Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

5 Hal yang Sebabkan Dolar Jadi Mata Uang Dunia

by Surtan Siahaan on 27 November, 2017

banyak uang - CekAja.com

Dolar Amerika Serikat hingga kini dijadikan sebagai mata uang dunia. Tak heran bila banyak negara di dunia menjadikannya sebagai cadangan devisa.

Indonesia pun jadi salah satu negara yang menjadikan dolar serta emas sebagai cadangan devisa. Lantas, apa saja sih faktor yang menyebabkan dolar Amerika Serikat ini begitu berpengaruh bagi perekonomian dunia? Simak ulasannya berikut ini.

Dolar AS salah satu mata uang paling stabil

Alasan pertama mengapa dolar digunakan sebagai mata uang internasional karena pergerakannya yang relatif stabil. Jika dibandingkan dengan banyak mata uang negara maju, dolar memang punya nilai tukar cukup tinggi meski pergerakannya tidak liar.

GDP Amerika Serikat sangat besar

Dolar tidak akan punya peranan sevital ini dalam perekonomian dunia jika Amerika Serikat bukan lah negara dengan Gross Domestic Product (GDP) terbesar. Sekadar informasi saja, pada tahun 2016 GDP AS mencapai US$ 18,57 triliun. Sebagai komparasi, GDP Indonesia di tahun yang sama hanya mencapai US$ 932,3 miliar.

GDP ini mencerminkan kekuatan perekonomian suatu negara. Semakin tinggi volume transaksi lintas negara dan GDP-nya maka semakin tinggi pula permintaan negara lain terhadap mata uang dolar AS. Karena AS ini termasuk salah satu negara industry terbesar di dunia, tak heran jika banyak negara yang membutuhkan mata uang dolar untuk mengimpor barang-barang produksi dari negeri Paman Sam.

AS memiliki kekuatan militer terbesar

Dolar kerap dijadikan sebagai cadangan devisa karena nilainya yang stabil. Penyebabnya bukan hanya karena perekonomian AS yang besar melainkan minimnya risiko perekonomian pada negara ini. Maklum, ancaman yang bisa menggangu hanya sedikit termasuk ancaman keamanan karena AS merupakan salah satu negara dengan kekuatan militer yang sangat besar.

AS pun menjadi satu di antara lima negara yang menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Karenannya, banyak kalangan merasa aman menyimpan dolar AS.

AS adalah pemenang perang dunia kedua

Seperti kita ketahui, Amerika Serikat merupakan negara pemenang perang dunia kedua. Hasil ini ternyata berdampak penting bagi kekuatan mata uang dolar di kemudian hari. Alasannya, AS terlibat dalam pemulihan banyak negara yang hancur akibat perang dunia dengan menggelontorkan banyak dana bantuan dalam bentuk dolar. Inilah yang menjadi tonggak dolar Amerika Serikat diterima di banyak negara.

Politik dan pemerintahan AS dianggap stabil

Permintaan dolar AS juga tak sedikit datang dari para investor valuta asing. Dolar mereka anggap menjadi mata uang yang stabil karena cerminan dari politik dan pemerintahannya.

Negara dengan pemerintahan yang tidak stabil memang cenderung memiliki mata uang yang nilai tukarnya naik turun. Lihat saja negara-negara afrika yang mengalami inflasi besar-besaran seperti Zimbabwe.

Amerika Serikat sendiri hingga masa pemerintahan Donald Trump yang penuh kontroversi tetap dipandang sebagai negara dengan pemerintahan yang stabil karena nilai-nilai demokrasi yang sudah tertanam sejak dulu.

Tips untung investasi dolar AS

tips sukses dan kaya - CekAja.com

Seperti sudah disinggung sekilas di atas, permintaan dolar Amerika Serikat tidak hanya datang dari pelaku impor atau pemerintahan melainkan juga orang perorangan yang ingin berinvestasi. Dolar memang bisa mendatangkan keuntungan dengan memanfaatkan selisih harga beli dan harga jualnya.

Perlu diketahui juga bahwa saat ini terdapat banyak kebijakan yang mengatur pembelian valuta asing. Salah satunya pembatasan pembelian dolar maksimal US$ 25 ribu per bulan dari sebelumnya sebanyak US$ 100 ribu per bulan.

Jika ingin membeli dolar di atas ketentuan maksimal tersebut, pembeli wajib memiliki underlying transaksi.

Meski potensinya menarik, investasi valas tidak bisa sembarangan. Jika salah, bukan tidak mungkinkan pelakunya mengalami kerugian. Nah, untuk menghindari kerugian dan bisa sukses bisnis valas, berikut ini tips yang bisa dilakukan.

Beli dolar di saat harga turun

Pemain valas biasanya rutin membeli dolar. Tujuannya agar ketika harga bergerak turun kita tidak mengalami kerugian dalam karena dolar dibeli dengan harga bervariasi. Namun, ketika harga dolar turun, pemain valas wajib melakukan aksi beli sebanyak mungkin.

Pasang target keuntungan dan kerugian

Jangan rakus jika ingin sukses bermain valas. Nah, agak tak terjebak emosi sesaat, sebaiknya selalu patok keuntungan dan kerugian. Misalnya, selalu jual ketika untung sudah mencapai 30%. Tidak memiliki patokan untung bisa membuat kita terkecoh dengan terus menahan padahal ketika akan menjual, nilai tukar dolar sudah turun.

Jangan terlalu lama menyimpan dolar

Nilai tukar dolar sulit diprediksi untuk jangka waktu panjang. Bila ingin berinvestasi untuk jangka panjang, sebaiknya pilih instrument reksadana atau saham. Menyimpan dolar sebaiknya dibatasi untuk jangka waktu tak lebih dari 12 bulan alias satu tahun.

Lakukan survei sebelum menjual dan membeli

Biasanya money changer atau bank memiliki kurs tukar yang berbeda-beda. Jika ingin serius berinvestasi dolar, sebaiknya lakukan survei sebelum membeli atau menjual. Cari tempat dengan harga jual dolar paling tinggi dan harga beli yang paling rendah. Dengan demikian keuntungan yang bisa diraih jadi lebih maksimal.

Tentang Penulis

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami