Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

5 Penyebab yang Membuat Seorang Miliarder Bangkrut

by Rafly Aditia on 29 Juli, 2017

alasan miliarder bangkrut _ investasi - CekAja.com

Tentunya tidak ada orang yang ingin bangkrut. Namun tidak bisa dipungkiri juga setiap orang berpotensi mengalami kebangkrutan, bahkan seorang miliarder. Apa penyebabnya?

Kehilangan kekayaan alias bangkrut, adalah sesuatu yang sangat dihindari. Namun bagaimana bisa miliarder dunia yang kaya raya berpotensi mengalami kebangkrutan? Berikut ini ada beberapa alasan yang bisa saja menyebabkan seorang miliarder bangkrut dan jatuh miskin. Sudah ada buktinya.

Gaya hidup miliarder

Salah satu penyebab utama dan terbanyak mengapa seorang miliarder sekalipun bisa bangkrut adalah karena gaya hidup. Banyak miliarder yang terlena dengan kekayaan dan hidup foya-foya sesuka hati, sampai pada akhirnya gaya hidup tersebut menjerat mereka dengan utang-utang dan membuat bangkrut dalam waktu singkat.

Contohnya adalah Michael Jackson yang pernah terjerat utang karena gaya hidup mewah serta beberapa kasus hukum yang menerpa. Bahkan sebelum meninggal, dirinya sempat dikabarkan rutin menggunakan obat-obatan terlarang untuk menekan rasa depresi atas kebangkrutan yang dialami.

Terjebak investasi bodong

Salah seorang pemain bisbol Major League ternama, Scott Eyre harus kehilangan lebih dari h US$ 4 juta karena terjerat dalam investasi bodong.

Ya, mantan pemain White Sox, Blue Jays, Giants, hingga Phillies tersebut tertipu oleh skema investasi bodong dari Allen Stanford. Sehingga dirinya sempat dilanda kesulitan keuangan, walau dengan mudah mampu bangkit kembali.

Lakukan penggelapan pajak

Penyebab lain yang kerap membaut miliarder bangkrut adalah penggelapan. Dengan niat untuk makin memperkaya diri, berbagai hal melanggar hukum terutama penggelapan kerap dilakukan. Ketika sudah terjerat kasus, maka besar sudah akibatnya.

Sean Quinn merupakan mantan orang terkaya di Irlandia dengan nilai kekayaan mencapai US$ 6 miliar pada tahun 2008 lalu. Namun, di tahun 2011 dirinya mulai kehilangan sebagian besar kekayaannya, setelah itu berbagai cara dilakukan guna menyelamatkan sisa kekayaan yang dimiliki, salah satunya dengan cara melucuti perusahaan miliknya yang berada di luar negeri agar tidak kena sita bank.

Tetapi, justru cara itu makin membuat kehidupannya semakin rumit karena harus mengalami tuntutan hukum dan denda. Sehingga pada bulan November 2012 Quinn harus dipenjara dan bebas di awal tahun 2013.

Ditipu oleh orang dekat

Bagi penggemar musik country tentu sudah tidak asing lagi dengan nama Willie Nelson. Penyanyi asal Amerika Serikat tersebut secara sah dinyatakan bangkrut setelah berutang sebesar US$ 17 juta kepada dinas pajak setempat.

Usut punya usut, ternyata Willie ditipu oleh orang dekat. Selama meniti karir dan merengkuh kesuksesan, Willie mempercayakan uangnya kepada orang yang salah sehingga properti kepemilikan dan rekening banknya harus disita untuk membayar utang.

Bukan cuma itu, dirinya juga dipaksa untuk membuat dua album baru dimana seluruh keuntungan yang didapatkan harus langsung disetor oleh dinas pajak setempat demi melunasi utangnya.

Terkena dampak krisis ekonomi dunia

Para miliarder dunia sekalipun juga merasakan dampak dari krisis ekonomi dunia. Bahkan justru beberapa dari mereka mengalami dampaknya secara begitu masif.

Contohnya eks miliarder asal Islandia, Bjorgolfur Gudmundsson pernah mengalami kebangkrutan karena krisis ekonomi yang melanda pasar dan mata uang di seluruh dunia. Gudmundsson pun harus kehilangan harta sebesar US$1,1 miliar pada saat tahun 2009 lalu dan dinyatakan bangkrut secara resmi oleh pengadilan Islandia.

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.