Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

5 Fakta Wisma Atlet yang Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona

by Miftahul Khoer on 23 Maret, 2020

Berbagai upaya untuk menanggulangi wabah virus Corona terus dilakukan pemerintah. Misalnya mengeluarkan anggaran hingga merujuk tempat-tempat yang nantinya dijadikan tempat isolasi untuk pasien yang terinfeksi virus Corona, seperti Wisma Atlet contohnya. 

daftar rumah sakit rujukan Corona

Wisma Atlet yang selesai dibangun pada 2017 dulunya digunakan sebagai tempat menginap para atlet yang berlaga di Asian Games 2018.

Tapi ada fakta yang harus kamu ketahui soal Wisma Atlet yang bakal dijadikan tempat isolasi pasien infeksi Corona ini.

Berikut 5 fakta menarik Wisma Atlet bekas Asian Games dijadikan lokasi isolasi pasien virus Corona.

(Baca juga: Yuk Periksakan Diri, Cek Harga Tes Corona di Berbagai Balai Pengobatan)

1. Beroperasi karena lonjakan pasien positif

Salah satu upaya pemerintah dalam melakukan penanganan wabah Corona adalah menyiapkan rumah sakit darurat seperti Wisma Atlet sebagai tempat Isolasi. 

Hal itu dilakukan sejalan dengan terus melonjaknya jumlah pasien terinfeksi dan meninggal dunia.

Tercatat hingga kemarin, jumlah warga Indonesia yang positif mengidap korona sebanyak 514 orang dengan korban meninggal dunia 48 orang.

Keprihatinan makin tinggi lantaran penyebaran wabah ini menunjukkan grafik naik dengan tingkat kematian yang tergolong tinggi yakni 8,6%.

Karena itu, penyediaan rumah sakit khusus dan rumah isolasi hal yang sudah sepatutnya dilakukan. Wisma Atlet dijadikan RS darurat tersebut berkapasitas 2.500 kamar bagi pasien dengan gejala ringan virus Covid-19.Fakta Wisma Atlet yang Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona

 

2. 700 tenaga kerja rampungkan Wisma Atlet

Guna menyelesaikan pembangunan rumah sakit darurat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengerahkan 700 orang pekerja. 

Banyaknya jumlah pekerja sejalan dengan target penyelesaian proyek yang diharapkan selesai dalam kurun waktu 4 hari. 

Meskipun begitu, aspek keamanan dan juga kualitas bangunan tetap tidak  luput dari pantauan Pemerintah. Fasilitas yang ada didalam Wisma Atlet juga sudah disesuaikan dengan protokol kesehatan yang ada. 

3. Ada 4 Tower Disiapkan sebagai lokasi penanganan

Seperti dijelaskan Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid bahwa ada empat tower yang disiapkan di Wisma Atlet Kemayoran antara lain tower 1, 3, 6 dan 7. Dari keempat tower itu diperkirakan bisa menampung pasien yang cukup banyak. 

Untuk tower 6, rencananya akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien corona. Pasien akan ditampung dilantai 1 hingga 24. 

Sebagai catatan, Wisma Atlet yang sudah dialihfungsikan dapat menampung 1.750 orang dengan jumlah kamar mencapai 650 unit. 

Jadi setiap kamar bakal berisi 2 hingga 3 pasien, Dipilihnya  Wisma Atlet tidak terlepas dari kemampuannya yang bisa dibuat bertekanan udara negatif. 

4. Kerjasama banyak pihak

Singkatnya waktu pengerjaan pembangunan rumah sakit darurat Wisma Atlet ini, tidak terlepas dari kerjasama banyak pihak yang turut serta merampungkan dan mendorong pembangunannya.

Persiapan pembangunan beberapa BUMN lainnya yang ditunjuk, seperti seperti PT PP (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Sementara untuk pengaturan kamarnya sendiri dikerjakan oleh Hotel Indonesia Natour yang sudah terpercaya kredibilitasnya dalam mengatur rumah sakit darurat yang sesuai dengan kriteria fasilitas.

(Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Karantina yang Perlu Dilakukan Selama Corona)

5. Bisa mulai dipakai Senin Tanggal 23 Maret 2020

Wisma Atlet ini bisa digunakan Senin tanggal 23 Maret 2020. Sebab progres pembangunan RS Darurat Covid-19 tersebut sudah diperkirakan dapat rampung pada Minggu, 22 Maret 2020.

Menurut Khalawi, Direktur Jenderal Perumahan, sebagian logistik seperti peralatan medis dan tim medis akan mulai masuk RS Darurat Covid-19 mulai Sabtu (21/3/2020). 

Diharapkan pada hari Senin (23/3/2020) sudah dapat beroperasi guna merawat pasien yang dikoordinasikan oleh Rumah Sakit RSPAD Gatot Subroto.

Itulah 5 fakta tentang Wisma Atlet yang dijadikan sebagai rumah sakit darurat sebagai salah satu upaya dalam menangani wabah virus Corona yang melanda Tanah Air.

Dengan adanya upaya ini, semoga menjadi solusi yang benar-benar bisa dirasakaan manfaatnya. Kamu yang berkesempatan bisa bekerja dirumah, jangan sia-siakan kebijakan tersebut. 

Karena tidak semua pekerjaan bisa dikerjakan dirumah. Masih banyak teman-teman kita yang masih berjibaku mencari nafkah di luar demi menghidupi keluarga. 

Sambil bekerja dirumah kamu juga bisa menambah pundi-pundi penghasilan melalui bisnis online. Urusan modal tidak usah ragu, akses Kredivo dan kamu bisa mendapatkan dana tunai secara cepat. 

Selain itu, kamu juga bisa berbelanja online tanpa harus keluar rumah dan tanpa kartu kredit lo. Cukup pakai platform Kredivo. 

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.