Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

4 Cara Ibu Rumah Tangga Hasilkan Uang

by Miftahul Khoer on 21 Februari, 2019

Setelah menikah, ada dua pilihan yang harus diputuskan oleh seorang istri yaitu tetap berkarier atau fokus menjadi ibu rumah tangga. Nah, meski menjadi ibu rumah tangga, bagaimana caranya jika ingin tetap berpenghasilan?

bisnis ibu rumah tangga _ Kredit tanpa agunan - CekAja.com

Menjadi ibu rumah tangga bukan berarti mematikan kreativitas kamu. Nah, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan ibu rumah tangga untuk bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah:

Penulis lepas

Untuk menjadi penulis lepas, memang perlu pengalaman yang cukup. Namun, bukan berarti jika kamu tak punya pengalaman sedikitpun, lantas kamu ogah menjadi seorang penulis lepas.

Saat ini banyak media yang menerima artikel-artikel lepas baik untuk kategori hiburan, gaya hidup, politik hingga olahraga. Portal Babe atau UCNews misalnya, kedua portal ini memberikan keleluasaan kepada penulis lepas untuk menulis artikel sekreatif mungkin.

Tak sedikit ibu rumah tangga yang banyak terjun menjadi penulis Babe dan UCNews dengan penghasilan bulanan yang cukup tinggi. Kedua portal tersebut membayar penulis berdasarkan jumlah pembaca per artikelnya. Tunggu apalagi, yuk segera jadi penulis lepas!

(Baca juga: 5 Rutinitas Harian Ini Bisa Jadi Inspirasi Usaha Ibu Rumah Tangga)

Bisnis kuliner

Manfaatkan akun media sosial kamu terutama Instagram untuk dijadikan ladang usaha. Jangan hanya sekedar menjadikan Instagram untuk menampung seluruh foto atau video narsis. Lebih baik cari kegiatan yang bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Bisnis kuliner bisa jadi salah satu peluang yang menarik buat kamu. Saat ini banyak ibu-ibu yang menjual dagangannya melalui Instagram. Kamu bisa menjajal memasarkan aneka makanan seperti salad, pempek, cireng, cilok dan kudapan-kudapan lain. Manfaatkan transportasi online untuk urusan mengantar makanan.

Selain media sosial, kamu juga bisa memanfaatkan Go Food atau Grab Food untuk meningkatkan penjualan. Tanpa harus punya booth atau gerobak, kamu sudah bisa mendaftar untuk menjadi mitra Go Food atau Grab Food. Tentu kesempatan mendapatkan pembeli akan semakin terbuka lebar. 

Jika butuh tambahan modal, tak ada salahnya mengintip aneka tawaran kredit di CekAja.com. Dengan adanya modal yang cukup, bisnis akan berkembang lebih cepat. 

Online shop

Hampir mirip dengan bisnis kuliner, tapi bisnis ini lebih luas mencakup berbagai produk. Kamu bisa berjualan produk-produk seperti baju, buku, hingga aksesori di online marketplace dan juga media sosial.

Untuk memulai bisnis online, kamu bisa mencari produsen atau supplier tangan pertama yang menjual produknya dengan harga miring. Dengan begitu kamu bisa menjual kembali secara online dengan menentukan margin yang sesuai.

Namun, ada beberapa syarat menjadi penjual online. Salah satunya, kamu harus fast response ketika ada konsumen yang menanyakan terkait produk yang kamu jual. Ingat pembeli online itu galaknya minta ampun, salah atau telat respons sedikit siap-siap kamu bakal dapat komentar pedas dari konsumen.

(Baca juga: Tip Sukses Jadi Wanita Karir Sekaligus Ibu Rumah Tangga)

Menjahit

Sehari selama 24 jam tentu kamu gak terus-terusan mengurus suami atau anak. Setelah selesai mengerjakan itu semua, kamu bisa mencari aktivitas lain, salah satunya menjahit pakaian.

Ya, kamu bisa menjadi penjahit pakaian di sela-sela waktu luang kamu. Jika belum punya pengalaman, kamu bisa ikut les atau kursus menjahit untuk beberapa bulan hingga mahir.

Setelah dirasa kamu sudah berbakat dan berpengalaman menjadi penjahit, kamu bisa mulai menerima pesanan dari saudara, tetangga, dan orang-orang sekitar kamu.

Jangan lupa, iklankan juga di media sosial jasa menjahit kamu. Kalau sudah banyak pelanggan dan mereka puas, bukan tidak mungkin kamu bisa jadi seorang desainer ternama seperti Anne Avantie yang terkenal itu. Berani?

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.