5 Bos Panutan Ini Rela Puasa Gajian Biar Gak PHK Karyawan

Pandemi akibat virus Corona atau Covid-19 telah memukul telak banyak perusahaan. Banyak usaha yang akhirnya gulung tikar lantaran tidak mampu bertahan di tengah pandemi ini.

Kalaupun ada yang masih beroperasi, perusahaan-perusahaan tersebut terpaksa memutus hubungan kerja (PHK) sebagian karyawannya.

Namun demikian, di tengah pandemi Corona yang belum tahu kapan berakhirnya ini ada beberapa CEO perusahaan yang bersedia memotong atau bahkan tidak menerima gajinya sepeser pun agar tidak ada karyawan yang dipecat.

1. Arne Sorenson, CEO Marriott International

Arne Sorenson CEO Marriott International - 5 Bos Panutan Ini Rela Puasa Gajian Biar Gak PHK Karyawan

Sebagai seorang CEO perusahaan kenamaan dunia, Arne Sorenson mengambil keputusan yang cukup gila untuk dirinya sendiri. Sorenson memutuskan tidak akan menerima gajinya seperak pun hingga akhir 2020.

Keputusan Sorenson tak terlepas dari kondisi yang menimpa dunia saat ini. Menurut dia, virus Corona atau Covid-19 ini bukanlah suatu hal yang biasa sehingga dibutuhkan respon luar biasa untuk menangani hal tersebut.

Sebagai seorang CEO jaringan hotel dunia yang bisnisnya sangat terdampak Corona, Sorenson juga memastikan langkahnya tersebut akan diikuti oleh jajaran eksekutif Marriott International. Namun, hal tersebut tidak akan seekstrem apa yang dilakukan Sorenson. Para direksi lain hanya akan digaji sebesar 50 persen dari biasanya yang mereka terima.

2. Ed Bastian, CEO Delta Airlines

Ed Bastian CEO Delta Airlines - 5 Bos Panutan Ini Rela Puasa Gajian Biar Gak PHK Karyawan

Langkah ekstrem lainnya guna menyelamatkan perusahaan dan karyawannya juga turut diambil oleh CEO Delta Airlines Ed Bastian. Bastian memutuskan untuk memberikan 100 persen gajinya selama 6 bulan ke depan kepada Delta Airlines untuk digunakan bagi kelangsungan perusahaan.

Hal itu disampaikan Bastian dalam sebuah memo yang ia kirimkan kepada seluruh karyawan Delta Airlines pada 13 Maret 2020. Selain keputusan untuk merelakan gajinya selama 6 bulan ke depan, memo tersebut juga berisi tentang bagaimana Covid-19 dapat memengaruhi jalannya perusahaan.

Bukan hanya gaji, Bastian dan segenap dewan direksi Delta Airlines juga memutuskan untuk melepas kompensasi yang mestinya mereka terima selama 6 bulan ke depan kepada perusahaan.

3. Edward Tirtanata, CEO Kopi Kenangan

Edward Tirtanata CEO Kopi Kenangan - 5 Bos Panutan Ini Rela Puasa Gajian Biar Gak PHK Karyawan

Tidak hanya dari luar negeri, CEO perusahaan dalam negeri pun turut mengambil kebijakan pemotongan gaji demi membantu para karyawannya. CEO Kopi Kenangan, Edward Tirtanata merelakan dirinya digaji hanya Rp1 per bulan mulai Maret 2020 hingga krisis akibat pandemi Corona bisa teratasi.

(Baca juga: Cerita Kopi Kenangan dan Fore Coffee yang Raih Suntikan Dana Milyaran)

Edward meyakini bahwa keputusannya tersebut bisa menjadi cara mempertahankan stabilitas keuangan Kopi Kenangan di kala krisis seperti ini. Langkah itu diambil Edward beriringan dengan kebijakannya yang tidak akan melakukan PHK terhadap barista dan karyawan tetap kopi kenangan.

4. Henry Lawrence Culp Jr, CEO General Electrics

Henry Lawrence Culp Jr CEO General Electrics - 5 Bos Panutan Ini Rela Puasa Gajian Biar Gak PHK Karyawan

Henry “Larry” Lawrence Culp Jr, CEO General Electrics juga memutuskan tidak akan mengambil gajinya. Larry akan memberikan gajinya sepanjang sisa tahun 2020 kepada perusahaan.

Hal itu dilakukan Larry sebagai salah satu upaya untuk bisa membantu finansial General Electrics di saat krisis seperti sekarang.

5. Danny Meyer, CEO Union Square Hospitality Group

Danny Meyer CEO Union Square Hospitality Group - 5 Bos Panutan Ini Rela Puasa Gajian Biar Gak PHK Karyawan

Danny Meyer yang merupakan CEO Union Square Hospitality Group dan pendiri Shake Shack menegaskan tidak akan mengambil gaji yang menjadi haknya.

Sebaliknya, Danny justru akan mendonasikan 100 persen gajinya untuk perusahaan tempat dia bernaung. Selain itu, dia juga menerapkan kebijakan pemotongan gaji hingga 80 persen untuk menjamin terbayarkannya gaji seluruh stafnya.

Gimana dengan bos besar di tempat kerja kamu? Apakah ia rela berkorban untuk menjamin kamu dan rekan-rekan kantor yang lain tetap gajian serta tidak kena PHK?

Semoga jawabannya iya ya. Nanti, kalau kondisi bisnis di Indonesia sudah normal lagi setelah Corona pergi, jangan lupa sampaikan terima kasih kepada beliau. Caranya bisa saja dengan berpatungan membelikan benda kegemarannya. Dengan begitu, harmoni tim dalam perusahaan tempat kamu bekerja akan semakin mantap.

Ingat, beli tanda terima kasihnya pakai kartu kredit CIMB Niaga saja ya. Supaya kamu bisa menggunakan promo dan diskon menarik dari CIMB Niaga, sehingga biaya patungannya jadi lebih terjangkau.

Pilih, ajukan, dan miliki kartu kredit CIMB Niaga lewat CekAja.com sekarang juga!