Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

4 Bisnis Waralaba Ini Tawarkan Keuntungan di Era Online

by Sindhi Aderianti on 13 September, 2018

Memiliki suatu bisnis merupakan impian hampir semua orang. Apalagi jika prospeknya cukup menjanjikan di era serba online seperti sekarang. Intinya apapun yang memudahkan, pasti diminati. Entah itu makanan  atau minuman,  jasa ekspedisi, laundry, hingga obat-obatan.

karyawan jadi pebisnis - CekAja.com

Nah, untungnya beberapa tahun belakangan ini, semakin banyak usaha yang menawarkan sistem waralaba. Jadi tak perlu repot mematangkan ide bisnis apa yang harus dijalankan.

Waralaba yang biasa familiar disebut franchise adalah hubungan bisnis atau usaha antara pemilik merek, produk, maupun sistem operasional dengan pihak kedua.  Dalam bisnis ini, ada 2 pihak yang terlibat.

Pertama yaitu franchisor (pewaralaba) sebagai pihak yang memiliki, menyewakan, atau menjual merek dan sistem. Kedua yaitu franchisee (terwaralaba) yakni pembeli merek atau sistem bisnis dari pewaralaba dengan syarat dan jangka waktu yang telah disepakati bersama. 

(Baca juga: Menghitung Untung Bisnis Sosis Telor, Jajanan Zaman Now)

Keuntungan Bisnis Waralaba

Dengan membeli bisnis waralaba ini, ada beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Misalnya, supply barang yang biasanya sudah dijamin oleh pihak pewaralaba. Selain itu agar lebih meyakinkan Anda, simak keuntungan lain dari berbisnis waralaba di bawah ini.

Tidak perlu branding

Sering kali ketika menjalankan bisnis waralaba, Anda tak perlu bersusah payah memasarkannya kembali. Contohnya saja waralaba jasa ekspedisi seperti JNE yang telah belasan tahun dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia. Dengan kata lain, biaya dan tenaga yang diperlukan untuk membangun reputasi bisnis tersebut tak sebanyak ketika membangun bisnis baru.

Manajemen finansial lebih teratur

Perlu Anda ketahui, pihak investor akan cenderung memberi modal pada perusahaan yang telah mumpuni dari segi finansial dan jaringan pemasaran. Dengan menggunakan bisnis waralaba, sistem manajeman finansial telah ditetapkan oleh pemilik waralaba utama, sehingga kita tidak perlu dipusingkan lagi dengan manajemen finansial seperti membangun bisnis baru.

Kerja sama bisnis telah terbangun

Jika Anda memutuskan untuk membeli waralaba, salah satu keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan dengan mudah adalah kerja sama yang telah terbangun sebelumnya oleh pemilik waralaba. Sebut saja kerja sama dengan pemasok bahan baku, pihak periklanan dan juga pemasaran. Lagi-lagi, Anda tak perlu kesulitan untuk mencari mitra kerja sama, bukan?

(Baca juga: Cek! Bisnis Minuman yang Masih Hits Hingga Kini)

4 Ide Waralaba ‘Panjang Umur’

Ada beberapa pilihan bisnis waralaba yang bisa Anda pilih di era serba online. Pertimbangkan mana yang kira-kira  berpotensi ‘panjang umur’, jadi bukan sekedar mengikuti tren saja. Berikut adalah 4 waralaba tersebut:

Waralaba JNE

Melihat bisnis online dan e-commerce yang semakin menjamur, otomatis membuat jasa ekspedisi pun kian dibutuhkan. Karena konsepnya online, maka dibutuhkan sebuah jasa pengiriman yang akan membantu online shop mengantarkan produknya kepada konsumen.

Itu artinya, ada peluang emas! Terlebih di Indonesia, harga waralaba jasa ekspedisi juga masih cukup terjangkau.  Kita ambil contoh merek jasa ekspedisi JNE.

Persyaratan menjadi mitra JNE tidak terlalu rumit. Untuk administrasinya terdiri dari surat permohonan, badan hukum usaha, fotokopi KTP, surat izin Usaha perusahaan, NPWP Perusahaan, pas foto pemilik, denah dan foto lokasi, dan tidak terikat kerjasama dengan pihak lain dengan usaha sejenis. Sedangkan harga waralabanya sendiri hanya 7 juta, sudah termasuk biaya administrasi dan uang jaminan keagenan.

Waralaba Ayam Gepuk Pak Gembus

Membuka usaha kuliner juga menjanjikan di era online, karena adanya dukungan dari layanan pesan antar makanan secara online yang sedang marak khususnya di kota-kota besar. Selain itu, semua orang pasti suka dan bahkan membutuhkan makan setiap hari. Maka dari itu, bisnis kuliner pun tak kalah menggiurkan untuk Anda coba.

Salah satu bisnis kuliner yang bisa Anda miliki dengan sistem waralaba yaitu Ayam Gepuk Pak Gembus. Ayam Gepuk Pak Gembus mengangkat konsep ayam goreng yang unik, tetapi bersahabat dari segi harga dan selera pasar.

Ayam Gepuk Pak Gembus menawarkan sajian ayam goreng yang dipenyet, lalu ditambah topping sambal yang diulek dengan kacang. Selain menu ayam goreng, pembeli juga bisa memesan menu pelengkap seperti tempe, tahu, ati ampela serta beragam sate-satean.

Bagi anda yang tertarik membuka bisnis Ayam Gepuk Pak Gembus, Anda hanya perlu menyiapkan modal senilai Rp35 juta sampai Rp40 juta. Di luar sewa tempat, biaya tersebut sudah mencakup seluruh peralatan lengkap dan termasuk bahan baku awal.

Carilah lokasi yang strategis untuk memulai bisnis kuliner ini. Seperti yang dekat dengan kampus, perkantoran atau perumahan. Selain itu, Anda juga bisa bermitra dengan layanan ojek online agar jangkauan pembelinya lebih luas.

(Baca juga: Atlet Juga Bisa Sukses Berbisnis, Ini Buktinya!)

Waralaba Apotek Kimia Farma

Tahukah Anda kalau ternyata apotek pun menawarkan sistem waralaba? Ya, tentu ini kabar gembira untuk para calon pebisnis di sektor kesehatan. Salah satu apotek yang dimaksud adalah Kimia Farma.

Untuk menjadi franchisee Apotek Kimia Farma, Anda cukup menyediakan modal sebesar Rp510 juta untuk apotek baru, atau Rp400 juta jika sebelumnya sudah memiliki apotek yang ingin dikonversi menjadi Apotek Kimia Farma.

Menariknya, sekarang pembelian obat di apotek pun bisa dilakukan secara online melalui sebuah aplikasi kesehatan. Hampir sama seperti bermintra dengan ojek online, apotek Kimia Farma yang terdaftar di aplikasi kesehatan tersebut akan terhubung ke setiap orang yang sedang akan membeli obat. Canggih, kan?

Waralaba LaundryKlin

Terakhir, waralaba binatu bernama LaundryKlin. Selain menawarkan waralaba, LaundryKlin juga memberi kemudahan bagi pelanggan dengan adanya konsep O2O. O2O merupakan konsep online to offline dimana pelanggan dapat melakukan order secara online melalui aplikasi LaundryKlin. Namun, sebagai franchisee nantinya Anda akan menyelesaikan order secara offline di outlet waralaba itu sendiri.

Anda jadi tak perlu lagi terpaku dengan lokasi yang misalnya, harus dekat kos-kosan. Berkat gabungan antara online order dan juga offline order membuat LaundryKlin dapat menjangkau para pelanggan tanpa memiliki batasan jarak.

Untuk memulai bisnis LaundryKlin, ada 4 paket yang ditawarkan, yakni Emerald, Sapphire, Ruby, dan Diamond. Untuk paket Emerald, siapkan dana investasi sekitar Rp130 juta, break event point (BEP) 18 bulan, memperoleh 2 mesin cuci (washer) dan 2 mesin pengering (dryer), estimasi pendapatan Rp25 juta ke atas, serta estimasi laba Rp10 juta ke atas.

Jadi, sudah tahu bisnis waralaba mana yang akan diambil? Sesuaikan bujet Anda dari sekarang dan mulai segera!

Jika Anda merasa belum siap karena tidak memiliki modal yang cukup, pertimbangkanlah untuk mengajukan pinjaman. CekAja.com menawarkan berbagai pilihan pinjaman dari bank terpercaya. Yuk, cek!

Tentang Penulis

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami