Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

5 Reksa Dana Saham Syariah Terbaik Awal Pekan Februari 2019

by Miftahul Khoer on 7 Februari, 2019

Zaman sekarang jika ingin ‘menggadakan’ uang banyak caranya. Tak perlulah datang ke paranormal atau dukun yang mengaku bisa melipatgandakan uang Rp500.000 jadi Rp5 juta. Lebih baik Anda mulai berinvestasi di pasar modal baik melalui saham atau pun reksa dana.

Namun, masih banyak orang yang meragukan pasar modal karena dianggap ada unsur riba atau judi. Padahal hal itu tidak benar karena sudah ada lisensi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Nah, agar Anda tambah yakin untuk berinvestasi di pasar modal, Anda bisa mulai ‘menggandakan’ uang melalui reksa dana saham syariah. Reksa dana jenis ini dikelola oleh manajer investasi sesuai prinsip syariah.

Berinvestasi di reksa dana jenis ini juga memberikan keuntungan yang menarik. Namun, risikonya juga sebanding dengan keuntungan. Yang jelas, reksa dana ini cocok bagi para investor yang ingin berinvestasi dengan cara syar’i.

Reksa Dana Syariah Pilihan Awal Februari 2019

Nah, kali ini CekAja akan mengulas produk-produk reksa dana dengan keuntungan terbaik selama awal bulan ini. Kami mengolah data dari Bareksa yang telah bermitra dengan CekAja. Yuk langsung simak apa saja reksa dana terbaik selama awal bulan ini.

  • HPAM Syariah Ekuitas

Reksa dana saham syariah terbaik menurut data Bareksa hingga 6 Februari 2019 adalah HPAM Syariah Ekuitas. Per bulannya, reksa dana ini memberikan imbal hasil hingga 16,64 persen dan keuntungan year to date mencapai 10,38 persen.

Reksa dana ini dikelola oleh PT Henan Putihrai Asset Management yang diluncurkan sejak 28 Agustus 2014 lalu. Dana kelolaan reksa dana ini mencapai Rp416,41 miliar. Adapun, jumlah investasi awal untuk reksa dana ini mencapai Rp500.000. Sedangkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) untuk reksa dana ini Rp972,50.

Dana yang Anda investasikan akan dialokasikan untuk beberapa sektor antara lain properti, infrastruktur, pertambangan hingga perdagangan dan jasa. Adapun dana tersebut dialokasikan untuk diinvestasikan di saham Surya Semesta Internusa, Waskita Karya, Bukit Asam, Barito Pacific, dan AKR Corporido.

(Baca juga: Investasi Halal? Coba Sukuk Tabungan ST-003)
  • Mandiri Investa Atraktif Syariah

Reksa dana saham syariah ini dikelola oleh manajer investasi PT Mandiri Manajemen Investasi sejak 25 Januari 2008. Dana yang dikelola hingga saat ini mencapai Rp82,58 miliar.

Untuk membeli produk reksa dana ini, Anda cukup mengeluarkan kocek Rp50.000. Saat ini NAB dari reksa dana Mandiri Investa Atraktif Syariah mencapai Rp1.306,01. Adapun keuntungan per bulannya mencapai 6,55 persen dan imbal hasil year to date mencapai 8,51 persen.

Dana yang Anda investasikan di Mandiri Investa Atraktif Syariah akan dialokasikan untuk pasar uang syariah sebesar 2 persen hingga 20 persen, saham syariah 80 persen hingga 98 persen, dan obligasi syariah hingga 18 persen di beberapa sektor antara lain infrastruktur, konsumer, industri dasar, dan lain-lain.

Sektor-sektor di atas yaitu berasal dari beberapa perusahaan antara lain Astra Internasional, Charoen Pokphand Indonesia, Indofood CBP Sukses Makmur, Telkomunikasi Indonesia, dan Unilever Indonesia.

  • TRIM Syariah Saham

Imbal hasil reksa dana ini mencapai 5,58 persen per bulannya dan 8,33 persen secara year to date dengan NAB mencapai Rp1.830,43. Reksa dana ini dikelola oleh PT Trimegah Asset Management.

Sejak diluncurkan pada 27 Desember 2006, TRIM Syariah Saham telah mengelola dana hingga Rp406,10 miliar. Anda bisa berinvestasi reksa dana ini mulai dari Rp100.000.

Dana yang Anda investasikan di TRIM Syariah Saham akan dialokasikan untuk saham sebesar 93,86 persen dan lainnya mencapai 6,14 persen di beberapa perusahaan antara lain Astra Internasional, Indofood CBP Sukses Makmur, SBSN Seri PBS012, Telkom, dan Unilever.

(Baca juga: Kiat-kiat Investasi Reksa Dana untuk Pemula)
  • Manulife Syariah Sektoral Amanah

Produk reksa dana ini termasuk salah satu dengan NAB yang cukup besar yakni mencapai Rp3.860,17 per unitnya. Keuntungan per bulannya bisa mencapai 6,17 persen dan secara year to date mencapai 8,20 persen.

Reksa dana ini dikelola oleh PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. Sejak diluncurkan pada 21 Januari 2009 lalu, dana kelolaan reksa dana ini sudah mencapai Rp318,18 miliar. Jika Anda berminat berinvestasi di reksa dana ini, Anda cukup mengeluarkan dana awal sebesar Rp100.000.

Apabila Anda membeli reksa dana ini maka dananya akan dialokasikan untuk beberapa sektor. Sektor yang dimaksud yakni efek syariah bersifat ekuitas 80 persen hingga 100 persen, efek syariah bersifat utang hingga 20 persen, dan pasar uang syariah hingga 20 persen di beberapa perusahaan antara lain Astra Internasional, Indofood CBP Sukses Makmur, Telkom, Unilever, dan United Tractors.

  • BNP Paribas Pesona Syariah

Sejak diluncurkan pada 7 Mei 2007, reksa dana ini sudah mengelola dana hingga Rp720,20 miliar. Anda bisa berinvestasi di reksa dana ini mulai dari Rp50.000.

Dengan nilai NAB Rp2.631,20 per unit, keuntungan per bulan hingga 6 Februari 2019 sudah mencapai 5,91 persen dan 7,99 persen untuk year to date. Adapun, reksa dana ini dikelola oleh PT BNP Paribas Investment Partners.

Alokasi investasi reksa dana ini sebagian besar untuk saham Astra Internasional, Indofood CBP Sukses Makmur, Telkom, Unilever, dan United Tractors.

(Baca juga: Ini Bedanya Reksa Dana Syariah dan Konvensional)

Bagaimana cara berinvestasi melalui CekAja?

Seperti telah disebutkan di atas, CekAja telah bekerja sama dengan portal reksa dana terbesar di Indonesia yakni Bareksa. Dengan uang Rp50.000 saja, Anda sudah bisa berinvestasi.

Caranya, Anda buka situs CekAja.com dan masuk ke kanal Investasi, kemudian cari Reksa Dana. Di sana Anda akan diarahkan untuk mengisi biodata dan informasi lengkap terkait investasi reksa dana yang tersedia di Bareksa.

Nah, tunggu apa lagi? Segera berinvestasi mulai dari sekarang. Jangan lupa pilih produk investasi terbaik Anda untuk hasil yang maksimal. Selamat mencoba!

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami