Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

6 Kiat Susun CV Agar Lamaran Kerja Anda Menarik

by Tisyrin on 31 Agustus, 2018

Melamar kerja adalah langkah penting yang harus Anda lewati saat ingin meraih karier impian. Saat akan melamar kerja, Anda juga harus menyiapkan curriculum vitae alias CV. Meskipun terdengar sepele, Anda harus serius saat membuat CV agar terlihat menarik sehingga dilirik HRD.

membuat CV - CekAja.com

Seringkali job seeker gagal di langkah awal hanya gara-gara CV yang dibuatnya kurang menarik. Sehingga HRD bahkan tak berminat untuk memanggil ke langkah selanjutnya yaitu interview. Oleh karena itu, jangan sepelekan proses penyusunan CV.

Sebelum menyusun CV yang menarik, pahami dulu hal-hal penting apa saja yang harus ada di CV yaitu meliputi data pribadi, riwayat pendidikan dan riwayat pekerjaan. Nah, lebih lengkapnya, inilah langkah membuat CV yang menarik.

(Baca juga: Bonus Hingga Rp1,5 Miliar untuk Atlet Asian Games Cair Minggu Depan)

Cantumkan informasi tentang skill

Selain informasi dasar seperti data pribadi, riwayat pendidikan, dan riwayat pekerjaan, Anda dapat mencantumkan informasi tentang skill yang Anda miliki agar perusahaan lebih memahami kemampuan Anda.

Namun, pastikan skill yang Anda cantumkan sesuai dengan posisi yang Anda lamar. Selain itu, pastikan informasi tentang skill tercantum dengan jelas yaitu dari segi levelnya. Informasi tentang keahlian ini penting agar perusahaan yakin bahwa Anda punya bekal yang cukup untuk mengemban tugas di tempat kerja yang baru.

Cari referensi

Jika ingin membuat CV yang menarik, Anda juga perlu mencari referensi. Anda bisa melihat CV orang lain yang sudah berpengalaman. Dengan begitu, ide Anda akan lebih kaya dalam menyusun CV yang menarik.

(Baca juga: Cek Daftar Kebiasaan yang Membuat Anda Mudah Dapat Pinjaman)

Atau, jika Anda merasa tidak ada ide, Anda bisa memanfaatkan template CV yang tersedia di berbagai situs. Anda pun akan lebih terbantu dengan menggunakan template tersebut.

Cantumkan informasi tentang prestasi kerja

Anda bisa mencantumkan prestasi yang Anda raih selama menekuni pekerjaan sebelumnya. Misalnya berupa penghargaan, kemenangan dalam suatu kompetisi yang berkaitan dengan pekerjaan, atau lainnya.

Catatan prestasi tersebut akan menjadi bukti kemampuan Anda dalam bekerja yang telah mendapatkan pengakuan. HRD pun akan semakin mantap untuk memilih Anda diantara deretan kandidat lain yang melamar.

(Baca: 6 Wanita yang Jadi Orang Nomor Satu di BUMN)

Jangan terlalu panjang

Meskipun Anda harus mencantumkan informasi yang lengkap, bukan berarti Anda harus membuat CV sepanjang mungkin. Pastikan CV Anda tetap ringkas. Anda bisa membuat CV sepanjang 1 halaman saja, atau maksimal 2 halaman. Dengan kata lain, buatlah CV yang singkat, padat, dan jelas.

Ingat, CV yang masuk ke meja HRD tidak hanya satu saja. HRD tidak punya banyak waktu dalam menyeleksi, sehingga Anda harus bisa membuat CV semenarik mungkin.

Periksa berulang-ulang

Sebelum mengirim CV ke perusahaan incaran, baca CV yang telah Anda susun berulang-ulang. Pastikan tidak ada kesalahan informasi yang Anda cantumkan. Pastikan pula tidak ada typo atau salah ketik. Kesalahan kecil seperti typo akan sangat mengganggu, dan akan memancarkan kesan bahwa Anda orang yang tidak teliti.

(Baca: Cek Potensi Devisa Indonesia dari Pariwisata!)

Anda tidak mau gagal hanya gara-gara salah ketik di CV bukan? Oleh karena itu, jangan sungkan memeriksa CV Anda berkali-kali sebelum sampai ke tangan HRD.

Menganalisis CV

Setelah memastikan tidak ada yang salah, Anda bisa menganalisis CV Anda. Carannya, baca dan perhatikan CV Anda sendiri tetapi sembari berandai-andai bahwa Anda adalah HRD. Selain itu, mintalah orang lain untuk ikut membaca CV Anda.

Nantinya, Anda bisa memberikan penilaian terhadap CV Anda, begitu pun dengan teman Anda. Dari penilaian tersebut, Anda bisa melakukan perbaikan kembali apabila dirasa masih ada yang kurang. Nah, bagaimana, sudah siap melamar kerja?

Tentang Penulis

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.