Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

4 Diet yang Akan Jadi Tren di 2019

by Rafly Aditia on 13 Januari, 2017

diet ampuh - CekAja.com

Selama ini banyak orang beranggapan bahwa diet sama dengan mengurangi asupan. Padahal persepsi itu salah, karena pada dasarnya diet merupakan pengaturan pola makan entah itu terkait porsi maupun nutrisi yang diasup tubuh.

Berbicara mengenai diet, ada beberapa jenis diet tertentu yang akan menjadi tren tahun ini. Apa saja? Baca artikel ini hingga tuntas:

Rainbow Diet

Rainbow diet merupakan diet yang dilakukan dengan memperhatikan daftar makanan sehat. Diet ini mengharuskan orang mengonsumsi makanan penuh warna selama satu hari penuh. Karena warna pada makanan khususnya sayuran dan buah menunjukkan kandungan yang ada di dalamnya.

Misalnya warna hijau, maka kamu perlu memakan sayuran dan buah-buahan seperti bayam, brokoli, seledri, mentimun hingga asparagus untuk mendapatkan energi dan memaksimalkan proses detoxifikasi dalam tubuh.

Jangan lupa juga konsumsi makanan berwarna kuning dan oranye yang terkenal sebagai makanan dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Kamu bisa memilih jeruk, lemon, hingga cabai kuning sekalipun.

Diet Paleo

Pernah dengar mengenai Diet Paleo? Mungkin kamu jarang mendengarnya, tapi kemungkinan besar pola diet satu ini bakal menjadi tren di tahun 2016. Sejatinya diet Paleo merupakan pola makan yang mengikuti prinsip-prinsip pada zaman dulu yang dipakai oleh nenek moyang manusia di zaman batu.

Kalau ingin menjalani diet paleo, kamu hanya boleh makan daging sapi daging ayam, daging babi, udang, cumi, ikan, dan sumber protein alami lainnya. Jangan lupa untuk mengonsumsi sayuran dan madu atau gula murni sebagai sumber karbohidrat. Diet ini dapat mencegah risiko diabetes dan penyakit jantung.

Diet Ketogenik

Diet satu ini merupakan diet yang menganjurkanmu untuk mengonsumsi makanan tinggi lemak, protein sedang, dan karbohidrat sangat rendah. Biasanya diet katogenik dilakukan untuk pengobatan penderita epilepsi dan berbagai penyakit lainnya.

Namun saat ini, diet ketogenik juga digunakan untuk melatih tubuh mengandalkan lemak sehat agar mengkonversinya menjadi energi. Diet satu ini tidak akan membuatmu merasa lapar berlebihan, justru sebaliknya. Selain itu, diet ketogenik juga terbilang efektif untuk menurunkan tekanan darah dan tingkat kolesterol.

(Baca juga: Gaya Hidup Hemat yang Patut Kita Tiru dari Pak Jokowi)

Diet Vegetarian

Di Eropa, diet Vegetarian telah menjadi hal yang cukup umum. Begitu pun di Indonesia beberapa waktu belakangan, mulai banyak muncul para vegetarian yang menghindari asupan protein hewani dan hanya makan sayur-sayuran.

Hal tersebut dapat dilihat menjamurnya restoran-restoran khusus vegetarian yang dimulai dari kota-kota besar. Tenang saja, walau hanya dengan memakan sayuran selama mau mengolahnya dengan sedikit lebih repot kamu bisa merasakan makanan yang lezat dan pastinya menyehatkan.

Daftar produk asuransi kesehatan terbaik di Indonesia di CekAja!

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.