Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

4 Strategi Agar Deposito Jadi Investasi Menguntungkan

by JTO on 6 Januari, 2015

tips kaya _ investasi - CekAja.com

Anda telah menentukan deposito adalah alat investasi yang ideal. Strategi apa yang harus Anda lakukan agar investasi ini lebih menguntungkan?

Dalam artikel sebelumnya, Mau Mulai Investasi yang Aman? Deposito Bisa Jadi Pilihan“, telah di jelaskan tentang segala hal yang wajib Anda lakukan saat ingin memulai deposito. Mulai dari pengertian deposito, hingga bunga deposito yang bisa di dapatkan.

Berikut adalah beberapa strategi agar deposito Anda lebih menguntungkan:

1. Tentukan Jangka Waktu

Tentukan berapa lama Anda berencana menaruh dana Anda. Hal ini tergantung dari kapan Anda membutuhkan dana tersebut, atau ketika Anda memiliki cadangan dana lain yang akan Anda gabungkan ketika deposito Anda jatuh tempo.

2. Pilih Jenis

Tentukan jenis deposito yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya, Anda ingin berinvestasi dalam jangka waktu 2 tahun dan tidak ingin terjebak dengan tingkat suku bunga rendah, maka jenis deposito berjangka adalah produk yang cocok. Bila khawatir membutuhkan dana tersebut secara tiba–tiba, coba pertimbangkan jenis deposito likuid / on call.

3. Bandingkan Suku Bunga

Setelah Anda tentukan jenis deposito yang Anda butuhkan, baru bandingkan produk deposito sejenis dari berbagai bank yang berbeda. Agar lebih mudah, cobalah untuk bandingkan deposito secara online.

4. Pisahkan!

Apa yang di pisahkan? Jawabannya adalah uang Anda. Maksudnya, jika Anda memiliki sejumlah dana yang cukup besar, maka Anda membaginya dalam produk deposito dengan jangka waktu berbeda.

Strategi ini memiliki istilah ladderingdan menjadi salah satu cara untuk mengurangi kekurangan sebuah produk deposito. Strategi ini dapat memberi akses likuiditas sebagian dari dana yang Anda miliki, dan melindungi dari fluktuasi tingkat suku bunga.

Bagaimana caranya?

Jadi, misalnya Anda ingin berinvestasi sebesar Rp 150 juta. Dengan menggunakan strategi ini, Anda membaginya menjadi Rp 50 juta dengan jangka waktu 1 tahun. Kemudian Rp 50 juta selanjutnya dengan jangka waktu 2 tahun, dan sisanya selama 3 tahun.

Kemudian, ketika setiap satu tahapan jatuh tempo, Anda dapat mengambilnya secara tunai atau menginvestasikannya kembali ke dalam durasi 3 tahun. Maksudnya agar siklus jatuh temponya akan kembali seperti semula.

Ada tiga keuntungan saat Anda memiliki deposito dengan strategi ini. Apa saja:

  • Mendapatkan uang tunai lebih cepat, namun bebas penalti
  • Tingkat suku bunga yang lebih baik, karena deposito cenderung berjangka panjang
  • Kesempatan mendapatkan tingkat suku bunga yang lebih tinggi ketika berinvestasi ulang

Sudah miliki komitmen untuk menempatkan uang Anda di deposito?

Bandingkan suku bunga deposito puluhan bank di Indonesia di sini. 

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami