Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

4 Cara Menghemat Biaya Perawatan Mobil

by Rafly Aditia on 9 Desember, 2015

Kamu yang memiliki mobilitas tinggi menggunakan mobil pribadi, pastinya harus merawat kendaraan tersebut secara berkala agar performa dan kondisinya tetap prima. Namun, biaya yang dihabiskan untuk mobil pribadi bisa dibilang tidak sedikit, mulai dari membeli bahan bakar hingga biaya perawatan.

Mengingat mobil kamu merupakan mesin yang terdiri dari ratusan hingga ribuan komponen, demi mendukung mobilitas harian, maka kamu mesti rajin merawatnya. Coba lakukan beberapa cara dibawah ini agar kamu dapat menghemat biaya perawatan yang dilakukan. Berikut adalah tips-nya:

Hindari suku cadang abal-abal

Memang harga suku cadang palsu atau abal-abal lebih murah dibandingkan suku cadang asli. Hal ini tentu akan menggodamu dan membuatmu berpikir bahwa kamu dapat berhemat dengan membeli suku cadang palsu untuk mobil kesayanganmu.

Namun, ketahuilah bahwa suku cadang palsu justru dapat membuat permasalahan dan merusak kendaraan kamu di bagian yang lainnya. Niat kamu mencari untung, malah harus keluar banyak uang demi memperbaiki mobil yang kembali rusak karena menggunakan suku cadang palsu tersebut.

Selalu cek angin

Hal sepele ini bisa mendatangkan masalah besar dan bisa membuatmu merogoh kantong dalam-dalam, loh! Ya, apabila ban mobil kamu kempes sedikit saja sebaiknya kamu segera cek dan isi angin.

Selain membuat mobil membakar lebih banyak bensin karena perlu kerja ekstra, ban mobil kamu juga bisa mendadak pecah di tengah jalan. Kalau ban pecah, repot urusannya dan uang yang kamu miliki di dompet bisa terkuras habis.

(Baca juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Perpanjang Asuransi Kendaraan Meski Kredit Sudah Lunas)

Rutin ganti oli

Oli atau pelumas memainkan peranan yang sangat penting bagi mesin kendaraan termasuk mobil. Tidak hanya berperan sebagai pelumas mesin, oli memiliki kegunaan untuk menjadi pendingin, pelindung sparepart dari karat, menutup celah yang ada di dinding mesin dan sebagainya.

Maka dari itu sebaiknya kamu rutin ganti oli setiap 5000 kilometer atau 10.000 kilometer sekali sesuai jenis oli yang kamu gunakan pada mobil.

(Baca juga: Kena Begal, Apakah Asuransi Kendaraan Menanggung Klaimnya?)

Jangan pernah malas service

Jangan sekalipun bagi kamu menunda-nunda jadwal service rutin yang sebenarnya sangat menguntungkan dan membuat kamu berhemat. Memang secara kasat mata kamu menjadi lebih sering mengeluarkan biaya untuk perawatan mobil kamu, tapi hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan-kerusakan parah yang bisa membuat kamu keluar uang jauh lebih banyak.

Ketahuilah pada saat service rutin, beberapa komponen penting sepeerti rem, kondisi busi, power steering, pendingin mesin, AC dan sebagainya diperiksa demi menjaga kondisi mobil kamu tetap baik. Daripada menunda service satu kali dua kali dengan alasan berhemat beberapa ratus ribu rupiah, lalu kamu harus mengeluarkan uang jutaan rupiah karena kerusakan parah di mobil kamu nantinya lebih baik kamu lakukan service rutin deh!

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami