Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

6 Alasan Zozibini Tunzi Pantas Terpilih Sebagai Miss Universe 2019

by Sindhi Aderianti on 11 Desember, 2019

Pecinta beauty pageant, tentunya amat menantikan Miss Universe. Tahun ini, ajang kecantikan tertua di dunia itu punya kejutan berbeda. Zozibini Tunzi, perwakilan Afrika Selatan berhasil merebut gelar Miss Universe 2019. Eksotis!

Miss Universe 2019

Zozibini berhasil mengalahkan dua grand finalis pesaingnya yakni Madison Anderson dari Puerto Rico dan Sofía Aragón dari Meksiko. Perempuan kelahiran Tsolo ini merupakan Miss Universe kedua dari Afrika Selatan, setelah dua tahun lalu gelar tersebut pernah disabet oleh Demi-Leigh Nel-Peters. Zozi, begitu sapaan akrabnya pun menjadi wanita kulit hitam kelima yang berhasil dinobatkan sebagai Ratu Sejagad.

Cantik saja tidak cukup untuk bisa menaklukan panggung Miss Universe 2019. Selain kecantikan dan kemolekan tubuhnya, Zozi juga punya 6 hal ini!

1. Orisinil dan percaya diri

Tak sedikit kontestan yang memiliki darah campuran. Perwakilan Indonesia, Frederika Cull sendiri pun berdarah Lampung-Inggris. Begitupun Miss Universe 2018, Catriona Grey yang blasteran Filipina-Australia.

Berbeda dengan mereka, Zozibini Tunzi yang lahir di Tsolo, Afrika Selatan merupakan wanita keturunan asli Afrika. Di panggung Miss Universe 2019, ia memberikan pidato singkat mengenai kepercayaan diri. Zozi dengan lantang menyerukan kepada wanita berkulit gelap untuk tetap percaya diri. Sebab, kecantikan semestinya bukan hanya dilihat dari penampilan fisik semata, tetapi juga kecerdasan dan attitude yang baik.

(Baca juga: 5 Cerita Unik Selama Gelaran Miss Universe 2018)
2. Pantang menyerah

Zozibini Tunzi dikenal sebagai seorang model sebelum menapaki karier di kontes kecantikan. Tahun 2017 ialah kali pertamanya mengikuti ajang kecantikan Miss Afrika Selatan. Namun sayang, langkahnya harus terhenti di babak 26 besar. Pantang menyerah, dua tahun kemudian ia kembali mengnikuti kontes yang sama dan berhasil keluar sebagai pemenang. Setelah dinobatkan sebagai pemenang Miss Afrika Selatan, Zozibini pun melenggang ke ajang Miss Universe 2019.

3. Pendidikan ciamik

Cantik dan pintar, dua kata yang sangat mewakili pribadi seorang Zozibini Tunzi. Dari kota kelahirannya Tzolo, di usia remaja ia memutuskan pindah ke Cape Town untuk menuntut ilmu di Cape Peninsula University of Technology. Ia berhasil lulus dengan gelar sarjana dalam bidang hubungan masyarakat dan image management pada 2018. Bahkan sebelum, mengikuti ajang Miss Afrika Selatan, ia sempat pula menjalani masa magang di salah satu perusahaan Public Relation di Kota Cape.

4. Aktivis kesetaraan gender

Zozi yang sempat bekerja di perusahaan agensi Ogilvy yang berbasis di New York juga dikenal dengan aksinya dalam menyuarakan isu lingkungan, pendidikan dan kesetaraan gender. Bersama organisasi HeForShe, Zozi meminta para laki-laki Afsel untuk menuliskan pesan dukungan terhadap perempuan dan akan dicetak dalam bentuk pita. Pesan-pesan tersebut kemudian dibuat menjadi bahan untuk kostum nasionalnya di ajang Miss Universe.

5. Family woman

Meski bertahun-tahun hidup mandiri, Zozi sangat dekat dengan kedua orangtuanya. Sukses tak membuatnya lupa diri. Ia justru bersyukur karena dibesarkan oleh sang ayah dan ibunya tersebut. Baginya, kesuksesan yang direngkuh saat ini tak lain berkat cinta dari mereka. Terlebih orangtua sudah mengorbankan banyak hal yang mungkin tak pernah ia ketahui. Di Instagram, Zozi pun mengunggah foto dengan orangtuanya beserta caption yang bertuliskan  “Aku selamanya sangat bersyukur dan berharap bisa selalu membuat kalian bangga.”

(Baca juga: Cantik dan Tajir. Ini Potret Keluarga Hadid!)
6. Memberi jawaban terbaik

Pada sesi menjawab pertanyaan dari juri, Zozi memberikan jawaban terbaik daripada kedua lawannya. Menurutnya hal terpenting yang bisa kita ajarkan kepada para perempuan muda saat ini adalah kepemimpinan. Kepemimpinan adalah sesuatu yang telah lama hilang dalam diri para wanita muda dan wanita.

Selain itu, tentunya menularkan rasa percaya diri bahwa kecantikan tak hanya berpatok pada fisik semata. Jenis rambut serta warna kulit bukan satu-satunya parameter kecantikan. Berkaryalah dan selalu jadi pribadi baik hati, itu baru cantik yang sebenarnya.

Tentang Penulis

Sindhi Aderianti

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.