Membuka akses finansial untuk jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

5 Keuntungan Berinvestasi

by hanna on 10 September, 2014

Memiliki uang berlebih dan bingung menghabiskannya ke mana? Anda bisa memilih investasi untuk menghabiskan uang berlebih, sekaligus mendapatkan uang tambahan. Selain itu, Anda bisa mendapatkan berbagai keuntungan lain. Apa saja?

1. Terhindar dari utang

Penghasilan berlebih terkadang membuat beberapa orang tergoda untuk membeli barang-barang di luar kebutuhan, seperti gadget seri terbaru, barang-barang branded, dan paket tur liburan ke tempat favorit. Kartu kredit sering menjadi solusi untuk memuaskan keinginan tersebut. Tapi, jika kartu kredit digunakan tanpa kontrol maka Anda akan menghadapi utang yang bertumpuk. Lain cerita jika Anda menghabiskan penghasilan ekstra dalam investasi. Anda dapat menghindari sifat konsumtif dan utang. (Baca juga: Mau mulai investasi di deposito, tepat gak sih?)

2. Nilai aset atau kekayaan terlindung dari pengaruh inflasi

Data menunjukkan, dalam lima tahun terakhir (30 April 2009-30 April 2014) inflasi di Indonesia mencapai 29,52%. Hal ini menyebabkan daya beli uang Anda melemah meski jumlah uang tetap.  Jadi, jika pada 2009 Anda bisa membeli tempe goreng seharga Rp 500, pada 2014 menjadi Rp 1.000. Namun, Anda bisa menghindar dari pengaruh inflasi ini dengan menempatkan uang dalam investasi.

3. Nilai aset atau kekayaan meningkat

Menurut Edhi Widjojo, President Director AXA Asset Management Indonesia, dengan melakukan investasi maka uang Anda akan berkembang: 33,82% bila menggunakan deposito sebagai instrumen investasi; 45,88% dengan instrumen investasi emas; 79,62 investasi pada obligasi; dan 180,94% bila menggunakan saham sebagai kendaraan investasi.

4. Memenuhi kebutuhan di masa depan

Dengan berinvestasi, Anda dapat mencapai suatu target keuangan, yang kemudian digunakan untuk membeli sesuatu, misal rumah dan mobil. Anda akan lebih cepat menjangkau nilai uang dengan berinvestasi daripada hanya dengan menabung. (Baca juga: 4 Langkah Agar Gaji Tidak Cepat Habis)

5. Sebagai bagian dari perencanaan keuangan

Investasi pun dapat Anda gunakan untuk persiapan pensiun. Investasi dengan return tinggi seperti investasi saham dapat dipakai untuk menyiapkan dana pensiun yang membutuhkan waktu lama. Persiapan dana pensiun sesuai dengan karakter investasi saham yang cenderung memberikan hasil maksimal bila dilakukan dalam jangka waktu panjang. Namun, sebaiknya semakin mendekati pensiun porsi investasi saham harus semakin menurun, digantikan investasi yang lebih konservatif, seperti obligasi, emas, deposito atau properti.

 

 

Ingin mulai berinvestasi dari dana hasil jual rumah lama? Ini tips tentukan harganya.

 

Tentang Penulis

Social media writer, coffee lover, twenty-something.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami