Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

5 Kondisi yang Membuktikan Kamu Sangat Butuh Asuransi Kendaraan

by Rafly Aditia on 11 Mei, 2016

Memiliki kendaraan pribadi bisa sangat mendukung aktivitas dan mobilitas orang. Sayangnya, masih banyak yang belum sadar betapa tingginya risiko yang mungkin saja menimpa mobil kesayangan di jalan. Kalau sudah rusak dan bobrok, baru deh pusing memikirkan tagihan bengkel.

Padahal, risiko tersebut bisa diminimalisir dengan melindungi kendaraan dengan asuransi kendaraan. Bahkan bisa dibilang bahwa asuransi kendaraan adalah hal yang wajib dimiliki kalau kamu punya mobil pribadi. Mengapa? Berikut ini ada 5 kondisi yang menunjukkan bahwa kamu benar-benar butuh asuransi kendaraan:

Kendaraan dipakai setiap hari

Berhubung kendaraan kamu pakai untuk mobilitas sehari-hari, mulai dari pergi ke kantor hingga hingga belanja ke pasar. Maka, risiko terjadinya kecelakaan juga semakin meningkat. Bukan cuma itu saja, semakin sering kendaraan dipakai maka perawatannya juga harus semakin intensif.

Pada kondisi inilah kamu mau gak mau membutuhkan asuransi. Dibanding harus keluar uang banyak ketika terjadi hal-hal yang gak diinginkan, dengan asuransi maka beban biaya tersebut bisa dialihkan dari kantongmu.

Jumlah kecelakaan di jalan cenderung tinggi

Berdasarkan laporan dari Korps Lalu Lintas Mabes Polri, sampai bulan September 2015 lalu kecelakaan lalu lintas masih berada di kisaran yang sangat tinggi. Total ada lebih dari 23 ribu kasus kecelakaan lalu lintas di mana tidak kurang dari 23 ribu korban meninggal dunia.

Biasanya kecelakaan terjadi karena faktor human error dan indisipliner pengendara, serta faktor-faktor lain. Angka kecelakaan yang tinggi ini menjadi alarm bagi kamu yang punya kendaraan, risiko terjadinya kecelakaan yang bisa membuat mobil kamu rusak benar-benar menghantui.

Saat hujan makin rawan

Biasanya, ketika musim hujan tingkat kecelakaan meningkat. Kondisi jalanan yang licin, jarak pandang yang terbatas serta faktor kecil lainnya menjadi penyebab jalanan makin rawan. Apalagi kalau kamu melintasi jalan tol saat hujan lebat, bisa saja kamu melihat atau mengalami kecelakaan. Entah itu hanya sekedar menyerempet atau justru tabrakan beruntun. Kalau sudah kecelakaan dan mobil rusak? Duh, pasti pusing deh mikirin biaya perbaikannya di bengkel.

(Baca juga: Serba-serbi Dana Darurat yang Bisa Jadi Penyelamat di Masa Depan)

Makin macet, makin berisiko

Kalau yang satu ini biasanya terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta. Biasanya pada saat jam berangkat dan pulang kerja, hampir semua jalanan utama macet karena banyaknya kendaraan. Bahkan, menurut penelitian yang dipublikasi oleh Castrol Magnetec, Jakarta dinobatkan sebagai salah satu dari 10 kota termacet di dunia pada tahun 2015.

Karena itu kamu berisiko besar tertimpa sial di jalanan. Dengan banyaknya kendaraan yang berhimpit-himpitan di jalanan maka risiko terserempet dan membuat mobil lecet semakin tinggi.

Banyak pengendara ugal-ugalan

Sudah gak bisa dipungkiri deh, kalau di kota-kota besar seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang dan sekitarnya banyak sekali pengendara yang ugal-ugalan. Apalagi ketika dalam kemacetan, mulai dari pengendara motor hingga angkutan umum acap kali melanggar peraturan yang bisa menyebabkan kecelakaan di jalan. Jadi, masih berani berpikir kalau kendaraan kamu gak berisiko mengalami kecelakaan?

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami