5 Cara Berjemur Matahari Paling Tepat dan Jam Terbaik Melakukannya

4 min. membaca Oleh CekAja on

Berjemur di bawah matahari menjadi tren pembicaraan akhir-akhir ini. Sebab, aktivitas ini dianggap dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga mampu menangkal serangan virus Corona atau Covid-19.

Cara Memilih Sepatu Lari yang Tepat dan Rekomendasinya 2020

Bukan isapan jempol belaka bahwa berjemur merupakan salah satu anjuran aktivitas yang perlu dilakukan agar terhindari dari virus Corona. Dengan berjemur di bawah sinar matahari pada waktu tertentu, manusia akan mendapatkan asupan vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh.

Vitamin D yang didapatkan dari sinar ultraviolet yang dipancarkan matahari bakal mampu menguatkan sel darah. Selain itu, vitamin ini juga meningkatkan sistem imunitas atau daya tahan tubuh.

Demi kesehatanmu, berikut ini tips berjemur di bawah sinar matahari yang bisa diterapkan, terlebih saat #DiRumahAja.

1. Gunakan lotion pelindung kulit

Sebelum berjemur di bawah sinar matahari, kamu dianjurkan untuk menggunakan lotion pelindung kulit atau tabir surya. Hal ini berguna untuk melindungi kulitmu agar tidak mengalami kerusakan akibat berjemur.

Namun, bukan berarti kamu bisa menggunakan sembarang lotion. Untuk melindungi kulitmu dengan maksimal, gunakanlah lotion yang mengandung SPF atau Sun Protection Factor minimal 30 atau lebih.

Oleskan secara merata di kulitmu, terutama di bagian tangan, kaki, dan wajah tapi hindari area mata. Lakukan pengolesan ini setidaknya 15 menit sebelum memulai berjemur di bawah matahari. Rentang waktu itu membuat kulit dapat menyerap lotion dengan baik sehingga dapat bekerja dengan efektif.

2. Sambil olahraga

Mentang-mentang berjemur, bukan berarti kamu harus berdiam diri saja di bawah matahari layaknya pakaian yang dijemur sehabis dicuci. Sembari berjemur, kamu bisa melakukan berbagai aktivtas fisik lainnya.

Salah satunya adalah olahraga. Manfaatkan dengan maksimal aktivitas berjemur ini. Saat berjemur, kamu bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan santai, berlari-lari kecil, atau sekadar main bola dengan buah hati di pekarangan rumah.

Tak hanya olahraga, kegiatan berjemur ini juga bisa kamu lakukan sembari menyapu halaman, menyiram tanaman, mencuci kendaraan, dan aktivitas lainnya. Intinya, jangan hanya sekadar berjemur. Banyak hal positif yang bisa kamu lakukan sembari mendapatkan asupan vitamin D secara alami ini.

3. Langsung kena kulit

Salah satu anjuran saat berjemur adalah agar sinar matahari langsung mengenai kulitmu. Luas bagian kulit yang terkena sinar matahari langsung tentu akan berpengaruh terhadap asupan vitamin D yang tubuhmu dapatkan.

Karena itu, usahakan meminimalkan bagian tubuh yang tertutup agar mendapatkan hasil maksimal dari aktivitas ini.

Bagi pria, hal ini mungkin tidak terlalu bermasalah. Dengan hanya menggunakan celana tanpa atasan lalu beraktivias di pekarangan rumah mungkin bukan hal yang tabu. Cara ini mungkin bisa dipilih oleh kaum Adam agar semakin luas kulit yang menerima sinar matahari langsung.

Bagaimana dengan kaum Hawa? Agar tidak tampil “terbuka” di luar rumah, para wanita bisa memilih bagian-bagian tertentu dari rumah yang tidak bisa terlihat oleh orang lain namun masih tersinari matahari dengan baik.

Carilah bagian rumah yang aman untuk wanita. Manfaatkan bagian ini untuk berjemur. Gunakan pakaian yang tidak terlalu tertutup sehingga matahari bisa menyinari kulitmu secara langsung.

4. Minimal 15 menit

Agar tubuh mendapatkan asupan vitamin D dari sinar matahari, kamu tidak perlu melakukan aktivitas berjemur dalam waktu yang lama. Hal itu mengingat kamu berjemur pada waktu sinar matahari sudah cukup panas.

Yang terpenting adalah luasnya permukaan kulit yang kena sinar matahari. Semakin luas atau banyak permukaan kulit yang disinari matahari, maka kamu akan semakin mendapatkan hasil yang maksimal.

Lakukan aktivitas berjemur ini selama 15-20 menit saja. Atau, setidaknya aktivitas ini bisa kamu akhiri begitu kulitmu mulai terasa panas. Hal ini bisa menghindari kerusakan pada kulitmu akibat berlebihan terpapar sinar matahari.

5. Banyak minum air putih

Berjemur di bawah sinar matahari langsung merupakan salah satu pilihan agar tubuh mendapatkan asupan vitamin D secara alami. Vitamin yang sama bisa kamu dapatkan dari makanan, seperti telur dan susu.

Jika ingin mendapatkan vitamin D secara mudah dan gratis, ya berjemur di waktu tertentu adalah satu-satunya pilihan. Bukan tanpa dampak, aktivitas ini bisa saja membuat kamu mengalami dehidrasi.

Untuk menghindari hal itu, minumlah air putih yang cukup saat kamu berjemur. Dengan begitu, kamu tetap terhidrasi dan tubuhmu pun mendapatkan asupan vitamin D.

Waktu terbaik berjemur

Perihal waktu terbaik untuk berjemur hingga saat ini masih menjadi perdebatan, bahkan di kalangan para ahli kesehatan sekalipun. Sedikitnya ada dua pendapat tekait hal ini, yang satu mengatakan waktu terbaik untuk berjemur adalah di pagi hari, sedangkan pendapat lainnya mengatakan waktu terbaik adalah di siang hari.

Namun, semuanya mengarah pada kesimpulan pada vitamin D yang dibutuhkan dari sinar matahari dinilai dapat diperoleh tubuh saat melakukan aktivitas berjemur sekitar pukul 10 pagi. Sinar matahari yang dipancarkan pada jam ini dinilai mampu meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh.

Selain itu, waktu yang tepat untuk berjemur bisa dilihat berdasarkan UV Index dari sinar matahari itu sendiri. UV Index merupakan ukuran kekuatan radiasi ultraviolet. Semakin tinggi angka UV Index, tingkat risiko kerusakan kulit akibat terpapar sinar matahari pun semakin tinggi.

Karena itu, pilihlah angka UV Index yang relatif rendah untuk berjemur. Untuk mengetahui angka ini, kamu bisa mendapatkan informasinya dari ramalan cuaca. Prediksi yang lebih spesifik pun bisa kamu ketahui dari layanan cuaca seperti aplikasi AccuWeather yang terdapat pada smartphone.

Itu dia tips berjemur di bawah sinar matahari dan waktu terbaik untuk melakukannya. Semoga dengan rutin berjemur dapat meningkatkan daya tahan tubuhmu sehingga mampu menangkal serangan virus yang menjadi sumber penyakit, termasuk virus Corona.

Kalau sudah berjemur, tetap lakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa ya. Buat kamu yang punya usaha, tetap semangat menjalankan bisnis kamu.

Misalnya kamu butuh modal tambahan untuk merintis bidang usaha baru yang sedang naik daun seperti masker, Alat Pelindung Diri (APD), dan hand sanitizer, ajukan kredit tanpa Agunan (KTA) dari Bank Permata.

Ingat, ajukannya lewat CekAja.com ya, karena prosesnya cepat dan syaratnya pun mudah. Ajukan sekarang!

Tentang kami

CekAja

CekAja