Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

5 Tips Sukses Membuka Usaha Barbershop

by Sindhi Aderianti on 19 November, 2018

Mencukur rambut merupakan kebiasaan yang tak bisa dilepaskan dari kebiasaan kaum adam. Karena sebenarnya bukan hanya perempuan saja yang merasa perlu memperhatikan gaya rambutnya, tapi laki-laki pun demikian. Bahkan karena tingginya kebutuhan, banyak bermunculan usaha barbershop khusus pria.

Bisnis Usaha Barbershop - CekAja

Terlebih bagi laki-laki, setidaknya butuh waktu sebulan sekali untuk mencukur rambut. Hal itu jelas menjadi keuntungan tersendiri bagi para pemilik barbershop.

Dari segi peluang, bisa dibilang tidak diragukan lagi. Namun apapun bisnisnya tentu butuh pengelolaan yang baik. Agar bisnis barbershop dapat berjalan sukses, berikut tips-tipsnya:

1. Cari barber terbaik

Salah satu bentuk kepuasan pelanggan akan amat dipengaruhi oleh peran seorang barber atau tukang cukur. Untuk itu, pilihlah barber yang telah memiliki pengalaman dalam urusan pangkas memangkas rambut.

Pastikan keahliannya tidak hanya secara teknis, tapi juga bisa memberikan pelayanan yang terbaik seperti sopan dan ramah terhadap setiap pelanggan. Dengan begitu, pelanggan akan puas sehingga mereka tidak akan ragu untuk kembali maupun merekomendasikan barbershop Anda ke teman-temannya.

 Banner KTA CekAja

2. Tawarkan service berbeda

Untuk menciptakan kesan berbeda, jangan ragu untuk memberi beberapa service tambahan. Service yang dimaksud di sini dapat meliputi cukur kumis/janggut, creambath, pewarnaan rambut, hingga pijat.

Tak ada salahnya juga membuat harga paket, agar pelanggan bisa mendapat harga lebih murah dibanding memilih service secara satuan. Misalnya harga cukur rambut Rp50.000 dan cukur kumis/janggut Rp30.000. Nah jika dipaketkan, harganya hanya akan menjadi Rp 65.000 saja.

(Baca juga: Biaya Memulai Bisnis Barbershop dan Trik Agar Kamu Sukses)

3. Up to date dengan tren gaya rambut

Tips sukses usaha barbershop yang ketiga, usahakan selalu up to date dengan tren gaya rambut. Sebab inilah hal yang sesungguhnya membedakan barbershop dengan tempat cukur rambut biasa.

Pantau selalu perkembangan gaya rambut public figure terkenal seperti David Beckham contohnya. Selain itu, Anda bisa memanfaatkan internet atau aplikasi seperti Pinterest untuk mencari referensi terkait berbagai macam gaya rambut yang sedang happening.

(Baca juga: Hanya Ada di Bulan Ramadhan, Tujuh Tempat Ini Tawarkan Makanan Sampai Jasa Gratis)

4. Berikan promo dan sistem menarik

Pada soft opening, berikan sejumlah promo agar menarik pelanggan untuk datang ke barbershop Anda. Misalnya diskon cukur rambut 15% untuk 50 pelanggaan pertama.

Lalu terapkan pula sistem yang memudahkan, seperti booking minimal H-1 sebelum kedatangan. Sistem booking ini memiliki kelebihan, yaitu pelanggan tidak perlu mengantri lama-lama ketika menunggu giliran.

 (Baca juga: Wanita Ini Tertular HIV dari Alat Facial Wajah, Cek Faktanya!)

5. Fasilitas barbershop harus lengkap

Cobalah ruangan barbershop senyaman mungkin. Gunakan kursi yang empuk untuk tempat mencukur rambut serta ruang tunggunya.

Lengkapi pula dengan beragam fasilitas mulai dari AC, air mineral gratis, televisi, sampai WiFi. Tapi perlu diingat, sesuaikan fasilitas dengan target yang telah kamu tentukan. 

Perhitungan Modal Awal Usaha Barbershop

Jauh sebelum mempertimbangkan tips sukses bisnis barbershop tadi, perhitungan modal awal usaha barbershop tentunya menjadi hal yang paling penting. Awali dengan mengkalkulasi perkiraan biaya sewa lokasi, sebut saja Rp750.000 – Rp1.000.000 per bulan tergantung lokasinya.

Namun biaya ini dapat dipangkas jika anda kebetulan memiliki lokasi rumah yang cukup strategis untuk disulap menjadi barbershop.

Kemudian, persiapkan peralatan mencukur selengkap mungkin. Adapun beberapa peralatan beserta perkiraan harganya masing-masing ialah sebagai berikut:

  • Mesin cukur 2 buah: Rp 700.000 (@ Rp 30.000)
  • Sisir rambut 2 buah: Rp 20.000 (@ Rp 10.000)
  • Gunting potong rambut 2 buah: Rp 100.000 (@ Rp 50.000)
  • Gunting sasak: Rp 150.000 (@ Rp 75.000)
  • Pisau cukur: Masing-masing Rp 15.000. Total Rp 30.000
  • Silet isi ulang 20 kotak: Rp 45.000 (perkotak isi 5 silet)
  • Handuk kecil satu set: RP 180.000 (@Rp 15.000)
  • Kap penutup badan 2 buah: Rp 90.000 (@ Rp 45.000)
  • Botol Semprot barbershop 2 buah: Rp 30.000 (@ Rp 15.000)
  • Jepit buaya kecil satu pak: Rp 10.000 (isi 10)
  • Jepit buaya besar satu pak: Rp 15.000 (isi 10)
  • Mangkok sabun / foam 2 buah: Rp 10.000 (@ Rp 5.000)
  • Sikat bulu untuk membersihkan sisa potongan rambut: Rp 25.000.

Untuk perhitungan membeli peralatan, paling tidak Anda harus mengeluarkan modal sebesar Rp 1.405.000. Nominal di atas besarnya tidak mutlak.

Bisa saja lebih murah dibandingkan perkiraan harga di atas karena anda mendapatkan harga spesial dari kenalan. Demikian lah tips sukses usaha barbershop yang bisa Anda jadikan gambaran sebelum memulainya. Semoga berhasil!

Tentang Penulis

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami