Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

5 Sifat dan Karakter Orang Kaya yang Patut Ditiru

by Sindhi Aderianti on 28 November, 2018

Banyak faktor yang sebenarnya bisa membuat orang kaya raya. Jika karena warisan turun temurun, mungkin sudah tak aneh lagi. Banyak kisah sukses yang justru memperlihatkan kerja keras seseorang benar-benar dari nol. Sifat dan karakter dinilai menjadi faktor utama orang bisa sukses dan kaya.

Sifat dan Karakter Orang Kaya - CekAja

Kesuksesan bisa berawal entah itu dari membuka usaha kecil ataupun bekerja di perusahaan dengan jabatan terendah. Perjuangan tersebut terlahir berkat sifat dan karakter tertentu, bukan keterpaksaan.

Tidak semua memilikinya, sebab ini berhubungan dengan mentalitas seseorang. Dengan kata lain, mental menjadi hal paling dasar untuk meraih keberhasilan. Jika tidak, jangan harap bisa hidup lebih sejahtera lagi.

Bila Anda ingin berada di posisi orang kaya, tirulah cara berpikirnya. Seperti apakah itu? Berikut 5 sifat dan karakter yang bisa dicontoh dari mereka.

1. Kegagalan awal dari keberhasilan

Siapa bilang orang kaya tidak pernah gagal? Seorang Bill Gates saja pernah mengalami kegagalan dalam membangun perusahaan yang kini sudah menjadi raksasa teknologi dunia, Microsoft.

Kegagalan adalah hal biasa bagi orang dengan mentalitas sepertinya. Satu hal yang membedakan, mereka tidak mudah menyerah dan terus mencoba kembali sampai berhasil.

Percayalah, orang yang sekarang ini kaya dulunya pasti sempat mengalami kegagalan dalam bisnis, paling tidak sekali seumur hidup. Dengan terus berusaha untuk belajar dari kegagalan yang pernah dialami, hasilnya mereka bisa sukses dan menjadi orang kaya.

(Baca juga: Mau Buka Usaha Fried Chicken? Perhatikan 5 Hal Ini)
2. Tidak berfoya-foya

Orang kaya tentu memiliki uang yang tidak ternilai jumlahnya. Bahkan tidak hanya dalam mata uang rupiah saja, dolar AS pun ada. Namun kekayaan ini tak lantas membuat mereka berfoya-foya.

Pada kenyataannya, orang kaya mempunyai taktik khusus untuk penganggaran keuangan mereka. Menurut pengakuan orang kaya sekelas Tom Corley, 25 persen dari pendapatan orang kaya hanya digunakan untuk keperluan.

Lalu sekitar 15 persen untuk kebutuhan makanan, 10 persen untuk kegiatan hiburan, dan sekitar 10 persen untuk pembayaran kredit kendaraan dan liburan.

3. Mengerjakan lebih dari satu job

Rata-rata orang kaya memperluas sumber pendapatannya dengan mengerjakan lebih dari satu job. Contohnya saja seorang Hotman Paris Hutapea. Selain menjadi pengacara dengan jam terbang tinggi, Ia juga memilki bisnis properti yang harga sewanya selangit.

Namun jika masih di level karyawan biasa, Anda cukup mengambil pekerjaan lain yang ringan-ringan saja. Entah itu mengambil pekerjaan sebagai freelance atau memulai bisnis online. Dengan melakukan itu semua, tentunya semakin menambah pundi-pundi setiap bulannya, bukan?

(Baca juga: Agar Bisnis Tak Bangkrut di Tahun Pertama, Ini 5 Tipsnya)
4. Rajin berinvestasi

Dengan penghasilan beratus-ratus juta hingga miliaran yang didapat, tidak begitu saja membuat orang kaya cepat merasa puas. Mereka akan memutar lagi uang tersebut ke dalam suatu investasi.

Berdasarkan penelitian yang ada, sekitar 20 persen dari orang kaya ternyata menghabiskan sekitar 16 persen dari penghasilan yang mereka miliki untuk kebutuhan investasi. Investasi yang mereka pilih pada umumnya adalah reksa dana, saham, obligasi, mata uang, hingga emas.

Di pikiran mereka, jika investasi yang dilakukan ini terus tumbuh dengan baik, tentu akan menguntungkan pula bagi anak-anaknya. Jadi bukan hidup mereka pribadi saja yang terjamin, namun juga generasi penerusnya kelak.

5. Rendah hati

Orang kaya yang memulai segalanya dari level terendah dalam hidup, biasanya tidak akan bersikap sombong di kemudian hari. Mereka juga tidak akan merasa kaya, karena sesungguhnya tidak ada patokan khusus dalam mengukur kekayaan seseorang.

Kalau di luar negeri seperti di Amerika munkin mudah saja. Ketika seseorang punya uang yang bisa diinvestasikan (investable asset) lebih dari 1 juta dolar, maka mereka sudah masuk ke dalam kategori miliarder.

Selalu “ada langit di atas langit”, itulah yang menjadi dasar pemikiran mereka. Oleh karenanya, sering sekali banyak orang kaya yang rendah hati dan tidak sombong, padahal kekayaan mereka bisa dibilang tak terkira.

Seperti itulah sifat dan kartakter orang kaya yang dapat Anda tiru. Masih ada waktu untuk menyusul posisi mereka. Karena menjadi sukses, tidak mengenal usia. Ingatkah kisah Kolonel Sanders, sang pemilik KFC? Ia baru menuai keberhasilan di usianya yang senja.

Ternyata banyak sekali kejadian-kejadian yang tidak mengenakan, terlebih pada masa-masa tuanya. Kalau tidak karena mental pantang menyerah yang dimilikinya, mungkin restoran fastfood paling terkenal di dunia itu tidak akan pernah ada.

Tentang Penulis

Sindhi Aderianti

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami