Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

6 Jaminan Aset yang Tepat Saat Pengajuan KDA yang Perlu Kamu Ketahui

by Gesti Weningtyas on 6 Maret, 2020

Memilih jaminan aset yang tepat saat mengajukan kredit dengan agunan atau KDA adalah hal yang perlu dipersiapkan. Sebab, jaminan aset yang sesuai memberikan pengaruh kepada nilai pinjaman yang disetujui oleh bank. Oleh karena itu apabila kamu ingin mengajukan kredit dengan agunan maka sebaiknya tentukan terlebih dahulu aset yang akan dijaminkan.

6 Jaminan Aset yang Tepat Saat Pengajuan KDA yang Perlu Kamu Ketahui

Ada beberapa jenis aset yang bisa digunakan sebagai jaminan maupun agunan dalam pengajuan kredit dengan agunan. Jaminan atau agunan ini diserahkan oleh nasabah kepada bank dalam rangka pembiayaan fasilitas kredit. Fungsi dari pemberian jaminan ini adalah memberikan hak dan kekuasaan kepada bank untuk mendapatkan pelunasan dengan barang-barang jaminan tersebut apabila debitur ternyata tidak membayar kembali hutangnya pada waktu yang telah ditetapkan dalam perjanjian.

Perlu kamu ketahui bahwa kredit dengan agunan dan kredit tanpa agunan adalah dua jenis kredit yang sangat berbeda kredit dengan agunan merupakan kredit di mana calon debitur harus memberikan jaminan berupa deposito maupun aset properti hingga kendaraan. Adapun contoh dari kredit dengan agunan misalnya kredit multiguna, atau kredit kepemilikan rumah atau kredit kepemilikan mobil/motor.

Jumlah Pinjaman Tinggi, Bunga Rendah

Kredit dengan agunan biasanya memiliki bunga yang lebih rendah dibandingkan kredit tanpa agunan Hal ini karena peminjam sudah memberikan jaminan. Sehingga cicilan pada kredit dengan agunan akan lebih kecil dibandingkan dengan KTA.

Selain itu pada kredit dengan agunan jumlah pinjamannya akan lebih besar dibandingkan kredit tanpa agunan. Ada yang mulai dari ratusan juta hingga milyaran. Besarnya dana pinjaman yang akan didapatkan tentunya sangat bervariasi dan hal ini tergantung dari jaminan yang akan kamu berikan. Sehingga semakin besar atau semakin bernilai jaminan yang diberikan tentunya semakin tinggi juga pinjaman yang akan kamu dapatkan titik beberapa bank memberikan pinjaman senilai 70% hingga 80% dari taksiran harga jaminan.

Sehingga kredit dengan agunan akan cocok bagi kamu yang membutuhkan dana yang besar untuk keperluan usaha maupun keperluan lainnya. sedangkan tenor atau jangka waktu kredit dengan agunan ini biasanya sangat fleksibel dan bisa mencapai 25 tahun. Tentunya semakin tinggi jumlah atau nominal kreditnya semakin lama juga tenor pinjaman yang diberikan.

Pada saat pengajuan kredit dengan agunan bank kemudian harus melakukan penilaian dan tentunya evaluasi terhadap aset yang akan kamu ajukan sebagai jaminan. Jika jumlah pinjaman yang cukup besar tentu saja proses ini akan memakan waktu sehingga pencairannya lebih lama. Untuk itu kamu harus memilih jenis agunan yang tepat agar proses penilaian nya tidak terlalu memakan waktu.

Kriteria Aset yang Bisa Digunakan Sebagai Jaminan

Ada beberapa kriteria aset yang bisa memenuhi syarat jaminan pinjaman kredit dengan agunan atau KDA. kriteria pertama yaitu aset bisa berpindah tangan ke pihak lainnya. Artinya kepemilikan aset tersebut marketable. Selain itu kriteria lainnya adalah aset harus memiliki nilai ekonomi. Sehingga bentuk aset tersebut bisa dijadikan dalam bentuk uang atau dapat dinilai dan dijual kembali. Kriteria selanjutnya adalah aset tersebut memiliki nilai yuridis atau sudah diikat sempurna dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku di Indonesia. Dengan demikian agunan atau aset itu dapat dimiliki berdasarkan hukum di mana bank juga memiliki hak didahulukan terhadap likuidasi agunan tersebut.

Adapun jenis dari aset yang bisa dijaminkan untuk mengajukan pinjaman KTA adalah benda bergerak maupun tidak bergerak. Misalnya, benda bergerak itu adalah kendaraan bermotor atau persediaan barang dagangan titik sedangkan benda tak bergerak seperti aset tanah maupun properti pabrik.

Nah, berikut ini merupakan contoh beberapa aset yang bisa menjadi jaminan kredit dengan agunan berdasarkan peraturan Bank Indonesia:

1. Bangunan atau Properti

Bangunan atau Properti - 6 Jaminan Aset yang Tepat Saat Pengajuan KDA yang Perlu Kamu Ketahui

Bangunan seperti rumah tinggal atau rumah susun maupun pabrik, gudang, hotel bisa menjadi jaminan dalam pinjaman KDA.namun perlu kamu pastikan jika akan mengajukan dengan jaminan aset ini kamu harus bisa menunjukkan bahwa bangunan atau properti tersebut telah dilengkapi oleh izin mendirikan bangunan atau IMB dan bangunan tersebut bebas dari kasus sengketa.

Nilai dari bangunan atau properti biasanya akan disesuaikan dengan kondisi Asep atau lingkungan yang berada di sekitar bangunan tersebut. jika memang kondisi aset bangunannya baik dan bagus maka kamu bisa saja mendapatkan pinjaman ratusan hingga milyaran dengan tenor 2 sampai 10 tahun. Untuk itu sebelum mengajukannya kamu bisa berkonsultasi terlebih dahulu kepada pihak bank untuk mendapatkan informasi lebih akurat terkait nilai pinjaman yang akan kamu dapatkan dari aset yang kamu miliki sebagai jaminan.

2. Tanah

Tanah - 6 Jaminan Aset yang Tepat Saat Pengajuan KDA yang Perlu Kamu Ketahui

Tanah termasuk aset dari benda yang tak bergerak dan bisa menjadi jaminan kredit dengan agunan. Harga tanah yang naik dari tahun ke tahun menjadi jaminan yang cukup populer bagi para peminjam kredit dengan agunan titik tentunya aset tanah adalah jenis jaminan yang cukup dipertimbangkan dan akan diperhitungkan oleh bank.

Meskipun inflasi naik ataupun kurs rupiah melemah, aset tanah dan investasi tanah adalah hal yang banyak diminati. Sehingga jaminan yang tepat bagi KDA ini salah satunya adalah tanah.

(Baca Juga: Atasi Kredit Macet di Pinjaman Online Tanpa Panik)

Namun kamu juga harus memastikan tanah yang akan kamu gunakan untuk jaminan pinjaman kade adalah tanah yang sudah memiliki sertifikat hak milik atau es sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Selain itu kamu juga harus bisa membuktikan kepemilikan tanah dengan hak milik hak guna usaha hak pakai atas tanah negara dan lain sebagainya.

3. Mesin Pabrik

Mesin Pabrik - 6 Jaminan Aset yang Tepat Saat Pengajuan KDA yang Perlu Kamu Ketahui

Mesin pabrik juga bisa menjadi aset yang akan kamu jaminkan sebagai kredit dengan agunan namun pastikan usia mesin pabrik dan teknisnya itu sesuai dan dalam kondisi baik, karena akan dianalisa untuk menentukan nilainya.

4. Saham

Saham - 6 Jaminan Aset yang Tepat Saat Pengajuan KDA yang Perlu Kamu Ketahui

Kamu juga bisa menjadikan surat berharga seperti halnya saham sebagai aset yang dijaminkan untuk pengajuan kredit dengan agunan. Namun pastikan saham itu masih aktif diperdagangkan dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) dan telah memiliki peringkat investasi. Pastikan kamu memilih saham-saham perusahaan yang masih aktif dan ternama sehingga Asep berupa saham ini akan dipertimbangkan oleh bank.

5. Kendaraan Bermotor

Kendaraan Bermotor - 6 Jaminan Aset yang Tepat Saat Pengajuan KDA yang Perlu Kamu Ketahui

kamu juga juga bisa menjadikan kendaraan bermotor mu sebagai jaminan dalam pengajuan kredit dengan agunan. kendaraan bermotor misalnya seperti mobil sepeda motor, atau berbagai jenis merk skuter. Pastikan kamu memiliki bukti kepemilikan kendaraan bermotor atau BPKB yang selanjutnya menjadi jaminan pinjaman.

Apabila kamu mengajukan mobil sebagai jaminan, maka mobil tidak boleh berusia lebih dari 10 tahun dan tentunya harus dalam kondisi yang baik. Selain BPKB STNK dan kunci kendaraan biasanya juga akan menjadi jaminan. Karena mobil merupakan bukan barang investasi dan setiap nilainya selalu turun maka biasanya tenor pinjaman kredit dengan agunan yang menggunakan mobil sebagai jaminan kredit tenor nya hanya mencapai 5 tahun saja.

6. Kapal dan Pesawat

Kapal dan pesawat terbang juga bisa dijadikan jaminan dalam pinjaman kredit dengan agunan titik biasanya Hal ini dilakukan oleh beberapa perusahaan yang sedang membutuhkan tambahan modal bisnis. Sehingga transaksi pinjamannya akan sangat besar. Namun perlu diketahui, hanya kapal dan pesawat terbang yang memiliki volume bruto minimal 20 meter kubik dan bobot bruto maksimal 20 meter kubik yang dapat dijadikan sebagai jaminan.

Nah, demikian adalah beberapa aset yang tepat digunakan sebagai jaminan dalam KDA. Agar kredit akan segera disetujui oleh bank maka pastikan kamu memiliki riwayat kredit yang baik titik biasanya informasi terkait apa saja transaksi  pinjaman yang pernah kamu lakukan tersimpan pada sistem layanan informasi keuangan (SLIK) di Otoritas Jasa Keuangan. Selain itu pastikan kapasitas nilai pinjaman yang kamu ajukan sesuai dengan kemampuanmu. Hitung dan bandingkan pemasukan dan pengeluaran mu setiap bulannya. Sebaiknya jangan sampai cicilan yang kedepan akan kamu bayarkan nilainya lebih dari 30 persen penghasilan bulanan. Selain itu pastikan syarat-syarat yang akan digunakan untuk mengajukan pinjaman KDA sudah lengkap dan sesuai.

Mengajukan KDA dengan Jaminan Deposito dan Emas

Selain enam jenis aset yang bisa digunakan sebagai jaminan, ada dua agunan lainnya, yaitu emas dan deposito.

Jaminan berupa deposito biasanya digunakan untuk mengajukan kredit multiguna. Beberapa orang memilih deposito sebagai jaminan karena bisa lebih efisien dan maksimal. namun, perlu kamu ketahui tidak semua bank menerima deposito sebagai jaminan kredit dengan agunan. Ada beberapa bank nasional yang telah menerima deposito sebagai aset yang bisa dijaminkan untuk pengajuan KDA. Namun  perlu kamu ketahui bahwa deposito yang dimaksud adalah deposito yang berada pada bank yang sama tempat kamu mengajukan jaminan kredit. Hal ini akan memudahkan bank untuk melakukan verifikasi data peminjam.

Mengajukan pinjaman KTA dengan jaminan deposito akan memberikan waktu verifikasi yang lebih cepat sehingga prosesnya pun lebih cepat. Selain itu plafon kredit juga akan lebih mudah didapatkan karena sudah ditentukan berdasarkan jumlah deposito yang akan dijaminkan.

Keuntungan lain dengan jaminan deposito ini peminjam juga tidak perlu menjaminkan aset tanah maupun bangunan dan bunga yang dibebankan akan lebih kecil dihitung dari bunga kredit dikurangi bunga deposito. Meskipun demikian selama masa kredit berlangsung deposito tersebut tidak dapat digunakan maupun ditarik. Hal ini berbeda dengan jaminan rumah atau mobil yang masih bisa digunakan peminjam saat masa kredit berlangsung.

Emas Sebagai Jaminan

Emas bisa menjadi salah satu aset yang dapat dijaminkan kepada perbankan syariah. Sebab di bank konvensional emas tidak diizinkan menjadi agunan atau jaminan pinjaman. Selain itu kamu juga bisa menjadikan emas sebagai agunan di pegadaian dengan mengikuti skema gadai di mana emas tersebut dipegang oleh pihak pemberi hutang atau bank terkait. Apabila kamu mengajukan pinjaman di pegadaian dengan agunan emas kamu bisa mendapatkan nilai pinjaman 95% dari nilai taksir taksiran agunan yang kamu jaminkan mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 250 juta. Selain itu saat ini ada juga fintech peer to peer lending dengan agunan emas yang bisa kamu ajukan seperti Danain.

Demikian merupakan berbagai pilihan aset yang bisa dijadikan jaminan dengan tepat apabila kamu ingin mengajukan KDA. 

Tentang Penulis