Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

5 Perusahaan Raksasa yang Sukses Karena “Nyontek” Ide Kompetitornya

by Rafly Aditia on 19 August, 2016

mark zuckerberg _ investasi - CekAja.com

Aksi contek-menyontek rupanya bukan hanya dilakukan murid sekolah yang sedang mengikuti ujian. Perusahaan-perusahaan besar bahkan saling menyontek satu sama lain untuk bisa bertahan dari kerasnya persaingan bisnis. Bahkan, karena aksi menyontek tersebut, sebuah perusahaan bisa menjadi besar dan merajai pasar.

Penasaran perusahaan mana saja yang jadi besar karena menyontek ide? Baca artikel ini hingga tuntas:

Facebook-Twitter

Facebook ternyata pernah menyontek Twitter sekitar tahun 2011. Ide yang dicontek adalah “timeline” yang kala itu hanya dimiliki Twitter. Maklum, Kala itu Twitter sempat disebut-sebut akan “membunuh” Facebook karena fasilitas timeline yang membuat Twitter semakin real time. Bahkan banyak pengguna sosial media mengatakan Twitter lebih menarik dari Facebook. Hal ini kemudian direspon oleh Facebook dengan memodifikasi time line milik twitter dengan tambahan foto dan aplikasi yang berbeda. (Baca juga: Meski Terlihat Sepele, 9 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Kariermu Melejit)

Instagram-Snapchat

Peristiwa ini tergolong masih hangat. Bahkan tidak kurang dari bos Instagram, Kevin Systrom, yang mengakui bahwa fitur terbaru milik Instagram yaitu Stories terinspirasi dari pesaingnya. Tanpa perlu menyebutkan secara langsung sekalipun, semua orang tahu jika pesaing yang dimaksud Systrom adalah Snapchat, aplikasi berbagi video dan foto yang digandrungi banyak anak muda.

Bahkan seperti dilansir dari TechCrunch, Kevin Systrom mengatakan bahwa Snapchat menjadi inovator yang menginspirasi Instagram. “Mereka (Snapchat) sangat pantas untuk mendapatkan pujian. Menjadi seorang inovator adalah suatu yang mengagumkan,” ujarnya (8/8).

Facebook-Periscope

Facebook juga beraksi sedikit ‘nakal’ dengan mencontek fitur live streaming video yang khas dengan Periscope. Seperti yang kita ketahui, pengguna Facebook bisa menonton streaming video tanpa harus menggunakan Periscope karena Facebook telah menyediakan fitur yang sama. Sepertinya media sosial yang satu ini benar-benar ingin menguasai pasar.

Twitter-Facebook

Kebalikannya, kali ini justru Facebook yang ditiru. Yup, Twitter pernah meniru Facebook beberapa tahun lalu. Aplikasi berlogo burung warna biru tersebut memunculkan fitur “Like & Retweet” yang diadaptasi dari fitur like yang hanya ada di Facebook. Hebatnya, nama Twitter sempat kembali melambung di dunia sosial media karena keberhasilannya mencontek ide kompetitornya itu. (Baca juga: Masalah yang Bikin Kamu Susah Naik Jabatan di Tempat Kerja)

Facebook-Path

Lagi-lagi, Facebook. Kali ini yang jadi korbannya adalah media sosial Path. Perusahaan milik Mark Zuckerberg itu mencuri ide like by emoticon yang dimiliki oleh Path. Dulu kalau kamu like status di facebook maka hanya ada tanda jempol saja, tetapi kali ini bisa menggunakan berbagai emoticon seperti yang ada pada media sosial Path. Hal ini dinilai pengguna sosial media sebagai kemajuan yang membuat Facebook semakin menarik untuk digunakan.

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami