Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

5 Fakta Laga Atalanta vs Valencia, Biang Penyebaran Corona di Italia

by Miftahul Khoer on 7 April, 2020

Virus Corona atau Covid-19 telah menjadi sebuah pandemi lantaran menyerang lebih dari 100 negara yang ada di dunia. Virus dari Wuhan, China itu kemudian menyebar dalam waktu singkat ke banyak negara di benua Eropa, Asia, Amerika, dan bahkan Afrika.

Pesepakbola U-20 dengan Bayaran Termahal

Benua Eropa menjadi salah satu lokasi dengan penyebaran virus Corona yang begitu masif. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) per 5 April 2020, Spanyol dan Italia menjadi dua negara teratas di Eropa dengan kasus positif Corona. Total kasus positif Corona di Spanyol tercatat sebanyak 124.736 orang, sementara Italia sebanyak 124.632 orang.

Meski demikian, total kematian di Italia akibat serangan pandemi Corona tercatat justru paling besar, yakni sebanyak 15.362 orang. Adapun kota Milan dan Bergamo menjadi dua wilayah di Italia dengan jumlah kasus positif Corona terbanyak.

Dikutip dari situs resmi penanganan Corona di Italia per 5 April 2020, kasus positif Corona di kota Milan tercatat sebanyak 11.230 orang, sedangkan di Bergamo sebanyak 9.712 orang. Banyaknya kasus positif Corona di dua kota itu disebut-sebut sebagai imbas dari adanya sebuah pertandingan sepak bola yang digelar pada pertengahan Februari 2020 silam.

Laga itu melibatkan dua tim asal Italia dan Spanyol, yakni Atalanta dan Valencia. Laga antara kedua kesebelasan merupakan salah satu pertandingan pada babak 16 besar Liga Champions yang digelar pada 19 Februari 2020.

Laga tersebut kemudian dikatakan sebagai pertandingan yang menjadi sumber utama penyebaran virus Corona di Italia. Berikut fakta-faktanya.

1. Dilaksanakan di kota Milan

Milan dan Bergamo merupakan dua kota dengan kasus positif Corona terbanyak di Italia. Secara kebetulan, pertandingan antara Atalanta vs Valencia digelar di Stadion San Siro, kandang milik dua tim asal Milan, AC Milan dan Internazionale Milano.

Sementara, Atalanta merupakan tim kebanggaan kota Bergamo. Laga kedua tim memang terpaksa digelar di San Siro mengingat markas Atalanta di Atleti Azzuri d’Italia, Bergamo tidak lolos standar UEFA untuk dijadikan sebagai arena pertandingan Liga Champions.

(Baca juga: Korban Virus Corona Tembus 9.000 Orang, Italia Di-Lockdown!)

Oleh karena itu, pendukung Atalanta yang berasal dari Bergamo pun berduyun-duyun datang ke Milan untuk menyaksikan tim favoritnya bertanding. Faktor-faktor itu yang kemudian semakin menguatkan mengapa pertandingan ini disebut sebagai sumber utama penyebaran virus Corona di Italia.

Fakta Laga Atalanta vs Valencia Biang Penyebaran Corona di Italia

2. Disaksikan 40.000 penonton

Pertandingan antara Atalanta vs Valencia disaksikan lebih dari 40.000 penonton yang terdiri dari pendukung Atalanta dan juga Valencia. Kondisi tersebut tentunya menjadi makanan empuk bagi virus Corona untuk tersebar secara cepat dan masif.

Banyaknya pendukung Atalanta yang hadir di pertandingan itu tak terlepas dari penampilan apik Atalanta di Liga Champions sepanjang musim ini. Pertandingan melawan Valencia merupakan pencapaian bagi Atalanta lantaran menjadi ajang pertama mereka di babak 16 besar Liga Champions.

Kondisi tersebut tentu membuat para pendukung Atalanta tidak ingin ketinggalan mendukung tim favoritnya dan hadir di stadion menjadi satu-satunya cara menunjukkan dukungan terhadap Atalanta.

3. Bom biologis

Pertandingan Atalanta vs Valencia disebut sebagai bom biologis virus Corona di Italia. Pernyataan itu keluar dari mulut Wali Kota Bergamo Giorgio Gori menanggapi apa yang terjadi di Lombardia (provinsi di Italia yang menjadi tempat bernaungnya Milan dan Bergamo) pada umumnya, dan Bergamo khususnya.

Dikutip dari Marca, Gori menyatakan bahwa pertandingan itu merupakan bom biologis dan dia beserta seluruh staf pemerintahan di Bergamo tidak tahu apa yang terjadi. Dia meyakini bahwa jika kala itu virus Corona mulai merebak, maka sekitar 40.000 lebih penggemar yang datang ke San Siro (Milan) sudah pasti terinfeksi.

4. Menular hingga Spanyol

Pertandingan antara Atalanta melawan Valencia juga turut membawa petaka bagi Spanyol. Dalam laga tersebut diperkirakan ada sekitar 2.500 suporter Valencia yang hadir di Stadion San Siro.

Suporter itu disebut-sebut terinfeksi virus Corona yang kemudian membawanya tersebar ke Spanyol. Berdasarkan situs kemenkes Spanyol, jumlah kasus positif Corona di Valencia sampai saat ini adalah sebanyak 7.184 orang.

5. Menginfeksi pemain

Partai babak 16 besar Liga Champions antara Atalanta vs Valencia juga menjadi malapetaka bagi sejumlah pemain dari kedua tim. Valencia terkena dampak paling parah karena 35 persen rombongan, terdiri dari staf dan pemain yang dibawa bertandang ke Milan saat itu positif terinfeksi Corona.

(Baca juga: 5 Pemain Muda Liga Italia Terbaik)

Beberapa pemain andalan Valencia seperti Ezequiel Garay, Jose Gaya, dan Eliaquim Mangala positif terinfeksi Corona pada awal Maret silam. Selain itu ada beberapa staf juga yang dikonfirmasi oleh manajemen Valencia positif terinfeksi Covid-19.

Sementara itu, pemain Atalanta juga tidak luput dari serangan virus Corona. Salah seorang pemain Atalanta yakni Marco Sportiello dikonfirmasi menjadi pemain pertama Atalanta yang positif terinfeksi Covid-19.

Nah, setelah membaca informasi tadi, kamu yakin masih berani sembarangan ke luar rumah dan berkumpul dengan banyak orang untuk hal-hal yang tidak perlu?

Sementara waktu ini mending di rumah saja, dan berbuat hal positif untuk membantu sesama. Jangan lupa lindungi diri dan keluarga dengan asuransi kesehatan yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan di CekAja.com.

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.