Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

6 Orang Indonesia Ini Masuk Daftar Manusia Terkaya Versi Bloomberg

by Gito on 10 Juli, 2018

Enam orang asal Indonesia masuk ke dalam daftar orang terkaya di dunia versi Bloomberg Billionares Index. Per Juli 2018, nilai total kekayaan mereka mencapai 52,99 miliar dolar AS atau setara Rp759,78 triliun. Siapa saja mereka? Cek infonya berikut ini!

tips kaya di tahun 2018 - CekAja.com

Nama yang masuk ke dalam jajaran high affluent atau sangat kaya adalah mereka yang memiliki konglomerasi bisnis di Indonesia. Sektor bisnis yang digeluti pun beragam, mulai dari property, perbankan dan juga tekstil.

1. Eka Widjaja

Eka Tjipta Widjaja atau Oei Ek Tjhong bukanlah nama asing di Indonesia. Dia adalah pemilik dari konglomerasi bisnis Sinarmas Grup. Pria kelahiran Fujian, China itu memulai bisnisnya dari nol, sejak sampai di Indonesia pada usia 9 tahun, Eka yang hanya lulusan sekolah dasar itu mulai berdagang dengan menjual makanan ringan secara door to door.

Banyak halangan dan rintangan yang kerap dihadapi Eka hingga akhirnya dia bertemu dengan tentara Jepang dan mulai berbisnis tepung, terigu, semen dan gula hasil penjajahan. Setelah itu dia mulai berbisnis kopra di daerah Selayar, Sulawesi Selatan.

Lagi-lagi nasib baik datang silih berganti, usahanya bangkrut lantaran muncul kebijakan baru dari Jepang kala itu. Hingga tahun 1980, Eka menggunakan daya upayanya untuk membeli kebun kelapa sawit diwilayah Riau lengkap dengan mesin pabriknya.

Kemudian pada tahun berikutnya dia mulai membeli perkebunan dan pabrik teh seluas 1.000 hektar (ha). Pribadinya yang ulet dan juga mampu membaca peluang membuat sosok Eka Tipta Widjaja mampu memiliki bisnis yang besar di sektor agribisnis, jasa keuangan, kertas, pertambangan dan lain sebagainya. Saat ini Eka Widjaja menduduki peringkat ke-119 di Bloomberg Billionares Index.

2. Budi Hartono

Pemilik Grup Djarum ini menduduki peringkat 122 orang terkaya di Indonesia. Dengan hasil kekayaan mencapai 11,4 miliar dolar AS membuat Robert Budi Hartono atau Oei Hwie Tjhong berada di jajaran orang terkaya di dunia bersanding dengan 500 orang lainnya.

Pemilik PT Bank BCA Tbk dan juga pusat perbelanjaan papan atas, Grand Indonesia itu memulai usahanya dengan berbisnis rokok. Awal mula bisnis keluarga ini dimulai pada tahun 1951 lalu, kala itu Oei Wie Gwan ayah Budi Hartono membeli perusahaan rokok kecil, Djarum Gramophon.

(Baca Juga : Masih Terbilang Muda, Tiga Bos Media Ini Masuk Jajaran Orang Terkaya Indonesia)

Kemudian pada tahun 1960 ketika sang ayah tutup usia, usaha tersebut mulai berallih tangan ke Budi Hartono dan juga Michael Bambang Hartono, kakak dari Budi. Dibawah kepemimpinan kakak beradik itu akhirnya Djarum menjelma menjadi sebuah raksasa bisnis yang saat ini menguasai sekitar 30% pangsa pasar rokok di Indonesia.

3. Michael Hartono

Kakak dari Budi Hartono ini memiliki nilai kekayaan senilai 10,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp153,76 triliun. Sektor bisnis yang dijalankan pun tidak jauh berbeda dengan si Adik, mereka berdua bersama-sama menjalankan bisnis Djarum Grup dan usaha lainnya.

[widg-clo]

4. Tan Siok Tjien

Istri dari pemilik perusahaan rokok terbesar di wilayah Kediri, Jawa Timur itu menduduki peringkat ke-166 orang terkaya di dunia dengan jumlah kekayaan mencapai 8,77 miliar dolar AS. Suaminya, sang Founder Gudang Garam Susilo Wonowidjaja sudah lebih dulu meninggal pada 2008 lalu.

Gudang Garam sendiri merupakan salah satu perusahaan terbuka yang terdaftar dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang memiliki kapitalisasi pasar senilai Rp135,94 triliun

5. Prakas Lohia

Sri Prakash Lohia, Pria kelahiran Kolkata, India itu merupakan pendiri Indorama Corporation. Usahanya bergerak dibidang petrokimia dan juga tekstil. Bloomberg Billionares Index menempatkan Prakash berada pada peringkat 237 orang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan mencapai 6,75 miliar dolar AS.

Lohia hijrah ke Indonesia pada tahun 1973 dan kemudian merintis pembentukan Indorama Synthetics bersama ayahnya, Mohan Lal Lohia. Lalu pada tahun 1976 perusahaan tersebut sudah mulai memproduksi benang pintal. Bisnisnya mulai merambah sektor lain di tahun 1991, kala itu dia mendiversifikasi bisnisnya dan merambah industri serat polyester resin polyester botol.

6. Anthoni Salim

Pemilik Indofood Group dan juga PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk itu didapuk menjadi orang terkaya di dunia posisi 490 dengan nilai kekayan mencapai 3,97 miliar dolar AS. Anak dari Sudono Salim itu sukses mengembangkan perusahaan tepung dan juga mie instan menjadi nomor satu di Indonesia.

Sekarang siapa yang tidak kenal dengan merek Indomie, Supermie dan Sarimie? Hampir seluruh warga Indonesia pasti pernah mendengar merek itu. Ya itu adalah merek mie instant yang dikeluarkan oleh Indofood.

Sekarang bisnis Grup Salim sudah merambah sektor ritel modern dengan mengakuisisi PT Dyviacom Intrabumi Tbk dan mendirikan PT Indoritel Makmur Indonesia Tbk, induk usaha dari PT Fast Food Indonesia Tbk pemegang lisensi KFC, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk pemilik Sari Roti dan juga PT Indomarco Prismatama pemilik Indomaret.

[widg-inv]

Tentang Penulis

Veritas Vos Liberabit

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami