Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

5 Rencana Habiskan Hari Tua Bahagia Bersama Pasangan yang Wajib Kamu Miliki

by Ariesta on 28 Mei, 2016

Keliling dunia, punya banyak investasi, dan cukup uang yang bekerja. Bahagia bersama pasangan tercinta untuk habiskan masa tua. Sebagian besar dari kamu mungkin memimpikan hal itu.

Masa tua sejatinya dihabiskan dengan tenang tanpa kekhawatiran. Saat inilah kamu menikmati hasil kerja keras selama bertahun-tahun. Meski inginnya pensiun tenang, bukan berarti berdiam di rumah terus menerus.

Tubuh tua yang jarang bergerak lebih rentan penyakit. Selain itu pasti kamu tidak ingin menghabiskan masa tuamu dalam keadaan bosan. Nah kalau kamu ingin menghabiskan masa tuamu dengan aktif sambil tetap bersenang-senang, rencanakan ini bersama pasanganmu.

1. Rencana keliling dunia

Impian keliling dunia pasti ada di benak setiap anak kecil. Saat masih muda, badan memang masih bugar, waktu juga banyak, tapi sayangnya tidak punya uang. Setelah dewasa, uang dimiliki tapi tidak punya waktu karena sibuk dengan pekerjaan. Tapi kalau kamu punya perencanaan pensiun yang baik, kamu masih bisa mewujudkan mimpi ini saat tua. Salah satu caranya yakni dengan membuka tabungan rencana sejak muda. Misalnya dengan menabung Rp500.000 sejak usia 25 tahun, kamu akan memperoleh Rp150 juta belum termasuk bunga di usia 50 tahun. Jumlah ini bisa membuatmu keliling Eropa dan Asia.

(Baca juga: Kamu Bisa Keliling Dunia Saat Pensiun Jika Sudah Melakukan Persiapan Ini di Usia 20-an)

2. Rencana naik gunung

Tidak ada yang tidak mungkin dilakukan bahkan di usia senja. Jika sewaktu muda kamu punya impian mendaki puncak tertinggi di dunia, jangan lupakan impian ini meksi rambut sudah beruban. Buktinya seorang kakek berumur 80 tahun asal Jepang  berhasil mencapai puncak gunung Everest di tahun 2013 lalu.

Tak hanya sekali, kakek bernama Yuichiro Miura ini bahkan sudah tiga kali menginjakkan kaki di gunung tertinggi yang terkenal ganas tersebut, tepatnya di usia 70 dan 75 tahun. Pencapaian ini membuatnya menjadi manusia tertua yang mencapai puncak Everest.  Kunci kesuksesan Miura pastinya ada pada tubuh yang sehat. Jadi kalau kamu tetap ingin melakukan hal-hal hebat di usia tua, jaga kondisi tubuh dengan menjalani gaya hidup sehat sejak muda.

3. Rencana punya sawah/perkebunan/peternakan

Masih ingat dengan dengan Susno Duadji? Mantan Kepala Bareskrim Polri ini kini menghabiskan masa pensiunnya sambil menggarap sawah peninggalan orangtua di kampung halamannya. Menikmati pensiun di kelilingi alam, bukan di tengah hiruk pikuk kota besar pasti menyenangkan. Kualitas hidup pun jadi lebih baik.

Kalau ingin masa pensiunmu tenang, punya sawah, kebun,  bahkan peternakan seperti pensiunan di negara-negara maju, kamu harus mengumpulkan uang untuk membeli aset ini sejak muda. Karena kalau membelinya 40 tahun lagi, harganya pasti selangit. Ditambah jumlah sawah pasti berkurang untuk dibuat perumahan seiring dengan meledaknya jumlah penduduk.

4. Rencana nggak bangkrut meskipun sakit

FB_4

Usia tua lebih rentan terhadap penyakit. Di usia ini, asupan makanan harus benar-benar dijaga. Tapi jika nantinya harus masuk rumah sakit, pastinya tidak ingin sampai membuat keuangan sengsara. Bagaimana supaya sakit di usia tua tidak bikin bangkrut? Pastinya dengan memiliki asuransi kesehatan. Karena jika tidak, biaya pengobatan penyakit berat seperti jantung dan ginjal benar-benar bisa membuat bangkrut!

(Baca juga: Ini Biaya Operasi yang Harus Kamu Tanggung Bila Pensiun Tanpa Asuransi)

5. Rencana uang yang bekerja, bukan bekerja untuk uang

tua bahagia-CekAja.com

Tidak ingin capek-capek menggarap sawah atau beternak tetapi ingin punya banyak uang di usia tua nanti? Mungkin kamu perlu menjadi investor atau minimal jadi juragan kontrakan. Cara ini membuatmu mendapat pemasukan rutin setiap bulan. Ingin bersantai di teras murah sambil kipas-kipas duit? Bisa banget kalau jadi investor dan juragan kontrakan!

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami