Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

5 Tips Jualan Pakaian Muslim Laris Manis Bermodal UangTeman

by Miftahul Khoer on 23 April, 2020

Produk baju muslim kini sudah banyak diminati semua kalangan. Apalagi menyongsong ramadhan dan lebaran, permintaan pasar biasanya akan meningkat. Beberapa produk yang sering dicari biasanya perlengkapan ibadah, seperti kerudung, gamis, sajadah, baju koko, mukena, hingga peci.

bisnis busana muslim - CekAja.com

Pakaian muslim sendiri saat ini sudah jadi tren bahkan gaya hidup, maka bagi kamu yang ingin mencari bisnis yang menjanjikan, kamu bisa memilih untuk berbisnis pakaian muslim.

Target pasar yang biasa dibidik oleh para pebisnis pakaian muslim paling banyak dari kaum hawa yang ingin berpenampilan menarik namun tetap syar’i. Hal tersebut menjadi peluang yang sering dimanfaatkan oleh para pebisnis pakaian muslim.

Apalagi di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, tentu saja menjadi ladang subur sebagai target pasar yang strategis.

Namun persaingan bisnis busana muslim semakin ketat. Ada yang masih bertahan hingga saat ini, tak sedikit juga yang mulai surut akibat tak mampu mengimbangi persaingan.

Tapi tak perlu pesimis dulu, buat kamu yang ingin bisnisnya tetap bertahan dan berkembang, ada beberapa 5 tips jitu yang bisa kamu lakukan. Penasaran? Simak aja yuk penjelasannya di bawah ini.

1. Kekinian

Perkembangan fesyen muslim dari waktu ke waktu semakin berkembang dan telah banyak berubah. Maka dari itu, agar konsumen kamu tertarik dengan produk kamu, tentu saja harus menyesuaikan dengan trend di masyarakat.

Sebab, para calon konsumen kamu akan banyak yang mencari produk yang sesuai dengan trend kekinian. Dan fesyen yang lagi hype saat ini kebanyakan pakaian yang bisa dipadupadankan atau mix & match dengan fashion item lainnya.

Nah, agar kamu bisa menggaet banyak konsumen, kamu perlu riset dan update informasi. Coba kamu tawarkan produk yang bisa dipadupadankan dengan pakaian lain.

Biasanya gaya kekinian pakaian muslim yang tengah digandrungi saat ini yaitu cenderung memiliki model dan corak simple, sehingga look-nya pun tampak fleksibel dan tidak terlalu formal.

2. Tematik

Salah satu yang jadi daya tarik tersendiri, yakni soal tema untuk menghindari gaya dan model yang sama dengan produk pesaing kamu.

Dalam persaingan bisnis memang harus punya daya kreatif yang tinggi, salah satunya dengan memiliki ciri khas dan diferensiasi dengan produk lain. Bertahannya suatu bisnis yakni salah satunya dengan tetap berinovasi dan berani bikin terobosan-terobosan.

(Baca juga: 7 Tips Sehat Berpuasa di Tengah Corona, Lebih Aman Pakai Asuransi Ciputra)

Jika kamu mau mencoba bereksperimen, tema yang bisa kamu pilih untuk diaplikasikan ke pakaian muslim kamu saat ini sangat banyak. Misalkan, tema Muslim anti Corona.

Dengan tema ini kamu bisa mencoba hijab dengan dengan memakai cadar yang dibentuk seperti masker. Atau bisa juga dengan menambahkan ala tim medis muslimah atau tema-tema lainnya.

3. Manfaatkan Momentum

Sebuah momentum bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan keuntungan. Tapi bukan berarti kamu aji mumpung.

Ada banyak hari-hari besar Islam dan perayaan-perayaan yang dilakukan oleh orang muslim di Indonesia dan di dunia. Artinya kamu bisa memanfaatkan peluang tersebut untuk memaksimalkan pemasaran pakaian muslim kamu, baik secara offline maupun online.

Contoh sederhananya yaitu, jika ada acara-acara seperti itu, kamu bisa mengadakan bazar atau mengikuti bazar yang sudah biasa digelar.

Misalkan momentum menjelang ramadan dan lebaran sekarang, akan ada banyak orang yang mencari pakaian koko, peci, kerudung, mukena untuk kebutuhan ibadah. Nah kamu bisa mulai promote produk kamu sekencang-kencangnya dari sekarang.

4. Berikan diskon khusus

Biasanya trik jitu lain yang bisa kamu lakukan yaitu dengan memberikan diskon khusus terhadap pelanggan atau konsumen kamu. Diskon besar-besaran biasanya dilakukan menjelang lebaran.

Namun alangkah baiknya jika kamu mulai memasang diskon dari sekarang, agar konsumen tertarik berbelanja dari sekarang. Jadi tak usah menunggu menjelang lebaran. Kesempatan dua bulan ini bisa kamu manfaatkan sebaik-baiknya.

Kamu bisa mulai promosikan diskon bertema paket Ramadhan dengan diskon pembelian beberapa item perlengkapan ibadah seperti sarung, peci, sajadah, kerudung, mukena. Mendapat potongan 50 persen dari harga total pembelian 5 item.

Atau kamu juga bisa mencoba memberikan ongkos kirim gratis dengan menggunakan deskripsi atau tagline yang menarik perhatian konsumen. Free ongkir yang diberikan kepada konsumen ini sebagai salah satu strategi untuk mendorong mereka untuk membeli produk kamu. Artinya, konsumen bisa jadi pelanggan setia yang sering belanja.

5. Inovasi Pemasaran

Di era digital saat ini, tak lagi ada alasan untuk sulit memasarkan produk kamu. Dan ada yang bisa dilakukan agar pemasaran kamu terus melejit.

Salah satu yang bisa dilakukan yakni dengan memberikan endorsement kepada orang terkenal yang sudah banyak pengikutnya di media sosial.

Kamu bisa memilih salah seorang yang cocok dengan kriteria produk pakaian muslim kamu. Nantinya, mereka akan mempromosikan produk kamu dan bisa menjangkau konsumen kamu secara luas.

(Baca juga: Cara Pinjaman Dana Cepat 1 Juta di UangTeman, Mudah Banget!)

Sebutlah mereka ini selebgram yang sering tampil mengenakan busana muslim, seperti Dewi Sandra, atau yang sekarang lagi hits yaitu selebgram Ayana Moon, perempuan asal Korea Selatan yang memutuskan untuk masuk Islam dan berhijab.

Cara lain, kamu bisa mengundang salah seorang influencer untuk datang dan mengadakan open house di tempat usaha kamu atau di acara bazar kamu. Namun cara ini bisa kamu terapkan nanti, setelah pandemi Covid-19 reda tentunya.

Itulah 5 tips jitu yang bisa kamu coba untuk mengembangkan usaha pakaian muslim kamu, semoga bermanfaat ya! Oiya, jangan pernah merasa kesulitan mencari modal tambahan untuk mengembangkan bisnis pakaian muslim kamu.

Sebab, kamu bisa memanfaatkan layanan pinjaman online UangTeman yang sudah terdaftar dan mengantongi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kamu bisa mengajukan pinjaman modal usaha mulai dari Rp1 juta sampai Rp8 juta ke UangTeman tanpa persyaratan yang ribet, tanpa penjamin, dan juga tidak perlu menyertakan agunan.

Kamu cukup mengajukan pinjaman ke UangTeman lewat CekAja.com, yang akan mempermudah kamu mendapatkan kepastian pinjaman. Klik banner di bawah ini yuk untuk mengajukan pinjaman:

 

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.