Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

3 Masalah Finansial yang Mesti Selesai di Usia 40-an

by Tisyrin N. T on 3 Mei, 2017

atur uang _ kredit tanpa agunan - CekAja.com

Memasuki usia 40-an, idealnya seseorang telah memiliki kematangan dalam berbagai segi, mulai dari kepribadian hingga keuangan.

Berbeda dengan periode usia 20-an dan 30-an yang kerap dihantui berbagai ketidakstabilan, usia 40-an seharusnya menjadi periode yang lebih tenang.

Usia yang semakin dewasa, sudah selayaknya menyelesaikan berbagai PR finansial. Berikut ini urusan finansial yang sebaiknya tidak lagi menjadi soal dan sudah tuntas saat usia menginjak 40-an.

Perlindungan lengkap dan memadai untuk diri sendiri, keluarga, dan harta

Risiko menghantui setiap kehidupan manusia. Kita tak akan pernah tahu akan terjadi apa esok hari. Karenanya, di usia 40-an, seharusnya kita tak lagi khawatir menghadapi berbagai risiko seperti penyakit atau kehilangan harta benda. Pastikan memiliki sejumlah asuransi untuk menanggung risiko tersebut.

Seluruh keluarga wajib dilindungi asuransi kesehatan, sedangkan pencari nafkah utama dilindungi asuransi jiwa. Jangan lupakan perlindungan harta benda seperti rumah dan kendaraan dengan asuransi.

Rasio utang sehat

Rasio utang idealnya tak lebih 30% dari penghasilan. Di usia 40 tahun, sebaiknya tak lagi menanggung banyak utang. Bereskan segera utang-utang konsumtif selagi usia muda agar di usia 40-an beban jauh berkurang. Dengan begitu, akan lebih mudah mencapai berbagai tujuan finansial yang penting seperti ibadah haji.

Tabungan dan dana darurat

Bedakan tabungan dan dana darurat.  Jika keduanya belum dimiliki di usia 40-an atau jumlahnya masih sangat minim, artinya kita masih dalam kondisi darurat finansial. Dana darurat untuk keluarga jumlahnya sebanyak 6-15 kali pengeluaran bulanan. Rinciannya, 6-9 kali pengeluaran bulanan jika belum memiliki anak, 9-12 kali jika memiliki 1 anak, dan 12-15 kali jika memiliki 2 anak.

Selain dana darurat, jangan lupakan tabungan. Alangkah menyedihkan bukan jika di usia 40-an belum memiliki tabungan atau jumlahnya masih sangat sedikit? Jika kondisinya semacam itu, perlu evaluasi ke mana saja uang pergi. Bisa saja kita belum bisa membedakan mana keinginan dan kebutuhan. Di usia 40-an, seharusnya kita lebih bisa mengendalikan diri dan menentukan prioritas.

Tentang Penulis

Tisyrin N. T

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.