Membuka akses finansial untuk jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

5 Penyakit Mematikan Ini Sering Menyerang Wanita, Namun Bisa Diderita Pria

by Ariesta on 12 Juli, 2017

penyakit wanita yang bisa diderita pria _ asuransi kesehatan - CekAja.com

Beberapa penyakit mematikan identik dengan wanita. Sebut saja kanker serviks dan kanker payudara.

Selain itu kelainan tiroid dan infeksi saluran kemih juga lebih banyak diderita wanita karena perbedaan hormon dengan pria.

Namun bukan berarti penyakit yang identik dengan wanita hanya menyerang wanita saja. Waspadai tanda-tandanya karena penyakit kritis berikut ini lebih sering diderita wanita tapi bisa juga diderita pria.

Osteoporosis

Osteoporosis juga lekat dengan wanita. Alasannya sejak lahir kepadatan tulang bayi perempuan saat lahir lebih sedikit. Sedangkan saat beranjak dewasa, kepadatan tulang wanita cenderung lebih cepat berkurang dibandingkan pria. Selain itu pertumbuhan tulang wanita berhenti pada usia 18 tahun di mana pertumbuhan ptrua berhenti di usia 21 tahun.

Berdasarkan data yang dimuat dalam everydayhealth, satu dari dua wanita berusia 50 tahun beresiko besar terkena osteoporosis, lebih sedikit dari pada pria yang hanya satu dari empat orang. Dari semua kasus osteoporosis pinggang, 75% penderitanya adalah wanita.

Osteoporosis merupakan penyakit yang menyerang diam-diam karena hampir tidak menunjukkan gejala sampai akhirnya fraktur terjadi. Pada pria, osteoporosis bisa terjadi karena faktor kebiasaan dan menurunnya hormone testosteron seiring bertambahnya usia.

Eating disorder (gangguan makan)

Eeating disorders (gangguan makan) adalah suatu sindrom psikiatrik yang ditandai oleh pola makan yang menyimpang terkait dengan bentuk tubuh dan berat badan. Beberapa gejalanya seperti hilangnya nafsu makan, sangat takut gemuk, selalu merasa gemuk meskipun sangat kurus, dan suka memuntahkan makanan.

Anoreksia dan bulimia termasuk ke dalam gangguan makan. Biasanya diderita oleh wanita yang dituntut selalu berpenampilan langsing. Namun 10 persen penderitanya ternyata berjenis kelamin pria. Pada pria, mereka juga mengalami dismorfia otot, yaitu perasaan terlalu lemah untuk mengangkat beban berat.

Lupus

Meskipun 90% dari penderita lupus adalah wanita, pria juga bisa terserang penyakit ini. Lupus merupakan penyakit autoumun kronis. Saat seseorang menderita lupus, sistem kekebalan tubuh tidak bisa membedakan antara ‘penjajah asing’ dan sel-sel tubuh sendiri. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh menghancurkan jaringan yang sehat.

Gejalanya berbeda tergantung jaringan mana yang diserang. Ada yang mengalami ruam merah, sensitif terhadap cahaya, dan nyeri otot luar biasa. Sampai saat ini penyebab lupus belum diketahui.

Kanker payudara

Memang kemungkinan pria terkena kanker payudara sangat kecil alias 100 kali lebih rendah dari wanita. Tentu saja risiko wanita lebih besar karena wanita punya jaringan payudara. Namun bukan berarti pria tidak acuh terhadap kemungkinan risiko.

Di Amerika saja, tercatat ada 2.600 kasus diagnosis kanker payudara pada pria. Pria sering kali tidak merasakan gejalanya sehingga terdiagnosis saat kondisi sudah parah. Beberapa gejalanya antara lain benjolan tidak biasa dan kondisi kulit yang tidak normal di dada.

Mengapa pria juga bisa terkena kanker payudara? Risiko biasanya berasal dari riwayat keluarga penderita kanker payudara, berusia lebih dari 50 tahun, obesitas, dan kecanduan alkohol.

Fibromyalgia

Fibromyalgia merupakan ketidakseimbangan unsur-unsur kimia pada otak. Penyebab penyakit ini pun belum diketahui dan mengapa hanya sedikit pria yang menderita. Hanya 10% dari penderita yang berjenis kelamin pria.

Gejala dari fibromyalgia adalah nyeri hebat, kelelahan, insomnia, sakit kepala, dan iritasi usus besar. Sedangkan pada pria gejalanya lebih ringan sehingga tidak terdiagnosis dengan baik.

Tentang Penulis

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami