Membuka akses finansial untuk jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

5 Alasan Bisnis MLM Tetap Laris Manis di Era Digital

by lhmdi on 1 April, 2016

bisnis untung - CekAja.com

Mendengar bisnis MLM atau Multi Level Marketing, sebagian masyarakat biasanya akan mengerutkan kening mereka dan bertanya-tanya apakah bisnis yang sempat populer di tahun 90-an ini masih menguntungkan?

Seperti yang sudah dikenal sebelumnya MLM atau memiliki kepanjangan Multi Level Marketing merupakan bisnis yang menggunakan strategi pemasaran berjenjang. Banyak yang bilang, menjalankan bisnis ini menguntungkan seperti orang yang memiliki kartu kredit.

Strategi ini mengarahkan tenaga penjual atau sales mendapatkan keuntungan tersendiri atau kompensasi atas nilai jual yang mereka hasilkan. Keunikan dari MLM ini adalah kompensasi ini tidak hanya berdasarkan nilai jual sebuah produk, namun juga nilai jual yang mereka dapatkan ketika mendapatkan seseorang yang mereka rekrut untuk menjadi anggota.

Tentunya kita sangat sering mendengar istilah-istilah  “Up Line” dan “Downline”, yang sangat akrab di bisnis MLM. Up Line merupakan sales yang sebelumnya sudah menjual sejumlah produk berdasarkan urutan rekrutan dan pendaftaran yang sudah berhasil dilakukan.

Selanjutnya, jika menguntungkan, Up Line akan diwajibkan untuk mendapatkan Downline dengan iming-iming mereka akan mendapatkan banyak kompensasi dari perusahaan.

MLM di Tengah Persaingan Digital

Lalu kenapa bisnis dengan konsep Multi Level Marketing ini akan tetap bertahan, meskipun penjualan sebuah produk menggunakan media digital semakin tinggi? Berikut beberapa alasan kenapa MLM tetap akan menjadi salah satu pilihan untuk menambah pundi-pundi uang.

1.Berkesempatan mendapatkan penghasilan tambahan

Menjalankan MLM berarti memiliki kemungkinan untuk menambah pundi-pundi uang dengan cara  menjual produk dan mendapatkan sales baru atau yang dikenal juga dengan down line.

Jika sudah memiliki tim sales yang sudah terstruktur dan memang punya “mental dagang” maka bisa dipastikan  penghasilan akan terus bertambah dan berlipat ganda.

Sementara itu, jika bekerja di sebuah perusahaan atau instansi pemerintah, pendapatan dibatasi sesuai dengan upah yang disesuaikan dengan peraturan dan undang-undang tenaga kerja. Potensi meraih keuntungan yang berlipat ganda inilah yang menjadi alasan kenapa bisnis MLM akan tetap bertahan di era digital sekarang.

2.Tidak membutuhkan karyawan

MLM bisa diibaratkan seorang reseller. Untuk menjualnya, seseorang tidak membutuhkan karyawan tambahan. Malahan dengan merekrut orang atau dikenal dengan istilah Downline  ini penghasilan justru bertambah.

Hal inilah yang memungkinkan bahwa bisnis MLM akan tetap tumbuh dan dipilih sebagai salah satu sumber pendapatan uang.

  1. Tidak memerlukan stok barang

Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya, pekerjaan ini hampir terlihat mirip dengan reseller. Jika kamu ingin mencoba bisnis ini, maka tidak perlu menempatkan barang-barang dari produk yang kamu tawarkan. Produk-produk tersebut akan tersedia jika si pembeli sudah setuju akan membeli barang tersebut.

Terlebih lagi MLM merupakan bisnis networking, dan lebih menekankan kepada kemampuan komunikasi dan meyakinkan bahwa apa yang kamu tawarkan dan jual berhasil mempengaruhi dan membuat seseorang tersebut ikut bergabung sebagai Downline.

  1. Lebih bebas

Dalam bisnis MLM membangun networking memungkinkan kamu melakukannya sesuai dengan waktu yang kamu miliki. Jadi, fleksibilitas dan kebebasan dalam menjalankan bisnis ini bisa kamu sesuaikan dengan waktu luang dimiliki.

Apalagi, pekerjaan ini tidak harus dilakukan mengikuti jam kantor yang dimulai dari pagi hingga sore hari. Menawarkan sistem MLM dan membangun networking pun bisa dilakukan malam hari atau saat bersosialisasi di tempat-tempat tertentu. Pekerjaan ini bisa dijadikan sebagai bisnis sampingan.

  1. Penawaran akan mimpi besar

Seperti yang diketahui, seseorang yang menggeluti MLM biasanya pandai memainkan kata-kata motivasi yang membangun dan menciptakan bahwa seseorang akan mau diajak atau terlibat dalam prosesnya.

Di sinilah peran komunikasi seseorang yang pandai dalam membangkitkan motivasi, karena dengan kalimat-kalimat yang diucapkannya akan membantu banyak orang untuk “bermimpi” memiliki kehidupan yang lebih baik.

Tentang Penulis

Penulis yang hobi traveling ke daerah pelosok yang belum terjamah.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami