Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

5 Cara Aman Menggunakan Car Seat untuk Bayi

by Anes Saputra on 6 Februari, 2020

Penggunaan car seat atau jok mobil khusus anak terutama bayi berusia di bawah lima tahun (balita) berfungsi menjaga keamanan selama perjalanan. Akan tetapi, penggunaan car seat yang salah juga bisa berdampak fatal bagi anak-anak.

Agar kamu dan sang buah hati bisa selamat sampai tujuan saat berkendara dengan mobil pribadi, ini 5 cara aman menggunakan car seat yang perlu diketahui:

1. Gunakan Car Seat Berstandar SNI

Usahakan membeli car seat anak yang aman dan nyaman serta memenuhi SNI (Standar Nasional Indonesia). Lisensi SNI ini sebagai tanda kalau produk tersebut memang telah lolos uji dan berstandar nasional. Selain itu, sesuaikan ukuran jok dengan tinggi dan berat badan anak.

2. Letakkan di Kursi Belakang

Letakkan car seat anak di kursi belakang. Posisi ini dinilai lebih melindungi anak daripada kamu tempatkan di kursi depan apabila terjadi kecelakaan. Bukan hanya posisi, penggunaan tali pengaman pada car seat juga perlu diperhatikan.

3. Pastikan Tali Pengaman Terpasang

Ikatkan tali pengaman seat mungkin pada tubuh anak sehingga bisa melindungi anak saat terjadi benturan keras.

(Baca juga: Serba-serbi Penyakit Kawasaki, Radang Pembuluh Darah Langka yang Berbahaya Bagi Anak)

Begitu juga dengan ikatan car seat ke harness yang membuat posisinya tidak bergeser apalagi lepas saat diterpa hentakan keras.  

4. Jangan Terpengaruh Jarak

Jarak tempuh tidak boleh menjadi pertimbangan dalam memutuskan untuk menggunakan atau tidak menggunakan car seat. Karena kecelakaan dapat dialami siapapun, tanpa melihat jarak tempuh kendaraan.

Berdasarkan data dari Royal Automobile Club (RAC) asal Australia, lebih dari 20 persen orang tua dan kakek-nenek yang membawa anak-anak saat berkendara tidak menggunakan car seat.

Padahal berdasarkan laporan RAC, anak-anak dengan berat badan mulai 8 kilogram bisa terlempar dari kursi apabila kendaraan yang ditumpanginya mengalami kecelakaan. Efek terlempar dari kursi tersebut mirip jatuh dari gedung lantai 3.

(Baca juga: Review Produk Perlengkapan Anak Dari Alat Mandi hingga Bodysuit Terbaik)

“Sangat penting memiliki car seat khusus anak balita,” ujar Juru Bicara RAC, Sophie Steane.

5. Singkirkan Barang di Depannya

Posisi car seat anak harus terbebas dari tas atau pakaian di depannya. Usahakan seluruh barang bawaan dalam bentuk tas atau koper disimpan pada bagasi belakang. Sehingga jika mengalami kecelakaan, tidak ada benda yang menimpa balita tersebut.

Kalau kamu mau memberi perlindungan lebih bagi si buah hati, tidak ada salahnya melindunginya dengan asuransi kecelakaan atau asuransi jiwa yang bisa kamu pilih dan ajukan lewat CekAja.com.

Tentang Penulis

Anes Saputra

Artikulasi Sinekdoke