5 Inovasi di Bidang Kesehatan Untuk Redam Corona

3 min. membaca Oleh CekAja on

Merebaknya virus novel corona ke ratusan negara masih menyimpan tanya. Kapan bencana ini akan berakhir. Beragam upaya sudah dan terus dilakukan demi membendung juga melumpuhkan terjangan virus penyebab pneumonia akut tersebut. Mulai dari dilakukannya inovasi di sektor kesehatan hingga inovasi yang berbasis teknologi.

5 Inovasi di Bidang Kesehatan Untuk Redam Corona

Semua dilakukan dengan harapan virus tersebut bisa segera hilang dari bumi kita tercinta.

Sejak awal munculnya Covid-19 di akhir Desember 2019 lalu hingga sekarang (3/4). sebanyak 1 juta orang dilaporkan sudah terjangkit virus tersebut.

Banyaknya infrastruktur kesehatan yang ada di dunia tampaknya tidak dapat mengimbangi masifnya penyebaran Covid-19.

Dalam waktu yang hanya berjarak 3 bulan, beberapa negara langsung melakukan karantina di wilayahnya, sebanyak 181 negara dilaporkan sudah kedatangan virus tersebut.

Tetapi warga dunia juga tidak tinggal diam. Hasil dari penelitian dan juga kemajuan teknologi digunakan untuk menghadang laju penyebaran virus.

Mulai dari penggunaan artificial intelligence (AI) sampai hadirnya helm canggih yang bisa memantau suhu tubuh manusia.

Nah menyambut Hari Kesehatan Dunia yang jatuh pada tanggal 7 April, berikut merupakan 5 inovasi di bidang Kesehatan yang hadir untuk mengatasi terjangan novel corona.

(Baca juga: Benarkah Perokok dan Vapers Rentan Terkena Corona? Ini Penjelasannya)

1. Robot AI untuk identifikasi pergerakan virus dan kembangkan vaksin

Proses identifikasi dan deteksi pergerakan virus merupakan hal penting untuk bisa mengurangi laju penyebarannya.

Caranya adalah dengan memanfaatkan informasi yang berserak di jejaring sosial maupun pernyataan resmi pemerintah.

Adalah Bluedot, perusahaan yang menciptakan robot berbasis artificial intelligence (AI) untuk dapat melakukannya di Wuhan, Cina.

Bahkan melalui kecerdasa buatan yang berhasil di produksinya, berhasil mendeteksi keberadaan virus beberapa hari sebelum adanya konfirmasi langsung dari negeri tirai bamboo tersebut.

Tidak mau ketinggalan, raksasa perusahaan teknologi, Microsoft juga ikut bergabung dalam aktivitas tersebut.

Perseroan juga telah meluncurkan panel interaktif untuk bisa mengikuti evolusi virus secara real-time.

Pengembangan teknologi AI juga dilakukan untuk mendeteksi penyakit.

Caranya adalah dengan memanfaatkan big data dan riwayat pasien.

Hal itu merupakan buah cipta dari Infervision yang berkolaborasi dengan Alibaba.

Selain itu, AI juga digunakan untuk membuat formulasi yang tepat guna menciptakan vaksin novel corona.

Caranya adalah kecerdasan buatan tersebut digunakan untuk membuat model, menghitung peluang hingga mempersempit waktu uji coba.

2. Helm pembaca suhu tubuh

Di Cina, inovasi teknologi terus dihadirkan untuk mengurangi penyebaran virus novel corona.

Menyandang predikat sebagai negara asal virus membuat Cina melakukan banyak menghadirkan terobosan di bidang teknologi.

Terbaru, “pabrik” dunia itu berhasil membuat helm pembaca suhu tubuh. Dalam produk baru tersebut disematkan juga teknologi infra merah dan juga sistem virtual reality.

Jadi, petugas yang berada di lapangan bisa melihat suhu tubuh setiap orang yang lewat.

Jika ada yang berada di atas suhu rata-rata, maka petugas bisa langsung melakukan tindakan untuk mencegah penyebaran.

Jika kamu pernah melihat film sci-fi Universal Soldier, kamu tentu tidak asing dengan helm yang digunakan para tentara yang mampu melihat panas tubuh dan kemampuan lainnya.

Nah helm canggih besutan Kuang Chi Technologies itu sekilas memiliki kemampuan layaknya di film tersebut.

Sebagai catatan, helm tersebut dinilai memilki tingkat akurasi yang tinggi dan mampu membaca suhu tubuh 100 orang sekaligus.

3. Cincin pendeteksi suhu tubuh

Bagi para pekerja medis yang bekerja di garis depan dalam aktivitasnya melawan novel corona dibekali oleh Cincin canggih yang bisa mendeteksi suhu tubuh.

Selain itu, cincin tersebut juga bisa digunakan secara terus menerus untuk memantau pola tidur, denyut jantung dan tingkat aktivitas harian.

Melalui cincin canggih ini, proses isolasi diri dapat dilakukan secara lebih cepat.

Karena begitu kamu merasa kurang sehat, lalu suhu tubuh meningkat dan muncul juga beberapa gejala yang mengarah ke infeksi Covid-19, akan terdeteksi di cincin tersebut.

Cincin tersebut dinamakan sebagai cincin oura. Saat ini produk canggih itu sudah didistribusikan ke banyak rumah sakit di luar negeri.

4. Drone pemantau suhu

Drone yang dimodifikasi untuk bisa membaca suhu tubuh di jalan juga digunakan Cina.

Drone tersebut di terbangkan di pusat keramaian untuk membaca citra panas dari pantauan udara.

Selain itu, salah satu inovasi di bidang kesehatan tersebut juga difungsikan untuk mengangkut sample medis dari dan ke rumah sakit. Jadi tidak ada kontak langsung yang terjadi.

Pengembangan teknologi dilakukan mengingat asal mula penyebaran virus Covid-19 digadang-gadang berasal dari Cina.

(Baca juga: 5 Hal Positif yang Bisa Kita Pelajari dari Wabah Corona)

5. Robot pelayan pasien

Demi mempersempit celah penularan dari pasien ke tenaga medis, Tim dosen Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) bekerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Airlangga tengah mengembangkan robot pelayan pasien.

Inovasi kesehatan tersebut digenjot mengingat jumlah tenaga medis yang gugur di Indonesia sudah mencapai 19 orang.

Nantinya robot tersebut akan dapat mengantarkan makanan, pakaian serta peralatan lainnya yang dibutuhkan pasien.

Operasionalisasinya sendiri akan dijalankan oleh tenaga medis secara remote.

Pengembangan juga terus dilakukan, tim peneliti saat ini juga tengah mengembangkan robot yang bisa bergerak secara otomatis.

Selain di sektor kesehatan, pengembangan teknologi juga terjadi di sektor keuangan.

Salah satunya adalah dengan hadirnya Julo, penyedia pinjaman online yang cepat dan mudah.

Di tengah pandemi corona, kamu bisa memanfaatkan fasilitas pinjaman dari Julo untuk berbisnis alat kesehatan secara online.

Tentang kami

CekAja

CekAja