Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

5 Penyebab Tubuh Lemas Saat Berpuasa yang Harus Kamu Hindari

by Miftahul Khoer on 14 Mei, 2019

Selama menjalani puasa, kondisi tubuh akan terasa lemas dan terkadang gak bergairah buat ngerjain sesuatu. Hal ini bisa mengganggu konsentrasi dan aktivitas kamu. Lalu bagaimana cara mencegah tubuh lemas selama puasa?

kurang tidur - CekAja.com

Tubuh lemas selama berpuasa memang wajar karena seharian penuh tidak ada asupan makanan dan minuman. Namun, tidak setiap orang yang menjalani puasa pasti lemas dan kurang semangat. Buktinya banyak orang yang berpuasa tampak tidak memiliki masalah dengan kondisi tubuhnya. Mereka menjalani aktivitas sehari-hari seperti sediaka kala.

Nah, tentu saja ada beberapa hal yang menjadi pemicu kenapa selama bulan puasa kondisi tubuh kamu bawaannya lemas dan malas untuk menjalani aktivitas. Yuk simak beberapa penyebab tubuh kamu lemas dan bagaimana cara mencegahnya selama berpuasa.

  1. Kurang Tidur

Pola tidur selama bulan Ramadan bagi sebagian orang bisa berubah drastis. Ini dikarenakan ada beberapa aktivitas selama Ramadan terutama di malam bulan puasa yang sering membuat kita melek. 

Selama Ramadan, bisa jadi banyak orang yang mengubah pola tidur dari biasanya tidur jam sekitar 21 hingga jam 5. Namun, karena banyak kegiatan di bulan Ramadan seperti tarawih, begadang hingga bangunin orang sahur, maka waktu istrahat kamu tersita. Dengan demikian wajar bila di siang hari kamu diserang kantuk dan lemas.

Agar tidak kurang tidur, kamu harus mengatur pola tidur. Usahakan kamu bisa punya waktu tidur delapan jam. Misalnya, kamu bisa mulai tidur dari jam 21.00 dan bangun jam 03.00 buat sahur. Nah, kamu sudah punya waktu tidur enam jam. Setelah itu, kamu bisa tidur lagi satu jam hingga azan Subuh. Nanti pas siang kamu bisa tidur lagi satu jam. Dengan demikian total waktu tidur kamu tetap delapan jam.

  1. Malas Buka dan Sahur

Buka puasa dan sahur sangat dianjurkan baik dari segi agama maupun kesehatan. Selama ini yang kerap menjadi persoalan, banyak orang yang hanya mementingkan salah satunya. Misalnya ada orang yang memilih untuk berbuka saja dan malas untuk sahur. Padahal keduanya penting untuk kelancaran metabolisme tubuh.

(Baca juga: Siapin 5 Hal Ini Agar Traveling Bisa Jalan Terus Meski Berpuasa)

Di bulan Ramadan, pola makan saat buka puasa biasanya lebih banyak ketimbang sahur. Banyak orang gak makan sahur salah satunya karena malas untuk bangun. Akhirnya, perut kosong di siang hari memicu tubuh menjadi lemas. Begitu juga sebaliknya, ada orang yang hanya semangat ketika sahur dan malas menyantap buka puasa karena kekenyangan usai mengonsumsi takjil.

Nah, Ada baiknya pola makan saat buka dan sahur lebih baik diseimbangkan. Jangan sampai konsumsi buka puasa dan sahur terlalu berlebihan. Karena terlalu banyak makan saat buka dan saat sahur pun tidak baik buat pencernaan. 

  1. Menunda Buka Puasa

Dunia kesehatan memang menganjurkan agar ketika buka puasa, kita tidak langsung makan hingga kenyang. Sebaliknya, menunda-nunda untuk makan hingga larut makan juga tidak dianjurkan.

Idealnya, ketika buka puasa pilih makanan yang manis-manis terlebih dahulu. Setelah itu kasih jeda beberapa menit dengan salat Magrib dan dilanjutkan dengan buka puasa dengan makanan berat. Jika menunda makan malam hingga larut dan merasa kenyang hingga melewatkan sahur, maka wajar jika siang hari tubuh kamu lemas.

  1. Hindari Makanan Cepat Saji dan Minuman Bersoda

Tidak bisa dipungkiri menu buka puasa yang enak itu antara lain gorengan, pizza, burger, hingga minuman bersoda. Makanan tersebut bikin nagih dan minumannya pun terasa segar di tenggorokan. Namun, selama bulan puasa sebaiknya kurangi makanan cepat saji dan minuman bersoda.

Biar kondisi tubuhmu segar bugar selama puasa, alangkah baiknya kamu perbanyak mengkonsumsi sayuran, buah-buahan hingga daging-dagingan segar yang tingkat gizinya tinggi sehingga bikin tubuh kamu tetap bertenaga selama siang hari.

Pilih bahan makanan yang akan kamu konsumsi selama bulan puasa di toko swalayan terdekat. Manfaatkan diskon atau promo kartu kredit yang biasanya banyak disediakan bank penerbit kartu agar pengeluaran kamu lebih hemat.

Jika kamu belum memiliki kartu kredit, pilih dan ajukan kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhanmu lewat CekAja.com.

  1. Banyak Minum Air Putih

Mengkonsumsi air putih delapan gelas sehari sangat baik buat kesehatan, tak terkecuali selama bulan puasa. Air putih dan juga air mineral bisa menjaga cairang tubuh selama berpuasa, sehingga orang yang puasa bisa terhindar dari rasa haus dan dahaga.

Air putih juga mampu menyeimbangkan cairan dalam tubuh. Jadi buat kamu yang suka minum kopi atau teh, sebaiknya perbanyak minum air putih biar tubuh tidak terus-terusan dicekoki ampas kopi. Selama bulan puasa, ada baiknya air putih yang kamu konsumsi dicampur dengan potongan buah-buahan seperti lemon, stroberi, daun mint atau orang-orang zaman now menyebutnya infused water.

(Baca juga: 8 Masalah Kesehatan yang Sering Nongol di Bulan Puasa)

Seperti diketahui, manfaat infused water buat kesehatan cukup banyak sekali seperti bisa melancarkan sistem pencernaan, mencegah penuaan kulit, menurunkan berat badan hingga untuk detoks atau membuang racun dalam tubuh. Selain bikin segar, mengkonsumsi air putih dan infused water juga bisa bikin tubuh kamu segar sepanjang hari.

So, gak ada lagi deh kamu merasa lemas selama puasa jika beberapa hal di atas kamu lakukan. Kuy coba sekarang!

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.