Bersyukur, 5 Profesi Ini Gak Bisa WFH Kayak Kamu

Di tengah kondisi sekarang ini, sebagian orang mungkin senang bisa bekerja di rumah atau work from home (WFH). Namun sebagian yang lain justru malah dirugikan. Kebijakan pemerintah yang mengharuskan masyarakat untuk bekerja di rumah membuat sebagian kalangan mengeluh, karena ada profesi yang tidak bisa melakukan WFH lho.

5 Profesi Ini Gak Bisa WFH

Apalagi jika pemerintah benar-benar memberlakukan aturan lockdown, wah bisa berabe kalau tidak dibarengi dengan jaminan kebutuhan pokok dari pemerintah.

Sebab ada beberapa profesi yang tidak bisa bekerja secara WFH.

Di satu sisi mereka harus patuh pada aturan pemerintah, di sisi lain mereka pun butuh bekerja agar bisa mendapatkan penghasilan.

Jika mereka diam di rumah, itu artinya mereka tidak ada aktivitas dan pemasukan.

Ada beberapa profesi yang terancam menjadi korban akibat dampak kebijakan tersebut.

Namun, hingga saat ini pemerintah pun belum memberikan solusi yang tepat untuk memperhatikan nasib-nasib mereka. Berikut 5 profesi yang tak bisa WFH.

(Baca juga: Jangan Asal WFH Saat Corona, Tambah Pendapatanmu Lewat Pekerjaan Asyik Ini)

1. Nelayan dan petani

Nelayan dan petani - Bersyukur 5 Profesi Ini Gak Bisa WFH Kayak Kamu

Nelayan sehari-harinya menangkap ikan di laut. Hanya dengan pergi ke laut, mereka bisa menangkap ikan dan menjualnya.

Dari situ mereka dapat penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Mongabay pada 2 April lalu melaporkan keadaan nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN), Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur begitu terpukul akibat adanya wabah Covid-19 atau Corona.

Biasanya, seorang nelayan sekali melaut bisa membawa hasil penjualan ikan tangkapannya Rp3-5 juta.

Namun setelah gencarnya wabah virus corona, penghasilannya menurun menjadi Rp1-1,5 juta.

Begitu juga dengan petani, mereka hanya bisa memperoleh penghasilan jika hanya pergi ke sawah atau ladang.

Di sana mereka memproduksi, panen dan juga menjual hasil pertaniannya.

2. Pekerja lepas dan buruh

Pekerja lepas dan buruh - Bersyukur 5 Profesi Ini Gak Bisa WFH Kayak Kamu

Pekerja lepas juga terancam tidak dapat penghasilan. Karena aktivitas di luar rumah kini sudah mulai dibatasi.

Tukang kuli bangunan, tukang panggul, dan banyak lagi pekerja lepas harian mendadak sepi tawaran.

Bayaran yang biasa mereka peroleh setiap hari terpaksa tidak akan mereka dapatkan.

Hal serupa terjadi pada buruh. Perusahaan tidak memungkinkan buruh bekerja di rumah.

Karena, alat produksi semua ada di pabrik. Dengan begitu, profesi buruh mustahil bisa WFH. Yang ada malah mereka dirumahkan bukan bekerja di rumah.

Data dari Disnakertrans DKI hingga Sabtu (4/4) pukul 12.20 WIB, terdapat sekitar 88.835 pekerja yang di-PHK dan dirumahkan.

Para pekerja ini berasal dari 11.104 perusahaan. Ada 9.096 perusahaan yang merumahkan 72.770 pekerja.

Sementara 2008 perusahaan melakukan PHK kepada 16.065 pekerjanya. Salah satu alasannya yakni karena kegiatan kerja pun kini sudah dibatasi.

3. Dokter dan Perawat

Dokter dan Perawat - Bersyukur 5 Profesi Ini Gak Bisa WFH Kayak Kamu

Dokter dan perawat merupakan profesi yang paling dibutuhkan sekarang ini. dan tidak mungkin dilakukan hanya di rumah.

Mereka ini justru harus banyak bekerja di rumah sakit untuk menangani pasien-pasien, mengecek kesehatan masyarakat dan melayaninya dengan penuh tanggung jawab.

Kebijakan WFH bagi mereka ini tidak berlaku. Jika mereka bekerja di rumah, lalu siapa yang akan menyembuhkan pasien yang terjangkiti virus Covid-19 yang berbahaya itu?

Bahkan, Gubernur DKI Anies Baswedan telah mengerahkan sebanyak 3.350 dokter dan 7.700 perawat untuk terjun ke lapangan, dan rumah sakit-rumah sakit untuk membantu menyelamatkan masyarakat.

4. Pedagang

Pedagang - Bersyukur 5 Profesi Ini Gak Bisa WFH Kayak Kamu

Para pedagang kaki lima, pedagang di pasar, pedagang yang biasa mangkal di pinggiran jalan kini harus terkena imbasnya akibat adanya kebijakan pemerintah dengan melarang warga keluar rumah.

Bayangin deh, Coba kamu bayangkan, jika mereka tidak pergi ke pasar, lalu siapa yang akan membeli jualannya?

Setiap harinya para pedagang memang mengandalkan kedatangan para pelanggan berkunjung ke outletnya.

Meskipun saat ini banyak pedagang sayur dan sembako online, tapi pelanggan yang datang adalah harga mati bagi mereka.

(Baca juga: 5 Hal Positif yang Bisa Kita Pelajari dari Wabah Corona)

5. Ojek dan sopir angkutan

Ojek dan sopir angkutan - Bersyukur 5 Profesi Ini Gak Bisa WFH Kayak Kamu

Baik ojek pangkalan atau ojek online, terancam kehilangan pendapatannya akibat berkurangnya pelanggan.

Sejak diberlakukan WFH dan imbauan diam di rumah saja, orang-orang telah membatasi aktivitasnya dan banyak yang terpaksa tidak bepergian kemana-mana.

Maka tukang ojek pun tak bisa mendapatkan penumpang, karena banyak orang memutuskan untuk diam di rumah.

Profesi mereka benar-benar terancam, dan mereka hanya bisa dapat uang hanya dengan melayani orang di luar rumah.

Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebelumnya ditolak sebagian kalangan.

Gabungan Aksi Roda Dua (Garda), misalnya menolak karena dapat membuat permintaan layanan atau order semakin menurun.

Tapi mereka tidak tak punya pilihan. Jika tidak keluar mencari penumpang, mereka tidak akan dapat uang. Jika tetap keluar ancaman corona menghantui mereka.

Dan profesi mereka ini baik ojek maupun sopir angkutan umum tidak bisa dilakukan di rumah. Karena mereka harus berada di lapangan.

Itulah 5 profesi yang tidak mungkin bisa menjalankan WFH. Bagi mereka, WFH bukanlah anugerah, melainkan musibah.

Ya, saat corona menjangkiti Indonesia, diam di rumah dan juga keluar rumah sama-sama bahaya bagi mereka. Semoga ada jalan terbaik.

Kamu yang bisa melakukan WFH, manfaatkan peluang tersebut dengan mendapatkan penghasilan tambahan. Kalau butuh modal, jangan ragu akses Kredivo

Banner Kredivo