Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

5 Alasan Wanita Lebih Panjang Umur Dibanding Pria

by hanna on 12 November, 2014

tips sehat pria dan wanita _ asuransi kesehatan - CekAja.com

Pria boleh saja dianggap lebih kuat dibanding wanita. Namun, baru-baru ini sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita memiliki harapan hidup lebih tinggi dibanding pria. Benarkah?

Hasil penelitian yang di rilis oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) ini menyatakan, wanita diklaim mempunyai harapan hidup atau usia yang cenderung lebih panjang daripada pria. Kesimpulan itu didapat oleh beberapa hasil studi yang memperlihatkan tingkat harapan hidup di Amerika Serikat.

Di kutip dari Health, penelitian tersebut menyebutkan bahwa warga usia lanjut memiliki rata-rata hidup hingga 78 tahun 9,5 bulan dengan tingkat harapan hidup lebih tinggi dimiliki oleh perempuan. Bahkan, peneliti memperkirakan seorang anak perempuan yang lahir pada 2012 dapat hidup hingga 81,2 tahun. Sementara bayi laki-laki yang lahir di tahun yang sama diperkirakan dapat hidup hingga usia 76,4 tahun, 5 tahun lebih sedikit daripada bayi perempuan.

(Baca juga: Anda Wanita? Pastikan 3 Risiko Ini Masuk dalam Perlindungan Asuransi Anda)

Mengapa wanita bisa lebih panjang umur dibanding pria? Ternyata, perbedaan tingkat harapan hidup tersebut terjadi karena beberapa hal. Apa saja? Berikut adalah alasannya:

1# Wanita lebih kuat dalam kandungan

Dikutip dari sumber yang sama,  Dr Marianne Legato, seorang professor dari Emerita of Clinical Medicine di Columbia University College of Pshycians and Surgeons (CDC), sekaligus direktur Foundation for Gender-Specific Medicine, mengatakan, laki-laki lebih rentan terhadap infeksi prenatal atau masalah lain di dalam kandungan saat dilahirkan. Selain itu perkembangan secara fisik laki-laki lebih lambat dibandingkan perempuan sebelum lahir. Hal itulah yang menyebabkan laki-laki lebih berisiko meninggal jika lahir prematur karena perkembangan belum sempurna, misal pada paru-paru dan otak.

2# Wanita penuh perhitungan

Pada alasan ini disebutkan, wanita memiliki lobus frontal otak yang berkembang lebih cepat daripada laki-laki. Keadaan fisik ini berhubungan dengan tanggung jawab dan risiko perhitungan, sehingga perempuan tidak mudah terkena cedera yang tak disengaja. Sebaliknya, cedera ini malah menjadi penyebab utama ketiga kematian pada laki-laki, dan hanya menjadi penyebab kematian keenam pada wanita.

3# Wanita lebih kuat hadapi penyakit jantung

Asuransi Kesehatan


Kita tahu, badan kesehatan dunia WHO pernah merilis bahwa penyakit jantung menjadi pembunuh nomor wahid bagi pria ataupun wanita. Sayangnya, kecenderungan perkembangan penyakit ini dan risiko meninggal paling cepat pada usia 30-an dan 40-an, dimiliki oleh pria.

Sebaliknya, perkembangan penyakit jantung pada wanita terjadi 10 tahun lebih lama, hingga masa menopause. Hal ini disebabkan karena wanita memiliki hormon estrogen yang membuat arteri lebih kuat dan fleksibel.

4# Sifat sosial wanita lebih kuat

Berdasarkan penelitian pada 2010 di Brigham Young University, kebiasaan seorang wanita untuk mengungkapkan kekhawatiran melalui curhat atau berbicara kepada orang lain, ternyata berdampak baik pada tingkat harapan hidup. Karena kebiasaan untuk memiliki hubungan sosial yang kuat itu, wanita dapat mengurangi risiko meninggal hingga 50%.

Namun, hal itu tentu berbeda dibanding seseorang dengan ikatan sosial yang rendah. Alasan ini juga menjadi alasan bahwa tingkat harapan hidup wanita lebih tinggi, karena pria cenderung menahan rasa kekhawatiran. Kabar baiknya, pria yang sudah menikah cenderung memiliki hidup lebih sehat dan hidup lebih lama.

5# Wanita lebih menjaga kesehatan

Beberapa penelitian menunjukkan, wanita lebih memperhatikan kesehatan dibanding pria. Persentasenya, pria 24% lebih sedikit mengunjungi dokter dalam setahun dibanding wanita. Menurut Agency for Healthcare Research and Quality, sekitar 22% pria melewatkan pengujian kolesterol. Sementara hasil survei yang dikutip dari Kaiser Family Foundation menunjukkan, lebih dari 28% pria tidak memiliki dokter reguler. Bahkan, disebutkan pula, satu dari lima pria tidak memiliki asuransi kesehatan.

 

Terlepas dari hasil penelitian tersebut, satu hal yang bisa di catat adalah dengan memiliki perlindungan kesehatan sejak dini. Ajukan asuransi kesehatan yang Anda butuhkan di sini. Dengan perlindungan kesehatan, Anda dapat mencegah kerugian yang akan timbul akibat penyakit yang akan diderita. Ayo antisipasi sekarang, demi untung di masa datang.

Tentang Penulis

Social media writer, coffee lover, twenty-something.