahua di mana masyarakat miskin berada dalam perlindungannya.

Butuh kartu kredit yang berikan diskon belanja dan cashback hingga jutaan rupiah setiap transaksi? Daftar sekarang di CekAja!

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.